facebook

Asosiasi TV Swasta Siap Gelar Siaran TV Digital Tahun Ini

Liberty Jemadu
Asosiasi TV Swasta Siap Gelar Siaran TV Digital Tahun Ini
Asosiasi televisi swasta Indonesia siap menggelar siaran tv digital tahun ini. [Shutterstock]

Meski demikian asosiasi mempertanyakan kesiapan masyarakat di daerah untuk hijrah ke tv digital.

Suara.com - Asosiasi televisi swasta Indonesia menyatakan siap menggelar siaran televisi digital yang secara bertahap akan dimulai tahun ini. Seperti diketahui analog switch off (ASO) akan mulai dilaksanakan pemerintah pada tahun ini dan diharapkan rampung pada November tahun depan.

"Dari 10 anggota, kami telah siap bersiaran digital, terutama di daerah yang analog switch off tahap pertama, 17 Agustus nanti," kata Ketua Asosiasi Televisi Swasta Indonesia, Syafril Nasution, dalam webinar tentang siaran televisi digital, Kamis (5/8/2021).

Kesiapan untuk bersiaran digital juga dinyatakan Asosiasi Televisi Lokal Indonesia, namun, mereka menitikberatkan bagaimana implementasi siaran digital nanti terutama di daerah yang jauh dari pusat kota.

"Kami sangat siap pindah ke digital," kata Ketua Asosiasi Televisi Lokal Indonesia, Bambang Santoso.

Baca Juga: Survei Kominfo: Masyarakat Tertarik dengan Kualitas Gambar TV Digital

Kesiapan siaran digital di daerah, menurut Santoso, bukan lagi terletak pada kemampuan stasiun televisi, namun, apakah masyarakat sudah siap untuk menerima siaran televisi teresterial digital.

Berdasarkan hasil survei mereka ke lapangan, penerimaan siaran televisi teresterial digital di masyarakat belum merata, baik dari segi kepemilikan pesawat televisi yang bisa menangkap siaran digital maupun set top box.

Asosiasi, menurut Santoso, perlu lebih sering mengajak masyarakat dan komponen lainnya yang terlibat untuk pindah ke siaran televisi teresterial digital.

Selain soal kesiapan masyarakat, menurut Santoso, yang perlu diperhatikan dalam siaran televisi digital adalah konten.

Siaran televisi di daerah yang termasuk ASO tahap I, menurut Syafril, kini berlangsung siaran simulcast atau siaran televisi analog dan digital secara bersamaan.

Baca Juga: Minta Kominfo Tunda Migrasi TV Digital, Komisi I: Jangan Menambah Beban Rakyat!

Mereka berharap Kementerian Komunikasi dan Informatika secepatnya menyalurkan perangkat set top box agar ketika siaran analog berhenti di wilayah tersebut setelah 17 Agustus nanti, masyarakat tetap bisa menikmati siaran televisi.

Set top box subsidi akan dibagikan kepada keluarga miskin berdasarkan data Kementerian Sosial. Perangkat tersebut berasal dari komitmen penyelenggara multipleksing di wilayah siaran dan pemerintah, jika, set top box belum mencukupi. [Antara]

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar