Analis: Nokia Siap Kembali Dalam Perlombaan Pasar 5G

Dinar Surya Oktarini, Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 28 Juli 2021 | 12:49 WIB
Analis: Nokia Siap Kembali Dalam Perlombaan Pasar 5G
Logo Nokia (Shutterstock)

Suara.com - Nokia diyakini dapat kembali dalam perlombaan memperebutkan pasar 5G global. Analis menyoroti kinerja sang CEO Nokia, dan memprediksi terdapat peningkatan di bawah kendali pimpinan tersebut.

Dianggap sebagai "underdog 5G" setelah bertaruh pada jenis chip yang salah dan kehilangan kontrak multi-miliar Verizon ke Samsung, Nokia baru-baru ini mendapatkan dukungan dari saingan beratnya, Ericsson.

Bahkan Ericsson dan Nokia mendapatkan keuntungan dari kebijakan AS yang diketahui cukup menekan Huawei di pasar Eropa dan Amerika Serikat.

Setahun setelah sang CEO Nokia, Pekka Lundmark mengambil kendali perusahaan, mereka diyakini cukup kuat dalam bersaing di pasar 5G.

Lundmark pada Februari lalu menjelaskan tentang tahun transisi yang "menantang" dengan "hambatan yang berarti". Namun dua kuartal terakhir menunjukkan bahwa Nokia berada di jalur yang tepat.

Logo Nokia. [Shutterstock]
Logo Nokia. [Shutterstock]

"Perubahan drastis dan peningkatan kinerja di bawah pengawasan Pekka Lundmark jelas terlihat. Peluang di pasar 5G, kemalangan perusahaan lain, dan fokus pada produk utama telah membantu menghidupkan bisnis kembali," kata Paolo Pescatore, seorang analis di PP Foresight dikutip dari NDTV.

Lundmark, yang menjadi CEO Agustus tahun lalu, telah memberhentikan ribuan karyawan dan menjalin kemitraan baru dengan perusahaan teknologi setelah berjanji untuk "melakukan apa pun yang diperlukan" untuk memimpin dalam 5G.

Nokia juga telah berinvestasi secara signifikan dalam chipset Reefshark, memangkas biaya peralatan 5G, dan memberikan lebih banyak otonomi pada unit bisnisnya agar lebih bersaing.

Ilustrasi jaringan 5G (Shutterstock).
Ilustrasi jaringan 5G (Shutterstock).

Saat perombakan tersebut membuahkan hasil, latar belakang geopolitik (terutama terkait Huawei) memberikan keuntungan bagi Nokia. Baik Nokia dan Ericsson telah mendapatkan pelanggan yang mungkin telah beralih ke Huawei.

baca juga

Dalam fase kedua penyebaran 5G oleh China Mobile pekan lalu, pangsa 5G Ericsson turun dari lebih dari 11 persen menjadi sekitar 2 persen. Sementara itu, Nokia mendapatkan kesepakatan 5G China pertamanya dengan pangsa 4 persen dari 6 miliar dolar AS.

Saham Nokia telah naik sekitar 30 persen pada tahun lalu, sementara Ericsson naik hanya 2 persen pada periode yang sama.

Sumber dari dalam industri mengatakan hubungan kerja Lundmark sebagai CEO dan Ketua Dewan Direksi Nokia, Sari Baldauf membantu menstabilkan kendali setelah beberapa eksekutif meninggalkan perusahaan pada bulan-bulan pertama masa jabatannya. Perombakan dari dalam perusahaan diyakini oleh analis dapat meningkatkan kinerja Nokia, terutama dalam perlombaan pasar 5G global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Mobil Bekas Stagnan di Masa PPKM Level 4, MPV dan SUV Tetap Primadona

Pasar Mobil Bekas Stagnan di Masa PPKM Level 4, MPV dan SUV Tetap Primadona

Otomotif | Rabu, 28 Juli 2021 | 11:45 WIB

Bos Telegram Sebut Google dan Apple "Lalai", Pegasus Menyelusup sejak 2018

Bos Telegram Sebut Google dan Apple "Lalai", Pegasus Menyelusup sejak 2018

Tekno | Rabu, 28 Juli 2021 | 11:30 WIB

Spesifikasi Nokia 6310 2021, HP Jadul yang Dirilis Ulang

Spesifikasi Nokia 6310 2021, HP Jadul yang Dirilis Ulang

Tekno | Selasa, 27 Juli 2021 | 17:35 WIB

Terkini

Iran Mau Jual Kapal Sitaan AS dan Israel di Selat Hormuz, Duitnya untuk Korban Perang

Iran Mau Jual Kapal Sitaan AS dan Israel di Selat Hormuz, Duitnya untuk Korban Perang

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:25 WIB

Ditemukan Nelayan, Satu Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

Ditemukan Nelayan, Satu Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:19 WIB

Banting Setir! Alex Rins Hijrah ke Kompetisi Balap Roda 4 Usai dari MotoGP

Banting Setir! Alex Rins Hijrah ke Kompetisi Balap Roda 4 Usai dari MotoGP

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 10:14 WIB

Dananya Ditabung Dulu, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Dananya Ditabung Dulu, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:13 WIB

Perpres Timah Disorot! Pemerintah Kini Legalkan Praktik yang Dulu Dipidana

Perpres Timah Disorot! Pemerintah Kini Legalkan Praktik yang Dulu Dipidana

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:08 WIB

5 Zodiak yang Dikenal Mudah Jatuh Cinta, Gampang Baper dan Cepat Terpesona

5 Zodiak yang Dikenal Mudah Jatuh Cinta, Gampang Baper dan Cepat Terpesona

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:05 WIB

Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan

Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 10:00 WIB

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:58 WIB

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:53 WIB

×