Ini yang Terjadi pada Astronot Meninggal di Luar Angkasa

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 03 Mei 2021 | 16:00 WIB
Ini yang Terjadi pada Astronot Meninggal di Luar Angkasa
Ilustrasi astronot (Unsplash)

Suara.com - Pertanyaan mengenai apa yang terjadi jika astronot meninggal di luar angkasa, masih menjadi salah satu masalah terbesar yang harus ditangani NASA.

NASA tidak bisa membuang tubuh astronot ke luar angkasa begitu saja, seperti yang terlihat dalam film-film sci-fi selama ini karena undang-undang PBB sebenarnya melarang pembuangan mayat di luar angkasa.

NASA kemudian menciptakan beberapa kelompok penelitian untuk menemukan cara menangani mayat di luar angkasa karena jika terus disimpan, tubuh akan membusuk dan hal itu bisa mencemarkan lingkungan stasiun luar angkasa.

Salah satu ide yang menarik perhatian NASA adalah mengubah mayat menjadi debu.

Bekerja sama dengan perusahaan pemakaman ekologi Promessa, tim ahli mengajukan gagasan "Body Back".

Pertama, tubuh harus dimasukkan ke dalam kantong Gore-Tex (kantong jenazah luar angkasa) dan disegel agar tidak mencemari udara di dalam pesawat.

Setelahnya, tim menggunakan teknik penguburan ekologis di mana mayat dibekukan dan kemudian digetarkan.

Ilustrasi pakaian astronot. [Shutterstock]
Ilustrasi astronot. [Shutterstock]

Proses itu akan menghancurkan tubuh menjadi debu dan berpotensi mengembalikan sisa-sisa mayat ke ekosistem sebagai pupuk.

Ide ini ditemukan oleh pendiri Promessa, Susanne Wiigh-Mäsak, dan ditawarkan oleh Promessa hingga 2015, ketika perusahaan itu dilikuidasi. Ide tersebut mendapat kritik keras dari para kritikus.

baca juga

Tampaknya, NASA berencana menerapkan cara tersebut di luar angkasa. Badan antariksa tersebut ingin menempatkan mayat ke dalam kantong dan menyimpannya di ruang pembekuan.

Setelah cukup beku, mayat akan digetarkan oleh lengan robot sampai menjadi bubuk halus dan disimpan untuk dibawa kembali oleh kru saat pulang ke Bumi.

Dilansir dari IFL Science, Senin (3/5/2021), meski tidak ada kabar lagi dari NASA, tapi pendiri Promessa mengumumkan pada 2013 bahwa NASA atau organisasi swasta lain, siap menggunakan rencana tersebut dalam keadaan darurat selama perjalanan manusia ke Mars di masa mendatang. Tetapi pernyataan ini belum diverifikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertama Kalinya, Astronot dari 3 Agensi Berbeda Akan Dikirim ke ISS

Pertama Kalinya, Astronot dari 3 Agensi Berbeda Akan Dikirim ke ISS

Tekno | Kamis, 22 April 2021 | 13:00 WIB

Tinggalkan ISS, Rusia Akan Buat Stasiun Luar Angkasa Sendiri

Tinggalkan ISS, Rusia Akan Buat Stasiun Luar Angkasa Sendiri

Tekno | Kamis, 22 April 2021 | 06:32 WIB

Berencana Mundur dari ISS, Rusia Siap Luncurkan Stasiun Luar Angkasa 2025

Berencana Mundur dari ISS, Rusia Siap Luncurkan Stasiun Luar Angkasa 2025

News | Rabu, 21 April 2021 | 16:02 WIB

China Akan Luncurkan Teleskop Mirip Hubble, Siap Mengorbit 2024

China Akan Luncurkan Teleskop Mirip Hubble, Siap Mengorbit 2024

Tekno | Rabu, 21 April 2021 | 07:00 WIB

Ini Alasan NASA Ingin Mengirim Astronot Perempuan Pertama ke Bulan

Ini Alasan NASA Ingin Mengirim Astronot Perempuan Pertama ke Bulan

Tekno | Selasa, 13 April 2021 | 14:30 WIB

Lebih dari 5.000 Ton Debu Luar Angkasa Jatuh ke Bumi Setiap Tahun

Lebih dari 5.000 Ton Debu Luar Angkasa Jatuh ke Bumi Setiap Tahun

Tekno | Selasa, 13 April 2021 | 06:45 WIB

Terkini

5 Tahapan Acne Care, Karena Kulit Berjerawat Tak Cukup Diatasi dengan Skincare

5 Tahapan Acne Care, Karena Kulit Berjerawat Tak Cukup Diatasi dengan Skincare

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris

Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Pansus Ijazah Gibran: Siapa yang Diuntungkan Jika Kursi Wapres Kosong?

Pansus Ijazah Gibran: Siapa yang Diuntungkan Jika Kursi Wapres Kosong?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Cushion Pixy untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini Pilihannya agar Warna Makeup Menyatu

Cushion Pixy untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini Pilihannya agar Warna Makeup Menyatu

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Mendagri Tegaskan Pengawalan Regulasi Daerah agar Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Pengawalan Regulasi Daerah agar Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:18 WIB

3 Rekomendasi Peeling Serum Terbaik In This Economy, Harga Murah Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Peeling Serum Terbaik In This Economy, Harga Murah Rp20 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Tak Ketemu Hayoung di The Trauma Code 2, Yuk Intip 5 Dramanya yang Lain!

Tak Ketemu Hayoung di The Trauma Code 2, Yuk Intip 5 Dramanya yang Lain!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:15 WIB

75 Persen Rakyat Stres, Sosiolog: Wajar, Pemimpinnya Ambil Kebijakan Tanpa Kajian!

75 Persen Rakyat Stres, Sosiolog: Wajar, Pemimpinnya Ambil Kebijakan Tanpa Kajian!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Maria Ulfah Blak-Blakan Minta Anggaran Komnas Perempuan Ditambah: Kewajiban Negara!

Maria Ulfah Blak-Blakan Minta Anggaran Komnas Perempuan Ditambah: Kewajiban Negara!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:09 WIB

Gebrakan Baru Low Tuck Kwong, Tambah Porsi Saham BYAN Jadi 10,25%

Gebrakan Baru Low Tuck Kwong, Tambah Porsi Saham BYAN Jadi 10,25%

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:09 WIB

×