Awas! Pembaruan WhatsApp Disebut Bisa Menyadap Ponsel Kamu, Ini Jawabannya

Dythia Novianty

Kamis, 22 Juli 2021 | 11:30 WIB
Awas! Pembaruan WhatsApp Disebut Bisa Menyadap Ponsel Kamu, Ini Jawabannya
Ilustrasi WhatsApp. [Tumisu/Pixabay]

Suara.com - WhatsApp meluncurkan fitur 'panggilan bergabung' baru tetapi para ahli memperingatkan itu bisa membuat Anda rentan terhadap pengintai.

Fitur ini akan memungkinkan pengguna bergabung dengan panggilan setelah dimulai.

Tapi ada beberapa kekhawatiran bahwa hal itu dapat menyebabkan penyadapan, meskipun WhatsApp dengan tegas menyangkalnya.

"Dari sudut pandang keamanan, dapat bergabung dengan panggilan yang sedang berlangsung meningkatkan risiko penyadapan," ujar Victor Chebyshev, Lead Security Researcher di Kaspersky.

"Intinya, jika penyerang ada di grup WhatsApp, tidak akan sulit bagi mereka untuk terhubung ke panggilan," terangnya dilansir laman The Sun, Kamis (22/7/2021).

“Yang harus mereka lakukan adalah menunggu sampai sebagian besar peserta sudah mulai dan kemudian berharap mereka dapat bergabung tanpa diketahui," kata dia.

Fitur video call sudah tersedia di WhatsApp Desktop. [Dok WhatsApp]
Fitur video call sudah tersedia di WhatsApp Desktop. [Dok WhatsApp]

"Penyerang juga tidak perlu duduk dan menunggu panggilan dimulai, karena mereka terhubung kapan saja".

"Namun perlu dicatat bahwa anggota grup - terutama administrator - dapat melacak peserta dan memastikan bahwa orang luar tidak bergabung," jelas Victor Chebyshev,

Fitur baru diumumkan awal minggu ini dan perubahan akan terjadi pada bagian "Panggilan" di WhatsApp kamu.

baca juga

Kamu akan mendapatkan pemberitahuan tentang panggilan grup yang mengundang dan jika itu masih berlangsung saat masuk ke aplikasi, kamu dapat mengklik "Gabung".

Kamu juga akan memiliki opsi untuk "Abaikan" dan memeriksa siapa yang menelepon sebelum bergabung.

Panggilan yang dapat digabungkan masih akan dienkripsi ujung-ke-ujung dan tampaknya penyerang harus memiliki kendali atas akun WhatsApp, yang sudah ada dalam obrolan grup jika mereka ingin menguping.

"Aplikasi messenger itu sendiri menjamin privasi pertukaran data dalam grup melalui penggunaan enkripsi ujung ke ujung," kata Victor Chebyshev.

"Dengan demikian, baik aplikasi itu sendiri, maupun orang-orang yang mencoba mengatur serangan man-in-the-middle, tidak akan dapat mencegat korespondensi atau panggilan grup, termasuk panggilan grup."

“Sampai saat ini, sebagian besar perangkat lunak berbahaya berfokus pada penyadapan pesan WhatsApp dan dialog online, dan kami belum menemukan penyadapan panggilan, apalagi panggilan grup."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WhatsApp Uji Coba Fitur Cadangkan Pesan di Cloud dengan Enkripsi

WhatsApp Uji Coba Fitur Cadangkan Pesan di Cloud dengan Enkripsi

Tekno | Minggu, 18 Juli 2021 | 13:00 WIB

Pamit dari Grup WhatsApp Pencari Oksigen, Orang Ini Sampaikan Kabar Duka

Pamit dari Grup WhatsApp Pencari Oksigen, Orang Ini Sampaikan Kabar Duka

Jogja | Sabtu, 17 Juli 2021 | 14:15 WIB

WhatsApp Web Juga Kebagian Fitur View Once

WhatsApp Web Juga Kebagian Fitur View Once

Tekno | Kamis, 15 Juli 2021 | 10:45 WIB

WhatsApp Multi Device Versi Beta Bisa Digunakan 4 Perangkat Sekaligus tanpa Ponsel

WhatsApp Multi Device Versi Beta Bisa Digunakan 4 Perangkat Sekaligus tanpa Ponsel

Tekno | Kamis, 15 Juli 2021 | 09:00 WIB

Update! WhatsApp Perbaiki Kualitas Pengiriman Gambar

Update! WhatsApp Perbaiki Kualitas Pengiriman Gambar

Tekno | Senin, 12 Juli 2021 | 09:35 WIB

Jarang Diketahui, Ini 5 Foto Profil WhatsApp Artis yang Pernah Terungkap

Jarang Diketahui, Ini 5 Foto Profil WhatsApp Artis yang Pernah Terungkap

Entertainment | Sabtu, 10 Juli 2021 | 18:23 WIB

Terkini

Dasco: Dwikewarganegaraan Diaspora Akan Diberlakukan Terbatas dan Sangat Selektif

Dasco: Dwikewarganegaraan Diaspora Akan Diberlakukan Terbatas dan Sangat Selektif

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Dasco Jamin PDIP Tak Ditinggal di RUU Pemilu: Mereka Fraksi Terbesar

Dasco Jamin PDIP Tak Ditinggal di RUU Pemilu: Mereka Fraksi Terbesar

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas

Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor

Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik

Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung

Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Anggaran MBG di RABPN 2027 Sejumlah Rp240 Triliun

Anggaran MBG di RABPN 2027 Sejumlah Rp240 Triliun

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan

Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:41 WIB

PT KIMA Siap Eksekusi Lahan Sengketa Usai Menang di Mahkamah Agung

PT KIMA Siap Eksekusi Lahan Sengketa Usai Menang di Mahkamah Agung

Sulsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta

Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:37 WIB

×