Vaksin Covid-19 Ini Disebut Berikan Antibodi Lebih Baik untuk Varian Delta

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 02 Juli 2021 | 13:30 WIB
Vaksin Covid-19 Ini Disebut Berikan Antibodi Lebih Baik untuk Varian Delta
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

Suara.com - Para ahli melakukan penelitian dalam memilih vaksin Covid-19 mana memberikan antibodi lebih baik untuk varian Delta, yang pertama kali terdeteksi di India.

Penelitian ini dilakukan Francis Crick Institute dan National Institute for Health Research (NIHR) UCLH Biomedical Research Centre.

Terungkap, dua dosis vaksin AstraZeneca menginduksi tingkat antibodi lebih rendah terhadap varian Delta daripada terhadap jenis lain.

Para ahli kemudian membandingkan hasil tersebut dengan studi serupa yang melibatkan vaksin Pfizer.

Data menunjukkan bahwa kedua vaksin menginduksi tingkat antibodi yang lebih rendah terhadap varian Delta.

Tim menemukan dua dosis vaksin AstraZeneca menghasilkan tingkat antibodi yang 2,5 kali lebih rendah terhadap varian Delta daripada vaksin Pfizer.

Dokter menunjukan vaksin COVID-19 Astra Zeneca dosis pertama di Sentra Vaksinasi Central Park dan Neo Soho Mall, Jakarta, Selasa (8/6/2021). [Suara.com/Oke Atmaja]
Ilustrasi dokter menunjukan vaksin AstraZeneca. [Suara.com/Oke Atmaja]

Namun, tingkat antibodi tidak dapat memprediksi efektivitas vaksin.

Penelitian ini menegaskan, dua dosis dari salah satu vaksin sangat penting untuk meningkatkan antibodi ke level yang mungkin memaksimalkan jumlah perlindungan terhadap gejala parah dan rawat inap.

Studi ini juga menunjukkan tingkat antibodi yang diinduksi oleh vaksin AstraZeneca bervariasi tergantung pada kemungkinan infeksi sebelumnya.

baca juga

Para ahli mengamati bahwa orang-orang yang sebelumnya melaporkan gejala Covid-19 memiliki tingkat antibodi yang lebih tinggi setelah menerima dosis vaksin pertama.

Ilmuwan kemudian membandingkan konsentrasi antibodi penetralisir di semua varian.

Dilansir dari Metro.co.uk, Jumat (2/7/2021), seseorang yang telah divaksinasi dua dosis vaksin AstraZeneca, memiliki tingkat antibodi penetral (80 persen) yang dapat diukur terhadap varian Inggris.

Tetapi, lebih sedikit orang yang memiliki tingkat antibodi terukur terhadap varian Beta di Afrika Selatan dan varian Delta, masing-masing 60 persen dan 62 persen.

Hal ini kontras dengan analisis Pfizer yang menunjukkan lebih dari 95 persen penerima memiliki tingkat antibodi penetralisir terukur terhadap varian Beta dan Delta setelah dua dosis.

Sementara itu, seseorang yang hanya menerima satu dosis vaksin AstraZeneca, tingkat antibodi bervariasi sesuai dengan infeksi sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Varian Delta, Siapa Orang yang Paling Berisiko Terinfeksi?

Virus Corona Varian Delta, Siapa Orang yang Paling Berisiko Terinfeksi?

Health | Kamis, 01 Juli 2021 | 15:21 WIB

Sewa Jet Pribadi, Keluarga dengan Covid-19 Varian Delta Diizinkan Masuk Australia

Sewa Jet Pribadi, Keluarga dengan Covid-19 Varian Delta Diizinkan Masuk Australia

News | Kamis, 01 Juli 2021 | 15:04 WIB

Begini Kondisi Bayi di Bandung yang Terpapar Virus Corona Varian Delta

Begini Kondisi Bayi di Bandung yang Terpapar Virus Corona Varian Delta

Jabar | Kamis, 01 Juli 2021 | 13:51 WIB

Penerima Vaksin Sinovac dan Pfizer Diperlakukan Lain di Singapura, Ini Bedanya

Penerima Vaksin Sinovac dan Pfizer Diperlakukan Lain di Singapura, Ini Bedanya

Tekno | Kamis, 01 Juli 2021 | 08:30 WIB

Banyak Kasus TKA Masuk, Akses Pintu Masuk ke Tanah Air Diminta Diperketat di PPKM Darurat

Banyak Kasus TKA Masuk, Akses Pintu Masuk ke Tanah Air Diminta Diperketat di PPKM Darurat

News | Rabu, 30 Juni 2021 | 17:06 WIB

Waspada, Virus Corona Varian Delta Terdeteksi Ada di 9 Daerah di Jabar Ini

Waspada, Virus Corona Varian Delta Terdeteksi Ada di 9 Daerah di Jabar Ini

Jabar | Rabu, 30 Juni 2021 | 16:48 WIB

Terkini

5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak

5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 16:15 WIB

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:58 WIB

4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi

4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:42 WIB

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:35 WIB

Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia

Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 13:52 WIB

8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan

8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 13:16 WIB

3 Fitur HP Lipat untuk Kebutuhan Multitasking dan Produktivitas Profesional Muda

3 Fitur HP Lipat untuk Kebutuhan Multitasking dan Produktivitas Profesional Muda

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 11:38 WIB

Galaxy Buds4 Pro Andalkan AI dan Sensor Fusion, Samsung Ungkap Rahasia Panggilan Tetap Jernih

Galaxy Buds4 Pro Andalkan AI dan Sensor Fusion, Samsung Ungkap Rahasia Panggilan Tetap Jernih

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 11:03 WIB

Harga iPhone 18 Pro Dirumorkan Naik, iPhone Lipat Apple Bisa Tembus Rp30 Juta?

Harga iPhone 18 Pro Dirumorkan Naik, iPhone Lipat Apple Bisa Tembus Rp30 Juta?

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 09:40 WIB

HP Layar Gulung Samsung Makin Dekat, Galaxy Z Slide Disebut Meluncur 2028 Berukuran 10 Inci?

HP Layar Gulung Samsung Makin Dekat, Galaxy Z Slide Disebut Meluncur 2028 Berukuran 10 Inci?

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 08:11 WIB

×