Mengenal Pegasus, Spyware Buatan Israel Ini Intai Aktivis dan Jurnalis

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Rabu, 21 Juli 2021 | 12:00 WIB
Mengenal Pegasus, Spyware Buatan Israel Ini Intai Aktivis dan Jurnalis
Ilustrasi spyware. [Macedo_Media/Pixabay]

Suara.com - Spyware Pegasus buatan perusahaan Israel, NSO Group, dituding telah mengintai beberapa tokoh di seluruh dunia seperti aktivis, jurnalis, hingga pebisnis.

Spyware ini bekerja lewat software yang ada di dalam ponsel korban.

Mengutip CNet, Rabu (21/7/2021), Pegasus adalah software mata-mata digital yang mengincar beberapa informasi pribadi seperti foto, pesan, hingga email yang tersimpan di dalam ponsel.

Spyware ini diklaim dapat melewati enkripsi untuk melindungi data yang dikirim melalui internet.

Namun, apa itu spyware Pegasus dan bagaimana cara kerjanya untuk menginfeksi ponsel dalam melakukan pengintaian? Berikut rangkumannya.

Apa itu NSO Group?

Bendera Israel. (Shutterstock)
Bendera Israel. (Shutterstock)

NSO Group merupakan sebuah perusahaan berbasis Israel yang melisensikan software pengawasan ke lembaga pemerintah.

Salah satu produknya, Pegasus, diklaim menyediakan layanan yang berharga karena bisa menyadap para ponsel penjahat dan teroris.

NSO Group didirikan pada 2010 oleh Chief Executive Shalev Hulio.

Perusahaan juga menawarkan alat lain seperti pencari lokasi telepon, penangkal drone, dan penggali data hukum untuk menemukan pola.

NSO Group sendiri terlibat dalam beberapa tuntutan hukum terkait peretasan seperti yang terjadi pada Jeff Bezos pada 2018 lalu.

Kemudian perusahaan juga terlibat dalam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi karena meretas ponsel miliknya.

Apa itu Pegasus dan bagaimana cara kerjanya?

Pegasus adalah salah satu produk andalan NSO Group.

Software mata-mata ini bisa dipasang dari jarak jauh tanpa harus membuka dokumen atau tautan dari website.

Pegasus dapat mengungkap semua data pribadi yang diincar dari korbannya, mulai dari SMS, foto, email, video, kontak, hingga merekam panggilan telepon.

Data pribadi [DW]
Data pribadi [DW]

Software juga dapat diam-diam menyalakan mikrofon dan kamera ponsel untuk membuat rekaman.

Pegasus sebenarnya tidak digunakan untuk mengejar aktivis, jurnalis hingga politikus.

NSO Group dalam situs webnya mengatakan produknya hanya dipakai oleh badan intelijen dan penegak hukum pemerintah untuk mencegah dan menyelidiki teror dan kejahatan.

"Proses pemeriksaan kami melampaui persyaratan hukum dan peraturan untuk memastikan penggunaan teknologi kami secara sah seperti yang dirancang," kata NSO Group.

Kenapa Pegasus Ramai Dibicarakan?

Kisah bermula dari organisasi nirlaba jurnalisme Paris, Forbidden Stories dan kelompok hak asasi manusia, Amnesty International, menemukan lebih dari 50.000 nomor telepon yang disadap Pegasus.

Forbidden Stories juga mengkonfirmasi identitas korban yang disadap Pegasus.

Data menunjukkan ada 67 ponsel dengan 37 di antaranya muncul tanda percobaan instal Pegasus. Dari 37 ponsel itu, 34 ponsel merupakan iPhone Apple.

Pegasus disebut muncul dalam beberapa ponsel jurnalis dari CNN, Associated Press, New York Times dan Wall Street Journal.

Kemudian orang dekat dari Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrado juga muncul dalam incaran Pegasus. Selanjutnya ada Claude Mangin, istri aktivis politik dari Prancis turut terinfeksi.

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador berbicara pada konferensi pers, di National Palace di Kota Meksiko, Meksiko (21/5/2019). [REUTERS/Henry Romero/djo/ama via ANTARA Foto].
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador berbicara pada konferensi pers, di National Palace di Kota Meksiko, Meksiko (21/5/2019). [REUTERS/Henry Romero/djo/ama via ANTARA Foto].

Media Guardian melaporkan dua wartawan di rubrik investigasi di media Hungaria Direkt36 juga ponselnya terinfeksi Pegasus.

Sedangkan Washington Post melaporkan ada tujuh orang di India yang terinfeksi, termasuk lima jurnalis dan satu oposisi pemerintah.

NSO sendiri mengakui produknya dapat disalahgunakan. Namun, mereka membantah laporan Forbidden Stories yang menyebut adanya 50.000 nomor telepon terinfeksi Pegasus.

Bagaimana cara mengetahui ponsel yang terinfeksi Pegasus?

Amnesty International merilis utilitas open-source yang disebut MVT atau Mobile Verification Toolkit. Ini dirancang untuk mendeteksi jejak Pegasus.

Software ini berjalan di komputer pribadi dan menganalisis data, termasuk file cadangan yang diekspor dari iPhone atau ponsel Android.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istri Mantan Presiden Anwar Sadat Meninggal Dunia, Pejabat Israel Berbelasungkawa

Istri Mantan Presiden Anwar Sadat Meninggal Dunia, Pejabat Israel Berbelasungkawa

News | Sabtu, 10 Juli 2021 | 16:55 WIB

Tiga Alasan Mengapa China Lebih Cocok Jadi Juru Damai Israel-Palestina

Tiga Alasan Mengapa China Lebih Cocok Jadi Juru Damai Israel-Palestina

News | Jum'at, 09 Juli 2021 | 06:15 WIB

Nyamar Jadi Warga Biasa, Presiden Israel Rela Pakai Rambut dan Jenggot Palsu

Nyamar Jadi Warga Biasa, Presiden Israel Rela Pakai Rambut dan Jenggot Palsu

News | Kamis, 08 Juli 2021 | 08:53 WIB

Iran Dituding Serang Kapal Kontainer Israel hingga Terbakar di Samudra Hindia

Iran Dituding Serang Kapal Kontainer Israel hingga Terbakar di Samudra Hindia

Sumbar | Rabu, 07 Juli 2021 | 10:10 WIB

Israel dan Korea Selatan Sepakat Bertukar Vaksin Covid-19

Israel dan Korea Selatan Sepakat Bertukar Vaksin Covid-19

News | Selasa, 06 Juli 2021 | 13:05 WIB

Kemanjuran Vaksin Pfizer Turun Jadi 64 Persen Hadapi Covid-19 Varian Delta

Kemanjuran Vaksin Pfizer Turun Jadi 64 Persen Hadapi Covid-19 Varian Delta

Tekno | Selasa, 06 Juli 2021 | 06:15 WIB

Terkini

Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global

Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:58 WIB

Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G

Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:24 WIB

Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global

Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:57 WIB

7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega

7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:16 WIB

4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026

4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:43 WIB

HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits

HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:59 WIB

Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN

Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:47 WIB

Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah

Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:31 WIB

Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada

Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:08 WIB

HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact

HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:09 WIB