alexametrics

Interaksi Manusia dengan Alien Dapat Dipicu dari Lucid Dreams

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Interaksi Manusia dengan Alien Dapat Dipicu dari Lucid Dreams
Ilustrasi alien (Shutterstock).

Sebuah kondisi di mana orang bisa mengendalikan mimpi, dapat menjelaskan interaksi manusia dengan alien, salah satunya penculikan.

Suara.com - Penelitian yang dilakukean para ahli di Phase Research Center (PRC) mengungkapkan bahwa lucid dreams.

Sebuah kondisi di mana orang bisa mengendalikan mimpi, dapat menjelaskan interaksi manusia dengan alien, salah satunya penculikan.

Klaim penculikan alien sebenarnya telah berasal dari abad ke-19.

Keadaan penculikan tersebut sering terdengar seperti mimpi dan memicu perasaan teror.

Baca Juga: Arti Mimpi Pohon, Pertanda Kesuksesan dalam Karier?

Hal itu membuat para peneliti Rusia bertanya-tanya apakah eksperimen mimpi dapat memberikan petunjuk tentang dugaan pengalaman di luar Bumi.

Para ahli mendorong orang-orang dengan lucid dreams untuk bermimpi tentang pertemuan dengan alien atau benda terbang tak dikenal (UFO).

Ilustrasi bermimpi. (Pixabay/ ThuyHaBich)
Ilustrasi bermimpi. (Pixabay/ ThuyHaBich)

Hasilnya, sejumlah orang yang tidur mengalami mimpi menyerupai penculikan alien.

Selama lucid dreams, orang yang tidur sadar sedang bermimpi dan dapat menggunakan kesadaran itu untuk memanipulasi apa yang terjadi dalam mimpi.

Sekitar 55 persen orang mengalami lucid dream sekali atau lebih dalam hidupnya dan 23 persen mengalami lucid dream setidaknya sebulan sekali.

Baca Juga: Setop Analisis, Ini 5 Cara Hindari Mimpi Buruk Saat Tidur!

Para ahli dari PRC, sebuah fasilitas swasta di Moskow yang meneliti lucid dream, melakukan eksperimen dengan 152 orang dewasa yang mengidentifikasi dirinya sebagai lucid dreamer.