alexametrics

Ngeri... Deretan Gunung Berapi Ini Bisa Ditemukan di Tata Surya

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Ngeri... Deretan Gunung Berapi Ini Bisa Ditemukan di Tata Surya
Gunung berapi di tata surya, Loki. [NASA]

Gunung berapi tidak hanya ditemukan di Bumi.

Io merupakan bulan terbesar keempat di tata surya yang memiliki kepadatan tertinggi dan jumlah air terendah dari semua objek astronomi yang diketahui di tata surya.

Bulan ketiga terbesar dari empat bulan Galilea di Jupiter itu memiliki lebih dari 400 gunung berapi aktif, menjadikannya dunia geologis paling kejam di tata surya.

Permukaannya yang dinamis didorong oleh tarikan dan tekanan gravitasi yang menciptakan tonjolan pasang surut batu setinggi lebih dari 10 meter.

Loki adalah gunung berapi dengan semburan asap terbesar di Io. Itu memiliki danau vulkanik selebar 200 km yang meletus secara berkala, kira-kira setiap 540 hari Bumi.

Baca Juga: Tertidur Sejak 1979, Gunung Api di Karibia Meletus, Ribuan Orang Mengungsi

Letusan tersebut melepaskan semburan setinggi 400 km yang mendistribusikan belerang dan belerang dioksida secara luas ke seluruh area permukaan.

3. Marius Hills, Bulan

Gunung berapi di tata surya, Marius Hills. [NASA]
Gunung berapi di tata surya, Marius Hills. [NASA]

Marius Hills adalah bidang kubah vulkanik terbesar di Bulan milik Bumi dengan kubah setinggi 500 m.

Wilayah ini juga menampung Marius Hills Hole, sebuah bukaan lebar yang menyediakan jendela setinggi 80 m ke dalam tabung lava kuno.

Beberapa ahli menganggap lubang tersebut berpotensi sebagai lokasi pangkalan Bulan di masa depan.

Baca Juga: Penampakan Semburan Lava Gunung Berapi Pacaya di Guatemala

Meskipun aktivitas vulkanisme di Marius Hills sudah lama hilang, ada beberapa tempat di permukaan Bulan di mana aktivitas vulkanisme bisa terjadi dalam beberapa ratus juta tahun terakhir.

Komentar