AI Dapat Deteksi Tanda Psikopat Hanya dari Gerakan Kepala

Rabu, 11 Agustus 2021 | 10:43 WIB
AI Dapat Deteksi Tanda Psikopat Hanya dari Gerakan Kepala
Ilustrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan mengembangkan sistem kecerdasan buatan (AI) yang dapat mendeteksi tanda-tanda psikopat berdasarkan gerakan kepala seseorang.

Dengan menggunakan algoritma pelacakan kepala, para ahli di New Mexico menemukan bukti bahwa narapidana dengan tingkat psikopat yang lebih tinggi tidak menggerakkan kepala selama introgasi.

Dalam penelitian yang diterbitkan di Journal of Research in Personality, ini adalah langkah pertama yang penting dalam menunjukkan kelayakan menggunakan visi komputer dan hubungannya dengan psikologi.

"Saya telah mewawancarai orang-orang yang memiliki sifat psikopat tinggi selama lebih dari 20 tahun," kata Kent A. Kiehl, profesor psikologi di University of New Mexico.

Selama wawancara ini, dia menambahkan, jelas bahwa gaya presentasi individu tersebut berbeda dari orang lain

Para ahli ingin menerapkan metode lanjutan untuk menganalisis wawancara yang direkam dan melihat apakah AI dapat mengidentifikasi kualitas yang berbeda antara psikopat tinggi dan rendah.

Ilustrasi ekspresi wajah datar. (Shutterstock)
Ilustrasi psikopat. (Shutterstock)

Profesor Kiehl dan timnya menggunakan pendekatan berbasis pemrosesan gambar dan pembelajaran mesin untuk secara otomatis mengekstraksi gerakan kepala dari wawancara yang direkam.

Algoritme mengukur gerakan kepala 507 narapidana selama percakapan yang direkam, dengan durasi bervariasi dari satu hingga dua jam.

Dilansir dari Daily Mail, Rabu (11/8/2021), untuk memperkirakan pose kepala, semua bingkai dalam video diekstraksi sebagai gambar individual.

Baca Juga: Survei VMware: Nasabah Indonesia Antusias Cicipi Teknologi AI

Sementara itu, untuk menentukan tingkat psikopat seseorang, tim menggunakan penilaian yang disebut Hare Psychopathy Checklist - Revised (PCL-R), yang awalnya dikembangkan pada 1970-an oleh psikolog Kanada Robert D. Hare.

Dengan menggunakan daftar periksa 20 item, PCL-R menilai seseorang dari satu hingga 40 dan siapa pun yang mendapat skor 25 atau lebih akan dianggap sebagai psikopat di Inggris.

"Seperti yang diperkirakan, mereka yang memiliki tingkat sifat psikopat lebih tinggi dicirikan oleh posisi kepala yang lebih stasioner, terfokus langsung ke kamera atau pewawancara, daripada individu yang memiliki sifat psikopat rendah," tulis para ahli dalam studi.

Narapida dengan perilaku antisosial persisten yang parah menunjukkan orientasi kepala yang lebih kaku dan terfokus selama sesi wawancara.

Ilustrasi ilmuwan. [Freepik]
Ilustrasi ilmuwan. [Freepik]

Menariknya, gerakan yang berlebihan seperti kedipan, gerakan tangan atau kepala sejak 900 SM dikaitkan dengan penipuan.

Karena itu, kemungkinan sikap yang lebih diam adalah taktik yang disengaja digunakan oleh psikopat untuk melawan petunjuk potensial agar tidak muncul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI