Pemenuhan Hak-Hak Digital di Indonesia Memburuk, Dekati Otoritarianisme

RR Ukirsari Manggalani, Dicky Prastya

Minggu, 25 April 2021 | 15:22 WIB
Pemenuhan Hak-Hak Digital di Indonesia Memburuk, Dekati Otoritarianisme
Ilustrasi pemidanaan [Shutterstock]

Suara.com - Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) baru saja menerbitkan laporan berkala terkait situasi hak-hak digital di Indonesia sepanjang tahun 2020.

Damar Juniarto, Direktur Eksekutif SAFEnet mengatakan bahwa situasi pemenuhan hak-hak digital di Indonesia kian memburuk selama tiga tahun terakhir atau sejak 2018.

"Mulai dari status Waspada pada tahun 2018, lalu Siaga Satu di tahun 2019, dan kita semakin mendekati otoritarianisme digital karena pada tahun 2020 meningkat statusnya menjadi Siaga Dua,” ungkap Damar dalam keterangannya, Minggu (25/4/2021).

Dalam laporan bertajuk Represi Digital di Tengah Pandemi, sepanjang 2020 SAFEnet mencatat ada 84 kasus pemidanaan terhadap warga. Angka ini meningkat tajam dibandingkan dari tahun sebelumnya yang hanya ada 24 kasus.

Hoaks dampak vaksinasi bagi kesehatan. (Turnbackhoax.id)
Hoaks dampak vaksinasi bagi kesehatan. (Turnbackhoax.id)

"Konsumen, aktivis, buruh, pelajar, dan mahasiswa merupakan kalangan yang banyak dikriminalisasi dengan pasal karet UU ITE," ungkap Kepala Divisi Kebebasan Berekspresi SAFEnet Nenden Sekar Arum.

Ia mengatakan, kasus yang paling banyak dijerat adalah kasus dengan dengan pasal 28 ayat 2 dan pasal 27 ayat 3 UU ITE. Namun ada juga penggunaan pasal lain seperti pasal 14-15 UU No. 1 Tahun 1946 dan pasal 28 ayat 1 UU ITE tentang kabar bohong.

Selain itu, SAFEnet mencatat ada 147 serangan digital yang dilaporkan. Kemudian Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) melonjak drastis hingga sepuluh kali lipat atau 620 insiden yang dicatat oleh SAFEnet.

Menurut laporan, maraknya kriminalisasi selama 2020 tak bisa dilepaskan dari dua hal, yakni penanganan pandemi Covid-19 dan pengesahan UU Cipta Kerja.

Dalam telegram Kapolri Nomor ST/1100/IV/HUK.7.1.2020 pada 4 April 2020, Kapolri telah menginstruksikan agar jajarannya melaksanakan patroli siber untuk memantau situasi hoaks Covid-19, kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi, hingga penghinaan terhadap penguasa/presiden dan pejabat pemerintah.

baca juga

Kemudian, Kapolri juga menerbitkan telegram Nomor STR/645/X/PAM.3.2./2020 pada 2 Oktober 2020 yang merupakan respons terhadap penolakan pengesahan UU Cipta Kerja.

Wijayanto selaku Direktur Pusat Studi Media dan Demokrasi LP3ES menyatakan, laporan SAFEnet senada dengan temuan-temuan LP3ES.

"Di masa pandemi ini, terjadi praktek-praktek otoritarian arena kebijakan-kebijakan rezim meladeni urusan oligarki ketimbang kepentingan warga. Nyawa warga tidak dianggap penting, lebih banyak kepentingan ekonomi elit yang dipentingkan da ini menimbulkan kemunduran demokrasi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persija Klarifikasi Laporan APPI Soal Pembayaran Pemain yang Sempat Tertunggak

Persija Klarifikasi Laporan APPI Soal Pembayaran Pemain yang Sempat Tertunggak

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 11:37 WIB

Pemain Takut, Rizky Ridho Ungkap Alasan Timnas Indonesia Batal Away ke Yordania

Pemain Takut, Rizky Ridho Ungkap Alasan Timnas Indonesia Batal Away ke Yordania

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 11:09 WIB

IHSG Melemah, Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp118 Triliun

IHSG Melemah, Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp118 Triliun

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 09:20 WIB

Jay Idzes Main Penuh 90 Menit, Sassuolo Takluk di Kandang AS Roma

Jay Idzes Main Penuh 90 Menit, Sassuolo Takluk di Kandang AS Roma

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 09:14 WIB

Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?

Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 07:15 WIB

Dari Dapur hingga Bengkel Pelosok: 12 Inovasi Nyata Anak Bangsa Selamatkan Masa Depan Bumi

Dari Dapur hingga Bengkel Pelosok: 12 Inovasi Nyata Anak Bangsa Selamatkan Masa Depan Bumi

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 05:55 WIB

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dorong Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Mendagri Raih CNN Indonesia Awards 2026

Dorong Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Mendagri Raih CNN Indonesia Awards 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:46 WIB

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Pelindo Perkuat Kerja Sama Bisnis dan Konektivitas Maritim dengan Port of Los Angeles

Pelindo Perkuat Kerja Sama Bisnis dan Konektivitas Maritim dengan Port of Los Angeles

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 18:27 WIB

Terkini

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 12:21 WIB

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:02 WIB

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:00 WIB

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:55 WIB

Pengambilan Race Pack Dibuka! 8 Ribu Pelari Siap Ramaikan PLN Electric Run 2026

Pengambilan Race Pack Dibuka! 8 Ribu Pelari Siap Ramaikan PLN Electric Run 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 11:54 WIB

×