Duh! Vaksin Johnson & Johnson Gagal Pemeriksaan Kualitas

Dythia Novianty

Kamis, 01 April 2021 | 08:30 WIB
Duh! Vaksin Johnson & Johnson Gagal Pemeriksaan Kualitas
Vaksin COvid-19 Johnson & Johnson. [Justin Tallis/AFP]

Suara.com - Sejumlah vaksin Johnson & Johnson gagal memenuhi standar kualitas dan tidak dapat digunakan.

Perusahaan tidak mengatakan berapa banyak dosis yang tidak sesuai dan tidak jelas bagaimana masalah tersebut akan berdampak pada pendistribusian di masa depan.

"Bahan vaksin yang dibuat oleh Emergent BioSolutions - salah satu dari sekitar 10 perusahaan yang digunakan Johnson & Johnson untuk mempercepat pembuatan vaksin yang baru-baru ini disetujui - tidak memenuhi standar kualitas," kata J&J dilansir laman Independent, Kamis (1/4/2021).

J&J mengatakan, pabrik Emergent BioSolutions yang terlibat belum disetujui oleh Food and Drug Administration AS (FDA) untuk membuat bagian dari vaksin tersebut.

Emergent, yang selama ini memproduksi zat obat curah di salah satu pabriknya di Baltimore menolak berkomentar.

J&J telah berjanji untuk memberikan 20 juta dosis vaksinnya kepada pemerintah AS pada akhir Maret, dan 80 juta dosis lagi pada akhir Mei.

Johnson & Johnson. [Mark Ralston/AFP]
Johnson & Johnson. [Mark Ralston/AFP]

Pernyataannya tentang masalah manufaktur mengatakan pihaknya masih berencana untuk memberikan 100 juta dosis pada akhir Juni dan bertujuan memberikan dosis tersebut pada akhir Mei.

"Presiden Joe Biden telah berjanji memiliki cukup vaksin untuk semua orang dewasa AS pada akhir Mei. Pemerintah AS telah memesan dua dosis dari Pfizer dan Moderna untuk memvaksinasi 200 juta orang yang akan dikirim pada akhir Mei, ditambah 100 juta suntikan dari J&J," ujar seorang pejabat federal.

Seorang juru bicara J&J mengatakan bahwa J&J memenuhi tujuan akhir Maret, tetapi tidak menanggapi pertanyaan tentang apakah pabrik Emergent telah dihapus oleh FDA.

baca juga

Hingga Rabu, J&J telah menyediakan sekitar 6,8 juta dosis, menurut pelacak vaksin online dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.

Beberapa dosis tambahan mungkin belum dicatat saat dikirim, dan CDC mengatakan bahwa 11 juta dosis vaksin lainnya akan tersedia untuk pengiriman mulai hari ini.

Tidak segera jelas dari mana 11 juta dosis itu berasal, tetapi Johnson & Johnson telah mengirimkan vaksin jadi dari pabriknya di Belanda ke AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harapan Warga AS Terhadap Vaksin Sekali Suntik Johnson and Johnson

Harapan Warga AS Terhadap Vaksin Sekali Suntik Johnson and Johnson

Video | Selasa, 02 Maret 2021 | 13:54 WIB

Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson Raih Lampu Hijau untuk Penggunaan Darurat

Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson Raih Lampu Hijau untuk Penggunaan Darurat

Tekno | Senin, 01 Maret 2021 | 14:00 WIB

FDA Berikan Izin Penggunaan Darurat pada Vaksin Johnson & Johnson

FDA Berikan Izin Penggunaan Darurat pada Vaksin Johnson & Johnson

Health | Senin, 01 Maret 2021 | 07:24 WIB

AS Menyetujui Penggunaan Vaksin Johnson & Johnson, Dimulai Minggu Depan

AS Menyetujui Penggunaan Vaksin Johnson & Johnson, Dimulai Minggu Depan

Health | Minggu, 28 Februari 2021 | 20:41 WIB

FDA: Meski Hanya Satu Suntikan, Vaksin Johnson & Johnson Aman dan Efektif

FDA: Meski Hanya Satu Suntikan, Vaksin Johnson & Johnson Aman dan Efektif

Health | Kamis, 25 Februari 2021 | 15:07 WIB

Dosis Tunggal Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson Dikonfirmasi Aman

Dosis Tunggal Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson Dikonfirmasi Aman

Tekno | Kamis, 25 Februari 2021 | 12:00 WIB

Terkini

5 Pore Mask Korea untuk Hasil Kulit Mulus dan Pori Tampak Samar

5 Pore Mask Korea untuk Hasil Kulit Mulus dan Pori Tampak Samar

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Sunscreen Bikin Mata Perih? Kenali Penyebab dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Sunscreen Bikin Mata Perih? Kenali Penyebab dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Festival Cilung 2026, 43 Perahu Berbahan Puluhan Ribu Sampah Plastik Hiasi Danau Sunter

Festival Cilung 2026, 43 Perahu Berbahan Puluhan Ribu Sampah Plastik Hiasi Danau Sunter

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Kebakaran Gudang Kapal Fiber di Kepulauan Seribu, Ini Kronologinya

Kebakaran Gudang Kapal Fiber di Kepulauan Seribu, Ini Kronologinya

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota

Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46 WIB

IHSG Kebakaran Hingga Polisi Turun Tangan, IHSG Kini Selangkah Lagi Setara Zimbabwe?

IHSG Kebakaran Hingga Polisi Turun Tangan, IHSG Kini Selangkah Lagi Setara Zimbabwe?

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Catat! Ini Cara Memilih Parfum Sesuai Karakter, Mulai dari Aroma Floral hingga Warm

Catat! Ini Cara Memilih Parfum Sesuai Karakter, Mulai dari Aroma Floral hingga Warm

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Synchronize Fest 2026: Barasuara dan Penonton Bersatu Suarakan Isu Karhutla

Synchronize Fest 2026: Barasuara dan Penonton Bersatu Suarakan Isu Karhutla

Video | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:40 WIB

×