Waduh! Indonesia Jadi Target Empuk Kejahatan Siber selama Pandemi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 09 Juni 2021 | 10:00 WIB
Waduh! Indonesia Jadi Target Empuk Kejahatan Siber selama Pandemi
Ilustrasi kejahatan siber [Shutterstock].

Suara.com - Percepatan digital terjadi di seluruh dunia, termasuk Indonesia, akibat pandemi Covid-19 karena masyarakat lebih banyak mengandalkan teknologi dan internet.

Momen ini dimanfaatkan para pelaku kejahatan siber untuk terus mencari peluang.

Semakin banyak pengguna menjelalah online, maka semakin besar kesempatan untuk melakukan upaya berbahaya.

Laporan terbaru Kaspersky untuk kuartal pertama 2021, menunjukkan bahwa sebanyak 25,7 persen pengguna komputer di Indonesia hampir terkena serangan berbasis web.

Selain itu, lebih dari sepertiga atau 38,3 persen pengguna di Indonesia menjadi target ancaman lokal.

Secara terperinci, pada Januari-Maret 2021, Kaspersky mendeteksi dan telah memblokir sebanyak 9,7 juta ancaman siber berbeda, yang ditularkan melalui internet pada komputer pengguna KSN (Kaspersky Securiry Network) di Indonesia.

Logo Kaspersky. [Kaspersky]
Logo Kaspersky. [Kaspersky]

Secara keseluruhan, 25,8 persen pengguna menjadi sasaran ancaman yang ditransmisikan melalui web selama periode tersebut.

Ini menempatkan Indonesia di posisi ke-56 dunia dalam kategori bahaya yang muncul saat berselancar.

Angka tersebut juga meningkat sebanyak 20 persen jika dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu di Indonesia.

baca juga

Terdapat dua metode yang paling umum digunakan untuk ancaman web. Pertama, memanfaatkan kerentanan di browser dan pluginnya.

Kedua, menggunakan metode yang paling sederhana yaitu rekayasa sosial, di mana pengguna dapat mengunduh file berbahaya ke komputer.

Meskipun terjadi peningkatan ancaman web, tetapi Kaspersky menilai adanya penurunan ancaman lokal di Indonesia.

Data telah mendeteksi sebanyak 23,6 juta insiden lokal di komputer pengguna KSN di Indonesia.

Dengan kata lain, 27,7 persen pengguna di Indonesia hampir terinfeksi oleh ancaman lokal selama kuartal pertama 2021.

Walaupun itu angka yang tinggi, tetapi terjadi penurunan 18 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

"Lebih dari 70 persen penduduk Indonesia adalah pengguna internet, sehingga tidak diragukan bahwa negara ini masih menjadi daya tarik bagi para penjahat siber," kata Yeo Siang Tiong, General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky, dalam pernyataan yang diterima Suara.com.

Ilustrasi browsing internet. [Pixabay]
Ilustrasi browsing internet. [Pixabay]

Menurut Dony Koesmandarin, Territory Manager untuk Indonesia di Kaspersky, Indonesia memiliki potensi pertumbuhan di masa depan dengan pembangunan infrastruktur dan adaptasi teknologi.

"Hal ini mendorong harus diterapkannya internet aman dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan siber," katanya.

Untuk terhindar dari ancaman online, pengguna disarankan memeriksa setiap tautan dengan cermat sebelum mengunjungi situs.

Jangan memercayai email dari pengirim yang tak dikenal, dan jangan menginstal aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penting! Tips dari Kominfo Agar Perempuan Terhindar dari Kejahatan Siber

Penting! Tips dari Kominfo Agar Perempuan Terhindar dari Kejahatan Siber

Lifestyle | Sabtu, 01 Mei 2021 | 15:23 WIB

Cara Menghindari Tag atau Tanda Video Porno di Facebook

Cara Menghindari Tag atau Tanda Video Porno di Facebook

Tekno | Minggu, 25 April 2021 | 13:25 WIB

Baru Dua Bulan, 12 Jutaan Serangan Siber Menargetkan Pekerja di Indonesia

Baru Dua Bulan, 12 Jutaan Serangan Siber Menargetkan Pekerja di Indonesia

Tekno | Kamis, 22 April 2021 | 16:02 WIB

Sebelum Dapat Bansos Covid-19 AS, Dua Pemuda Ini Bikin 14 Situs Palsu

Sebelum Dapat Bansos Covid-19 AS, Dua Pemuda Ini Bikin 14 Situs Palsu

Jatim | Jum'at, 16 April 2021 | 14:11 WIB

Selidiki Kasus Kejahatan Siber, Houston Rockets Gandeng FBI

Selidiki Kasus Kejahatan Siber, Houston Rockets Gandeng FBI

Sport | Jum'at, 16 April 2021 | 02:05 WIB

Waspada! Trojan Ditemukan di Toko Aplikasi Android Ini

Waspada! Trojan Ditemukan di Toko Aplikasi Android Ini

Tekno | Rabu, 14 April 2021 | 14:30 WIB

Terkini

Agensi Yoo Hae Jin Beri Peringatan Keras Usai Kehidupan Pribadi Diserang

Agensi Yoo Hae Jin Beri Peringatan Keras Usai Kehidupan Pribadi Diserang

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:00 WIB

IHSG Rawan Koreksi, Ini Saham Rekomendasi BRI Danareksa Hingga BNI Sekuritas

IHSG Rawan Koreksi, Ini Saham Rekomendasi BRI Danareksa Hingga BNI Sekuritas

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:55 WIB

GMFI Ekspansi ke Oman, Bidik Pasar Bengkel Pesawat Timur Tengah hingga Eropa

GMFI Ekspansi ke Oman, Bidik Pasar Bengkel Pesawat Timur Tengah hingga Eropa

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Dua Pegawai Rutan Depok Diduga Jadi Penyedia Sabu dan Alat Musik untuk Pesta Narkoba

Dua Pegawai Rutan Depok Diduga Jadi Penyedia Sabu dan Alat Musik untuk Pesta Narkoba

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:50 WIB

500 Dapur MBG Kena Suspend, Ada yang Masak di Bawah Sarang Burung Walet

500 Dapur MBG Kena Suspend, Ada yang Masak di Bawah Sarang Burung Walet

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:46 WIB

OJK Terima 35.438 Pengaduan Keuangan Ilegal, Terbanyak dari Pinjol Nakal

OJK Terima 35.438 Pengaduan Keuangan Ilegal, Terbanyak dari Pinjol Nakal

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:45 WIB

Kabut Asap Karhutla, Pemkab Kuansing Kembali Minta Siswa Belajar dari Rumah

Kabut Asap Karhutla, Pemkab Kuansing Kembali Minta Siswa Belajar dari Rumah

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:36 WIB

AI, Kripto, dan Kejahatan Siber Jadi Ancaman Nyata Perbankan Global

AI, Kripto, dan Kejahatan Siber Jadi Ancaman Nyata Perbankan Global

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:33 WIB

Drishyam: The Conclusion, Ketika Hukum Berbenturan dengan Hati Nurani

Drishyam: The Conclusion, Ketika Hukum Berbenturan dengan Hati Nurani

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Anggota DPRD Bekasi Dituntut 10 Bulan, Keluarga Korban Pengeroyokan: Tidak Masuk Akal!

Anggota DPRD Bekasi Dituntut 10 Bulan, Keluarga Korban Pengeroyokan: Tidak Masuk Akal!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:27 WIB

×