Duh! Microsoft Sebut Indonesia Jadi Sasaran Spyware dari Teknologi Buatan Israel

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Jum'at, 16 Juli 2021 | 14:05 WIB
Duh! Microsoft Sebut Indonesia Jadi Sasaran Spyware dari Teknologi Buatan Israel
Ilustrasi Spyware. [Odd Andersen/AFP]

Suara.com - Sebanyak 100 aktivis, jurnalis, dan oposisi pemerintah yang tersebar di sepuluh negara dilaporkan menjadi sasaran spyware, salah satunya Indonesia.

Hal ini diungkap oleh peneliti keamanan siber dari Citizen Lab di Universitas Toronto, Kanada.

Disebutkan bahwa spyware atau perangkat pengintai ini dibuat software bernama Candiru yang diproduksi oleh perusahaan asal Israel.

Para peneliti mengatakan, Candiru memanfaatkan celah kerentanan yang ada di Windows.

Operasi siber ini dilakukan di Arab Saudi, Israel, Hungaria, Indonesia, dan tempat lain yang membeli dan menginstal software mata-mata jarak jauh yang dibuat oleh Candiru.

"Alat itu digunakan dalam serangan presisi terhadap komputer target, telepon, infrastruktur jaringan, dan perangkat yang terhubung ke internet," kata Cristin Goodwin, General Manager of Digital Security Unit Microsoft, dikutip dari Bloomberg, Jumat (16/7/2021).

Microsoft. [Greg Baker/AFP]
Microsoft. [Greg Baker/AFP]

Microsoft sebelumnya sudah diperingatkan akan serangan ini oleh peneliti Citizen Lab setelah dianalisa berminggu-minggu.

Kemudian pada 13 Juli, Microsoft merilis patch untuk menambal celah kerentanan Windows yang diyakini menjadi pintu masuk spyware.

Dalam blognya yang terbit pada Kamis lalu, Microsoft tidak menyebut Candiru, tapi merujuk pada aktor ofensif dari sektor swasta yang berbasis di Israel yang disebut Sourgum.

baca juga

Kemudian dikatakan juga, para pengguna spyware ini juga meretas politikus dan aktivis hak asasi manusia, namun mereka menolak memberikan siapa saja yang menjadi korban.

Peneliti Citizen Lab mengatakan, spyware Candiru adalah bagian dari industri swasta yang menjual teknologi kepada pemerintah dan pemimpin otoriter.

Mereka dapat memperoleh akses ke komunikasi warga negara dan oposisi politik.

John Scott-Railton, peneliti senior di Citizen Lab, mengatakan penelitian Candiru menunjukkan adanya ekosistem yang dijual kepada rezim otoriter.

"Alat seperti Candiru digunakan untuk membuat ketakutan," katanya.

Mereka juga mengungkap biaya menggunakan Candiru.

Klien yang memanfaatkan teknologi ini mesti membayar 16 juta euro atau Rp 273,9 miliar untuk mengintai 10 perangkat sekaligus.

Jika mereka menambahkan 1,5 juta euro atau Rp 25 miliar, maka target intaian ditambah menjadi 15.

Di sisi lain, Candiru masih belum menanggapi tuduhan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Layar Error di Windows 11 Tak Lagi Berwarna Biru

Layar Error di Windows 11 Tak Lagi Berwarna Biru

Tekno | Minggu, 04 Juli 2021 | 17:30 WIB

Mantan Karyawan Berulah, Bikin Microsoft Rugi Rp 144 Miliar

Mantan Karyawan Berulah, Bikin Microsoft Rugi Rp 144 Miliar

Tekno | Minggu, 04 Juli 2021 | 16:00 WIB

Windows 11 Mampu Jalani Aplikasi Android

Windows 11 Mampu Jalani Aplikasi Android

Tekno | Minggu, 04 Juli 2021 | 13:00 WIB

Hore! 5 Game Baru Ini Dirilis Juli 2021

Hore! 5 Game Baru Ini Dirilis Juli 2021

Tekno | Jum'at, 02 Juli 2021 | 08:38 WIB

Disebut Tidak Suka Perbedaan Pendapat, Bill Gates: Anda Ingin Menghancurkan Microsoft?

Disebut Tidak Suka Perbedaan Pendapat, Bill Gates: Anda Ingin Menghancurkan Microsoft?

Tekno | Rabu, 30 Juni 2021 | 06:11 WIB

Windows 11 Rilis Oktober 2021 Ini?

Windows 11 Rilis Oktober 2021 Ini?

Tekno | Selasa, 29 Juni 2021 | 21:00 WIB

Terkini

Sense and Sensibility: Logika vs Hati, Mana yang Menang saat Hadapi Cinta?

Sense and Sensibility: Logika vs Hati, Mana yang Menang saat Hadapi Cinta?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:05 WIB

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:00 WIB

Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang

Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 18:59 WIB

Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di ISI Yogyakarta Dinonaktifkan

Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di ISI Yogyakarta Dinonaktifkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:56 WIB

Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI

Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 18:51 WIB

Berapa Watt Oven Listrik Mini Mito? Cek Daya dan Spesifikasinya

Berapa Watt Oven Listrik Mini Mito? Cek Daya dan Spesifikasinya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 18:50 WIB

Bela Pernyataan Prabowo, Pigai Tegaskan Pakar Tak Boleh Abaikan Kebaikan Pemerintah

Bela Pernyataan Prabowo, Pigai Tegaskan Pakar Tak Boleh Abaikan Kebaikan Pemerintah

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:47 WIB

Draf RUU Ketenagakerjaan Buntu, 50 Ribu Buruh Bakal Turun Aksi di Bundaran HI 24 September

Draf RUU Ketenagakerjaan Buntu, 50 Ribu Buruh Bakal Turun Aksi di Bundaran HI 24 September

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:45 WIB

Data Center Menjamur, Kebutuhan Listrik RI Makin Tertekan

Data Center Menjamur, Kebutuhan Listrik RI Makin Tertekan

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 18:40 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah

Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 18:39 WIB

×