
Penantang EVOS Legends, Bigetron Alpha membawa Rippo dengan Pacquito, Branz dengan Granger, Kyy dengan Popol Kupa, Matt dengan Kagura dan Renbo dengan Hayabusa.
Sebagai first blood di tangan Renbo, tumbangnya Rekt di menit ke-2 menjadi mimpi buruk untuk EVOS Legends. Permainan apik Renbo bersama Hayabusa benar-benar menjadi tekanan untuk Rekt dan kawan-kawan.
Beruntung, kolaborasi Ferxic dan Luminaire di menit ke-4 berhasil mendapatkan double kill dengan tewasnya Kyy dan Branz. Jual beli serangan membuat Bigetron Alpha justru unggul poin kill di menit ke-7.
Usai mengantongi lord pertama, Bigetron Alpha langsung mengancam pergerakan EVOS Legends di base utama. Beruntung, EVOS Legends berhasil mempertahankan base dengan raihan triple kill dari Ferxic dengan Ling.
Bigetron Alpha lalu berhasil membalikkan keadaan di menit ke-18 usai Ferxic tumbang dan disusul oleh sejumlah player EVOS Legends lainnya. Kemenangan di game ketiga langsung dikantongi oleh Renbo dan kawan-kawan.

Menjadi penentuan, Bigetron Alpha membuka game keempat dengan Rippo bersama Pacquito, Branz dengan Harley, Kyy dengan Baxia, Renbo dengan Gord dan Matt dengan Lapu Lapu.
EVOS Legends membawa susunan roster Rekt bersama Rafaela, Ferxic dengan Granger, Antimage dengan Alice, Luminaire dengan Selena dan Clover dengan Barats.
First blood berhasil menjadi milik Matt dengan menumbangkan Antimage bersama Alice. Walaupun begitu, hingga menit ke-5, EVOS Legends justru unggul secara poin kill. Namun, Clover justru harus super sabar usai harus menjadi tumbal di tangan Matt.
Keadaan ini berbalik di menit ke-10 usai Bigetron Alpha berhasil menumbangkan 4 player EVOS Legends hingga menyisakan Luminaire. Beruntung, permainan bagus dari Luminaire berhasil menewaskan Branz yang menjadi jungler andalan Bigetron Alpha.
Aksi penyelamatan Luminaire untuk EVOS Legends berhasil membalikan keadaan. Base utama Bigetron Alpha langsung terancam di menit ke-17 usai Bigetron Alpha melakukan blunder.

Mendapatkan wiped out, EVOS Legends langsung mengklaim kemenangan di game keempat babak grand final MPL Season 7 ini. Di game kelima, apakah EVOS Legends mampu mengklaim kemenangan?
Pada game kelima, EVOS Legends memilih Rekt bersama Rafaela, Ferxic dengan Granger, Antimage dengan Lapu Lapu, Luminaire dengan Kagura dan Clover dengan Harith.
Melawan tim macan putih, Bigetron Alpha membawa Rippo dengan Uranuz, Branz dengan Yi Sun Shin, Kyy dengan Popol Kupa, Renbo dengan Selena dan Matt dengan Chou.
Membuka game kelima, Ferxic langsung mengamankan jungle yang lebih banyak hingga membuat Branz kewalahan. Sayangnya, EVOS Legends langsung rugi besar usai Ferxic tumbang sebagai first blood.
Tidak membutuhkan waktu lama, EVOS Legends langsung membalas kerugian tersebut usai Clover berhasil mengantongi double kill di menit ke-7. Permainan apik dari Antimage dengan Lapu Lapu membuat dirinya kuat menahan 4 player Bigetron Alpha.

Di sisi lain, lord pertama menjadi milik EVOS Legends yang dengan percaya diri mengancam base utama Bigetron Alpha di menit ke-11. Kematian Branz dan Matt menjadi kesempatan besar untuk Rekt dan kawan-kawan.
Usai berhasil mendapat kesempatan ini, EVOS langsung commit ke jajaran turret Bigetron Alpha di base utamanya. Kemenangan di game kelima lalu menjadi milik tim macan putih.
Membuka game keenam, Bigetron Alpha mengambil first pick dengan Renbo bersama Gloo, Branz dengan Granger, Kyy dengan Silvanna, Renbo dengan Change dan Matt dan Lapu Lapu.
Menantang tim robot, EVOS Legends membawa Rekt dengan Popol Kupa, Antimage dengan Pacquito, Luminaire dengan Estes, Clover dengan Harith dan Ferxic dengan Brodie.
Pada early game, masing-masing tim justru bermain sabar dan melakukan farming di jungle masing-masing. First blood berhasil dikantongi oleh Antimage dengan tumbangnya Branz.

Momen fight yang ditangani EVOS Legends di midlane justru berlangsung super rapi hingga membuat Bigetron Alpha kerepotan. Di sisi lain, Ferxic bersama Brodie menjadi ancaman usai mencuri buff milik Branz di jungle Bigetron Alpha.
Permainan tangguh ditunjukan Antimage usai masih tetap bertahan saat dikeroyok oleh 5 player Bigetron Alpha di menit ke-7. Base utama Bigetron Alpha langsung terancam di menit ke-10, beruntung Renbo dan kawan-kawan sukses menahan gempuran tersebut.
Tanpa bantuan lord sama sekali, EVOS Legends melakukan one straight push dengan hanya menggunakan gerombolan minion dari arah tengah. Tidak membutuhkan waktu lama, game keenam langsung diambil oleh EVOS Legends.
Kemenangan manis EVOS Legends di game keenam atas Bigetron Alpha ini membuat tim yang digawangi Luminaire, Ferxic, Rekt, Clover dan Antimage ini menjadi jawara MPL Season 7 yang berhak melaju ke turnamen MSC mewakili Indonesia nantinya.
Game super apik dari Luminaire bersama EVOS Legends membuat pemain yang sempat memutuskan rehat ini keluar sebagai MVP Grand Final MPL Season 7.