Bos Telegram Sebut Google dan Apple "Lalai", Pegasus Menyelusup sejak 2018

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Rabu, 28 Juli 2021 | 11:30 WIB
Bos Telegram Sebut Google dan Apple "Lalai", Pegasus Menyelusup sejak 2018
Telegram. [Adem AY/Unsplash]

Suara.com - Pendiri sekaligus CEO Telegram Pavel Durov, menuduh Google dan Apple karena membiarkan software Pegasus masuk ke dalam perangkat yang menggunakan sistem operasi mereka.

"Alat-alat ini dapat meretas ponsel iOS dan Android apapun, dan tidak ada cara untuk melindungi perangkat anda darinya. Tidak masalah aplikasi mana yang anda gunakan, karena sistem dilanggar pada tingkat yang lebih dalam," ungkap Durov lewat unggahannya di channel Telegram, dikutip Rabu (28/7/2021).

Ia merujuk pada temuan yang diungkap oleh Edward Snowden yang mengatakan Apple dan Google merupakan bagian dari program mata-mata global.

Ini mengindikasikan bahwa kedua perusahaan memiliki backdoor di sistem operasi mereka.

Durov menyebut, backdoor ini biasanya disamarkan sebagai bug keamanan yang memungkinkan agen pemerintah Amerika Serikat (AS) atau siapapun, mengakses informasi di ponsel manapun yang ada di dunia.

"Tidak mengherankan inilah yang sebenarnya terjadi: sebuah perusahaan Israel bernama NSO Group telah menjual akses alat mata-mata (spyware) yang memungkinkan pihak ketiga meretas puluhan ribu telepon," tambahnya.

Postingan Pavel Durov. [Telegram]
Postingan Pavel Durov. [Telegram]

Ia menyatakan, adanya backdoor dalam infrastruktur dan perangkat lunak menciptakan tantangan besar bagi umat manusia.

Oleh karenanya, ia menyerukan agar pemerintah dunia mulai bertindak melawan duopoli Apple-Google di pasar smartphone.

"Itulah mengapa saya menyerukan kepada pemerintah dunia untuk mulai bertindak melawan duopoli Apple-Google di pasar smartphone dan memaksa mereka untuk membuka ekosistem tertutup mereka demi memungkinkan lebih banyak kompetisi," jelasnya.

baca juga

Lebih lanjut, ia mengaku nomor telepon ponselnya telah masuk ke dalam daftar target dari spyware Pegasus. Namun ia merasa tidak khawatir.

"Siapapun yang mendapatkan akses ke data pribadi saya akan sangat kecewa. Sebab mereka harus melewati ribuan desain konsep untuk fitur Telegram dan jutaan pesan yang terkait dengan proses pengembangan produk kami. Mereka tidak akan menemukan informasi penting di sana," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telegram Akhirnya Rilis Fitur Video Call Grup, Begini Cara Kerjanya

Telegram Akhirnya Rilis Fitur Video Call Grup, Begini Cara Kerjanya

Tekno | Minggu, 27 Juni 2021 | 13:30 WIB

Cara Main Role Playing di Telegram Beserta Daftar Channelnya

Cara Main Role Playing di Telegram Beserta Daftar Channelnya

Tekno | Senin, 21 Juni 2021 | 07:30 WIB

Cara Mendapatkan Centang Verifikasi Telegram

Cara Mendapatkan Centang Verifikasi Telegram

Tekno | Senin, 24 Mei 2021 | 17:41 WIB

Pendiri Telegram: Pengguna iPhone Budak Digital Apple

Pendiri Telegram: Pengguna iPhone Budak Digital Apple

Tekno | Kamis, 20 Mei 2021 | 20:08 WIB

Pengguna Signal dan Telegram Melonjak Drastis, Ini Penyebabnya

Pengguna Signal dan Telegram Melonjak Drastis, Ini Penyebabnya

Sumbar | Selasa, 18 Mei 2021 | 14:15 WIB

WhatsApp Paksakan Kebijakan Baru, Pengguna Signal dan Telegram Naik Drastis

WhatsApp Paksakan Kebijakan Baru, Pengguna Signal dan Telegram Naik Drastis

Tekno | Senin, 17 Mei 2021 | 21:37 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×