Nagita Slavina Jadi Duta PON 2021 Adalah Bentuk Perampasan Budaya Papua

Liberty Jemadu

Jum'at, 09 Juli 2021 | 07:05 WIB
Nagita Slavina Jadi Duta PON 2021 Adalah Bentuk Perampasan Budaya Papua
Nagita Slavina dikabarkan menjadi ikon PON 2021 yang digelar di Papua. Foto: Potret Nagita Slavina pakai baju adat Papua. [YouTube/Rans Entertainment]

Suara.com - Antropolog UI, Aryo Danusiri menilai bahwa memajang Nagita Slavina- selebriti kulit putih dari suku Jawa yang mayoritas - dengan busana adat Papua dalam promosi PON 2021 adalah bentuk perampasan terhadap budaya Papua.

Kampanye pemerintah baru-baru ini untuk mempromosikan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan diselenggarakan di Papua pada Oktober nanti dengan menampilkan selebriti Nagita Slavina, istri aktor Raffi Ahmad, memakai kostum adat Papua menuai kontroversi.

Beberapa pihak mengkritik penunjukan Nagita. Misalnya, mereka menuduh pemerintah merampas budaya (cultural appropriation) karena memilih selebriti Instagram Jawa berkulit putih sebagai duta acara tersebut dengan mengenakan topi bulu Kasuari dan pakaian adat Papua.

Kampanye bermasalah ini menunjukkan bahwa negara, dengan lebih dari 1.300 kelompok etnis, masih berjuang dalam memastikan politik keterwakilan yang setara dari keberagaman masyarakatnya.

Salah satu protes paling vokal datang dari Arie Kriting, komedian Sulawesi Tenggara.

Serangan balik terhadap protes Arie Kriting tidak dapat terhindarkan, yang menuduh bahwa dia hanya mencari sensasi saja.

Banyak rekan-rekan selebriti Arie justru membela dan membenarkan protest tersebut.

Saya mengkaji dan meneliti media, teknologi, dan politik. Saya bisa memahami kegelisahan dari Arie.

baca juga

Melalui strategi publisitas semacam itu, pemerintah mempromosikan apa yang disebut antropolog sebagai keragaman dangkal (banal diversity). Hal itu terjadi ketika penguasa memanipulasi kelompok etnis yang terpinggirkan untuk menyampaikan pesannya dengan merampas budaya mereka dengan anggota mayoritas.

Rasisme terhadap Papua di Indonesia

Orang bisa saja memahami bahwa kritik yang dilancarkan oleh Arie Kriting terlalu keras. Namun, Papua telah lama menjadi sasaran diskriminasi ekonomi dan budaya.

Diskriminasi ini berasal dari sejarah rumit atas konflik antara Jakarta dan orang lokal. Indonesia selalu memiliki tingkat rasisme terhadap kelompok etnis minoritasnya. Dalam kasus Papua, suku mayoritas selalu meremehkan orang Papua berdasarkan warna kulit atau akar etnis mereka.

Selama beberapa dekade, pemerintah telah menyalahgunakan Papua karena sumber daya alamnya yang kaya. Orang Papua menderita secara ekonomi dari eksploitasi berkepanjangan.

Sejumlah gerakan menuntut kemerdekaan Papua dari Indonesia telah diluncurkan, termasuk Gerakan Papua Merdeka yang terkenal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor RANS Anjlok, Raffi Ahmad Masih Kuasai 62,93% Saham

Investor RANS Anjlok, Raffi Ahmad Masih Kuasai 62,93% Saham

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 10:58 WIB

Berawal dari Cuitan Arie Kriting, Ini Sosok Gubernur Sulteng yang Panen Pujian Warganet

Berawal dari Cuitan Arie Kriting, Ini Sosok Gubernur Sulteng yang Panen Pujian Warganet

Video | Jum'at, 04 September 2026 | 19:00 WIB

Harta Kekayaan Anwar Hafid Gubernur Sulteng yang Dipuji Kinerjanya Nyata

Harta Kekayaan Anwar Hafid Gubernur Sulteng yang Dipuji Kinerjanya Nyata

News | Selasa, 01 September 2026 | 18:29 WIB

Sosok Anwar Hafid Gubernur Sulawesi Tengah, yang Panen Pujian Berkat Utas Arie Kriting

Sosok Anwar Hafid Gubernur Sulawesi Tengah, yang Panen Pujian Berkat Utas Arie Kriting

News | Selasa, 01 September 2026 | 18:52 WIB

Meriahnya Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 di Papua Pegunungan

Meriahnya Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 di Papua Pegunungan

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Kupas Tuntas RANS Milik Raffi Ahmad, Seberapa Menarik Prospek Sahamnya?

Kupas Tuntas RANS Milik Raffi Ahmad, Seberapa Menarik Prospek Sahamnya?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:00 WIB

Respons Raffi dan Nagita Soal Emiten RANS Dirumorkan Jadi Perusahaan Pencucian Uang

Respons Raffi dan Nagita Soal Emiten RANS Dirumorkan Jadi Perusahaan Pencucian Uang

Video | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:32 WIB

4 Body Mist SLAVINA Terlaris di Shopee, Aroma Favorit dengan Kesan Mewah

4 Body Mist SLAVINA Terlaris di Shopee, Aroma Favorit dengan Kesan Mewah

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:23 WIB

4 Body Lotion SLAVINA Terlaris di Shopee, Aroma Mewah dan Tahan Lama sesuai Review

4 Body Lotion SLAVINA Terlaris di Shopee, Aroma Mewah dan Tahan Lama sesuai Review

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:57 WIB

Bersiap IPO, Produk Rans Food Jadi Sorotan: Sepi Peminat hingga Stok Sering Kosong

Bersiap IPO, Produk Rans Food Jadi Sorotan: Sepi Peminat hingga Stok Sering Kosong

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:17 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×