Jejak Lautan Magma Purba Berusia 4,5 Miliar Tahun Ditemukan di Greenland

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 15 Maret 2021 | 07:19 WIB
Jejak Lautan Magma Purba Berusia 4,5 Miliar Tahun Ditemukan di Greenland
Ilustrasi Greenland (Pixabay/Thomas_Ritter)

Suara.com - Para ilmuwan mengumpulkan bebatuan dari Sabuk Isua Supracrustal, wilayah di barat daya Greenland dan menemukan bahwa bebatuan tersebut menyimpan jejak lautan magma purba tak lama setelah Bumi terbentuk.

Jejak kimia dari lautan magma kuno, bahkan lebih tua dari bebatuan itu sendiri, diperkirakan sekitar 4,5 miliar tahun lalu, ketika sebuah benda seukuran Mars menghantam Bumi.

"Ketika Bumi dan Mars bertabrakan, itu akan menyebabkan pencairan skala besar. Saat batuan cair itu mendingin dan mengkristal, Bumi secara bertahap menjadi menyerupai planet biru yang kita kenal sekarang," kata Helen Williams, profesor geokimia di University of Cambridge, dikutip dari Live Science, Senin (15/3/2021).

Meskipun sebagian besar ilmuwan menerima teori itu, tidak ada bukti geologis dari peristiwa awal sejarah Bumi tersebut.

Sekarang, penelitian yang diterbitkan di jurnal Science Advances, menunjukkan bahwa batuan sabuk Isua masih memiliki jejak kimiawi yang ditinggalkan oleh proses pendinginan purba tersebut.

Williams bekerja sama dengan Hanika Rizo, profesor di Carleton University, yang sebelumnya telah mengekstraksi sampel batuan dari Sabuk Isua Supracrustal pada 2011.

Sampel Isua. [Sciencemag]
Sampel Isua. [Sciencemag]

Keduanya memilih subset batuan vulkanik dari sampel Isua dan menggergaji permukaan bebatuan yang terbuka, mengampelasnya, menghancurkannya menjadi bubuk halus, dan melarutkannya dalam asam kuat.

Pemrosesan batuan dengan cara ini memungkinkan tim untuk memeriksa isotop atau unsur kimia dengan jumlah neutron yang bervariasi di dalam sampel.

Secara khusus, tim ahli mencari isotop yang akan terbentuk saat lautan magma mengkristal.

baca juga

Model menunjukkan bahwa beberapa sisa dari kristal ini telah terperangkap di mantel bawah, dekat dengan inti Bumi, dan diawetkan selama miliaran tahun.

Seiring waktu, itu akan bermigrasi melalui mantel bawah ke mantel atas, membawa jejak kimia laut magma purba.

Williams dan Rizo menemukan isotop tersebut dalam sampel Isua bersama dengan bentuk langka dari unsur tungsten, berasal dari isotop induk kuno yang hanya ada dalam 45 juta tahun pertama sejarah Bumi.

"Setelah mengungkap jejak kimiawi lautan magma, pertanyaan yang saya miliki adalah apakah batuan purba lain di Bumi memiliki ciri yang sama," tambah Williams.

Bebatuan kuno. [Sciencemag]
Bebatuan kuno. [Sciencemag]

Williams dan timnya mulai mencari jejak ini di situs lainnya di seluruh dunia.

Tim ahli memperkirakan bahwa lokasi dengan bebatuan yang sangat kuno lainnya berada di wilayah dengan aktivitas gunung berapi, seperti Hawaii dan Islandia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komposisi Magma Gunung Merapi Masih Sama, tapi Berpotensi Lebih Eksplosif

Komposisi Magma Gunung Merapi Masih Sama, tapi Berpotensi Lebih Eksplosif

Jogja | Selasa, 27 Oktober 2020 | 21:05 WIB

Belahan Bumi Utara Catat Rekor Baru Suhu Terdingin

Belahan Bumi Utara Catat Rekor Baru Suhu Terdingin

Tekno | Senin, 28 September 2020 | 08:31 WIB

Perubahan Iklim, Lapisan Es di Greenland Terlepas dan Terpecah Kecil-kecil

Perubahan Iklim, Lapisan Es di Greenland Terlepas dan Terpecah Kecil-kecil

Tekno | Senin, 14 September 2020 | 20:30 WIB

Kecepatan Pencairan Es di Antartika dalam Skenario Terburuk

Kecepatan Pencairan Es di Antartika dalam Skenario Terburuk

Tekno | Kamis, 03 September 2020 | 13:00 WIB

Taman Karang Laut Dalam Ditemukan untuk Pertama Kalinya

Taman Karang Laut Dalam Ditemukan untuk Pertama Kalinya

Tekno | Rabu, 01 Juli 2020 | 07:55 WIB

Lapisan Es di Greenland Menipis, Permukaan Air Laut Naik Hingga 40 Persen

Lapisan Es di Greenland Menipis, Permukaan Air Laut Naik Hingga 40 Persen

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2020 | 10:55 WIB

Terkini

Beda IHSG, Rupiah Justru Perkasa ke Level Rp18.137

Beda IHSG, Rupiah Justru Perkasa ke Level Rp18.137

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Astra Luncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra dan Apresiasi 17th SATU Indonesia Awards

Astra Luncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra dan Apresiasi 17th SATU Indonesia Awards

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:03 WIB

Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol

Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:02 WIB

Catat! 9 Rute Transjakarta Terdampak Demo di Kawasan Patung Kuda Sore Ini

Catat! 9 Rute Transjakarta Terdampak Demo di Kawasan Patung Kuda Sore Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Penjualan AVIA Tumbuh 16,7 Persen, Capai Rp6,9 Triliun di Kuartal III

Penjualan AVIA Tumbuh 16,7 Persen, Capai Rp6,9 Triliun di Kuartal III

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Sunscreen untuk Usia 40-an Sebaiknya SPF Berapa? Cek Level Terbaiknya

Sunscreen untuk Usia 40-an Sebaiknya SPF Berapa? Cek Level Terbaiknya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol

Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:55 WIB

IHSG Kebakaran Ambruk 3,49% ke Level 5.098

IHSG Kebakaran Ambruk 3,49% ke Level 5.098

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

×