Ada Gelombang Radio Aneh Terpancar dari Bulan ke-4 Terbesar di Tata Surya

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 26 Juli 2021 | 07:30 WIB
Ada Gelombang Radio Aneh Terpancar dari Bulan ke-4 Terbesar di Tata Surya
Foto Planet Jupiter dalam warna pastel, hasil tangkapan Teleskop Luar Angkasa Hubble dan NASA. (Dok. NASA)

Suara.com - Bulan Jupiter yang merupakan satelit alami keempat terbesar di tata surya, Io, memancarkan gelombang radio aneh.

Para ahli mencoba menemukan apa yang memicu emisi radio tersebut.

Jupiter memiliki medan magnet terbesar dan paling kuat dari semua planet di tata surya.

Medan magnet tersebut membentang jauh hingga menjangkau beberapa bulan planet yang mengorbit di dalamnya.

Mengingat Io terletak paling dekat dengan Jupiter, bulan ini terjebak dalam tarik-menarik gravitasi antara Jupiter dan dua bulan besar lainnya.

Menurut NASA, tarikan berlawanan ini menyebabkan panas internal yang besar dan menyebabkan ratusan letusan gunung berapi di permukaan bulan.

Gelombang radio aneh dari Juno. [YouTube/NASA Video]
Gelombang radio aneh dari Juno. [YouTube/NASA Video]

Gunung berapi dapat melepaskan satu ton gas dan partikel per detik ke luar angkasa.

Beberapa material ini terpecah menjadi ion dan elektron bermuatan listrik yang terperangkap dalam medan magnet menuju kutub Jupiter.

Sepanjang proses tersebut, itu menghasilkan fenomena yang disebut gelombang radio dekameter atau DAM.

baca juga

Beruntung, pesawat luar angkasa Juno milik NASA berada di tempat yang tepat untuk mendengarkan gelombang radio tersebut.

Para ahli menggunakan data dari Juno untuk menentukan dari mana emisi radio ini berasal.
Data tersebut menjelaskan perilaku medan magnet besar yang diciptakan oleh planet gas raksasa itu.

Menurut tim ahli, gelombang radio berasal dari luar angkasa yang dapat digambarkan sebagai kerucut berongga, di mana memiliki kekuatan magnet dan kerapatan elektron yang tepat.

Gelombang berputar seperti mercusuar dan Juno menangkapnya saat gelombang itu melewati pesawat luar angkasa.

Dilansir dari Space.com, Senin (26/7/2021), data radio juga menunjukkan bahwa eletron yang menciptakan gelombang radio ini memancarkan energi dalam jumlah besar.

Gelombang radio aneh dari bulan Jupiter. [NASA]
Gelombang radio aneh dari bulan Jupiter. [NASA]

Dua puluh tiga lebih besar daripada yang diperkirakan para ahli.

Elektron tersebut juga dapat berasal dari sumber lain, seperti dari medan magnet planet atau angin Matahari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Deteksi Gas Vulkanik di Bulan Terbesar Keempat Tata Surya

Ilmuwan Deteksi Gas Vulkanik di Bulan Terbesar Keempat Tata Surya

Tekno | Jum'at, 09 April 2021 | 14:31 WIB

Apa Itu Triple Konjungsi?

Apa Itu Triple Konjungsi?

Tekno | Kamis, 08 April 2021 | 12:21 WIB

Apakah Ini Fenomena Bintang Terang yang Muncul Saat Yesus Lahir?

Apakah Ini Fenomena Bintang Terang yang Muncul Saat Yesus Lahir?

News | Sabtu, 19 Desember 2020 | 18:28 WIB

Fenomena Langka, Jupiter dan Saturnus Akan Lakukan "Pendekatan"

Fenomena Langka, Jupiter dan Saturnus Akan Lakukan "Pendekatan"

Tekno | Selasa, 24 November 2020 | 09:30 WIB

NASA Sebut Bulan Jupiter Dapat Bersinar dalam Gelap

NASA Sebut Bulan Jupiter Dapat Bersinar dalam Gelap

Tekno | Rabu, 11 November 2020 | 10:10 WIB

Pertama Kalinya, Semburan Listrik Terdeteksi di Jupiter

Pertama Kalinya, Semburan Listrik Terdeteksi di Jupiter

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 06:30 WIB

Terkini

Drakor Crash 2 Tayang 16 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Drakor Crash 2 Tayang 16 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Pembunuhan Sadis Remaja di Pinang Ranti: Pelaku Kuras Harta Korban Buat Bayar Utang

Pembunuhan Sadis Remaja di Pinang Ranti: Pelaku Kuras Harta Korban Buat Bayar Utang

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Komnas HAM Ungkap 3 Tersangka Rusuh Demo 27 Agustus Masih Ditahan, Ini Alasannya

Komnas HAM Ungkap 3 Tersangka Rusuh Demo 27 Agustus Masih Ditahan, Ini Alasannya

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Dugaan Pasal 'Selundupan' PKPU Terkait Ijazah Gibran, Eks Komisi II DPR Bakal Bedah Dokumen Rapat

Dugaan Pasal 'Selundupan' PKPU Terkait Ijazah Gibran, Eks Komisi II DPR Bakal Bedah Dokumen Rapat

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Gusar Biaya Transfer Mahal? Saatnya QRIS 'Menembus Piramida' Mesir!

Gusar Biaya Transfer Mahal? Saatnya QRIS 'Menembus Piramida' Mesir!

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Polisi Beberkan Kronologi Begal Taksi Online di Pamulang

Polisi Beberkan Kronologi Begal Taksi Online di Pamulang

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Pungli Juru Parkir Jakarta Didorong Masuk Pidana Pemerasan

Pungli Juru Parkir Jakarta Didorong Masuk Pidana Pemerasan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Sinopsis The Body, Horor Netflix tentang Histeria Massal di SMA Katolik

Sinopsis The Body, Horor Netflix tentang Histeria Massal di SMA Katolik

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Jangan Keseringan Cuci Muka, Ini 7 Tanda Kulit Over-Cleansing Akibat Facial Wash

Jangan Keseringan Cuci Muka, Ini 7 Tanda Kulit Over-Cleansing Akibat Facial Wash

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Karhutla Tak Juga Jadi Bencana Nasional, Pendanaan Bencana Diduga Tergeser untuk MBG dan KDMP

Karhutla Tak Juga Jadi Bencana Nasional, Pendanaan Bencana Diduga Tergeser untuk MBG dan KDMP

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:13 WIB

×