Jangan Lewatkan Supermoon April, Terbesar dan Tercerah Tahun Ini

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 13 April 2021 | 12:30 WIB
Jangan Lewatkan Supermoon April, Terbesar dan Tercerah Tahun Ini
Pink Moon. [Yuri Cortez/AFP]

Suara.com - Bulan Purnama pada April akan menjadi yang terbesar dan paling cerah tahun ini, sekaligus sebagai fenomena Supermoon yang pertama dari dua Supermoon pada 2021.

Peristiwa langka tersebut terjadi ketika Bulan mendekati titik terdekatnya dengan Bumi pada orbitnya.

Bulan Purnama kali ini akan jatuh pada 27 April mendatang. Pada saat mencapai fase Bulan penuh, satelit alami Bumi itu akan berada di konstelasi Libra dan jaraknya menjadi 357.000 km dari Bumi.

Secara astronomis, Bulan Purnama akan dapat diamati mulai pukul 10.31 WIB hingga terbenam saat fajar.

Setiap Bulan Purnama memiliki nama atau julukan yang berbeda-beda setiap bulannya.

Bulan Purnama pada April disebut sebagai Pink Moon secara tradisional oleh suku asli Amerika dan pemukim kolonial di Amerika Serikat.

Fenomena 'Supermoon' terlihat di Desa Alue Raya, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, Aceh, Rabu (6/5).   [ANTARA FOTO]
Fenomena 'Supermoon'. [ANTARA FOTO]

Namun, bukan berarti Bulan tersebut memiliki warna pink atau merah muda, tetapi karena bertepatan dengan mekarnya bunga musim semi di belahan Bumi utara.

Menurut Farmers Almanac, moss pink atau wild ground phlox adalah salah satu bunga paling awal yang tersebar di musim semi.

Sesuai dengan namanya, bunganya berwarna merah muda dan itu juga menjadi sebutan untuk Bulan Purnama pada April.

baca juga

Dilansir dari Independent, Selasa (13/4/2021), fenomena ini akan menjadi Supermoon pertama sejak Mei lalu, saat Bulan melintas dalam jarak 360.000 kilometer.

Mengingat jaraknya yang cukup dekat pada 27 April mendatang, pengamat kemungkinan dapat melihat kawah dan fitur permukaan lainnya, bahkan tanpa bantuan teropong atau teleskop jika dilihat dalam kondisi bebas polusi.

Supermoon akan tampak lebih besar saat terbit atau terbenam di cakrawala karena efek yang disebut "ilusi Bulan", di mana mata manusia diperdaya untuk membandingkan ukurannya dengan objek dalam garis pandang seperti pohon atau bangunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fenomena Langit Menarik Februari 2021 Ini Bisa Diamati dari Indonesia

5 Fenomena Langit Menarik Februari 2021 Ini Bisa Diamati dari Indonesia

Tekno | Rabu, 03 Februari 2021 | 08:06 WIB

Fakta-fakta Bulan Purnama di Atas Kabah 29 Januari 2021

Fakta-fakta Bulan Purnama di Atas Kabah 29 Januari 2021

Tekno | Kamis, 28 Januari 2021 | 18:20 WIB

Besok Malam Anda Bisa Melihat Bulan Serigala di Langit, Begini Caranya!

Besok Malam Anda Bisa Melihat Bulan Serigala di Langit, Begini Caranya!

Jatim | Kamis, 28 Januari 2021 | 14:23 WIB

Cara Melihat Bulan Purnama Serigala Besok

Cara Melihat Bulan Purnama Serigala Besok

Tekno | Kamis, 28 Januari 2021 | 12:30 WIB

Masuk Januari 2021, Ini Fenomena Langit Menarik Ada Wolf Moon

Masuk Januari 2021, Ini Fenomena Langit Menarik Ada Wolf Moon

Tekno | Selasa, 05 Januari 2021 | 07:00 WIB

8 Fenomena Langit Menarik Terlihat di Indonesia Sepanjang 2020

8 Fenomena Langit Menarik Terlihat di Indonesia Sepanjang 2020

Tekno | Selasa, 29 Desember 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×