Buat Alat Baru, NASA Ungkap Dampak Kenaikan Air Laut Global

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Kamis, 12 Agustus 2021 | 11:00 WIB
Buat Alat Baru, NASA Ungkap Dampak Kenaikan Air Laut Global
Ilustrasi permukaan laut naik. [Shutterstock]

Suara.com - NASA menciptakan alat baru untuk menunjukkan visualisasi kenaikan permukaan laut secara global dalam beberapa dekade mendatang.

Alat proyeksi tersebut diumumkan setelah merilis bab pertama Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC).

Dalam laporan tersebut, para ilmuwan mengatakan bahwa krisis iklim cepat, meluas, dan intensif.

Tidak ada wilayah di Bumi yang akan lolos dari perubahan.

Selain itu, para ahli secara tegas menyebut manusia juga berkontribusi memberikan pengaruh.

Sebagian besar berasal dari pembakaran bahan bakar fosil yang memanaskan atmosfer, laut, dan daratan.

Ilustrasi kebakaran. [shutterstock]
Ilustrasi kebakaran. [shutterstock]

Namun, 234 ilmuwan dari 66 negara yang menulis laporan tersebut menekankan bahwa tindakan manusia masih memiliki kekuatan menentukan arah.

"Kami tahu bahwa tidak ada jalan untuk mundur dari beberapa perubahan iklim," kata Ko Barrett, wakil ketua IPCC dan penasihat iklim senior di Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat.

Namun, dia menambahkan, beberapa dari perubahan ini dapat diperlambat dan yang lainnya dapat dihentikan dengan membatasi pemanasan.

Alat yang dihosting di Sea Level Portal NASA tersebut, memberikan tingkat perincian baru tentang bagaimana setiap wilayah di seluruh dunia akan terpengaruh kenaikan permukaan laut di bawah berbagai lintasan emisi.

Dengan memilih opsi dari menu drop-down, pengguna alat dapat memperbesar lokasi di setiap garis pantai antara 2020 hingga 2150.

Hal ini untuk melihat apa yang akan terjadi tergantung pada seberapa cepat kurva melengkung pada pengurangan emisi.

Alat ini juga memberikan gambaran tentang berbagai proses di balik kenaikan permukaan laut seperti mencairnya lapisan es dan gletser, serta sejauh mana air laut mengubah pola sirkulasinya.

Dilansir dari Independent, Kamis (12/8/2021), proyeksi tersebut didasarkan pada kesimpulan laporan IPCC dari data yang dikumpulkan oleh satelit dan instrumen.

Laporan itu menegaskan beberapa konsekuensi yang hampir pasti terjadi di masa depan, seperti kenaikan air laut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatan IPCC : 20 Tahun Lagi Akan Terjadi Bencana Hancurkan Bumi

Peringatan IPCC : 20 Tahun Lagi Akan Terjadi Bencana Hancurkan Bumi

Sulsel | Selasa, 10 Agustus 2021 | 17:51 WIB

Bersiap Kirim Manusia pada 2037, NASA Ciptakan Simulasi Habitat Mars

Bersiap Kirim Manusia pada 2037, NASA Ciptakan Simulasi Habitat Mars

Tekno | Senin, 09 Agustus 2021 | 18:05 WIB

NASA Akan Kirim Misi ke Asteroid Senilai 10.000 Kuadriliun Dolar AS

NASA Akan Kirim Misi ke Asteroid Senilai 10.000 Kuadriliun Dolar AS

Tekno | Senin, 09 Agustus 2021 | 17:40 WIB

PBB: Terlambat Sudah, Dunia Sedang Menuju Kehancuran Akibat Perubahan Iklim

PBB: Terlambat Sudah, Dunia Sedang Menuju Kehancuran Akibat Perubahan Iklim

Tekno | Senin, 09 Agustus 2021 | 17:20 WIB

Percobaan Pertama, NASA Gagal Kumpulkan Sampel Batuan Mars

Percobaan Pertama, NASA Gagal Kumpulkan Sampel Batuan Mars

Tekno | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 12:10 WIB

NASA Bagikan Penampakan 3D dari Kawah Jezero Mars

NASA Bagikan Penampakan 3D dari Kawah Jezero Mars

Tekno | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 09:30 WIB

Terkini

Fitur Strava Subscription Terbaru 2026: Cara Maksimalkan Latihan dengan Rute Pintar, Heatmap

Fitur Strava Subscription Terbaru 2026: Cara Maksimalkan Latihan dengan Rute Pintar, Heatmap

Tekno | Sabtu, 25 April 2026 | 17:00 WIB

Fitur QRIS di Kartu Kredit Resmi Hadir! Honest Card Ubah Cara Bayar Harian Jadi Lebih Fleksibel

Fitur QRIS di Kartu Kredit Resmi Hadir! Honest Card Ubah Cara Bayar Harian Jadi Lebih Fleksibel

Tekno | Sabtu, 25 April 2026 | 14:28 WIB

6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman

6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman

Tekno | Sabtu, 25 April 2026 | 12:06 WIB

Vivo Y6 5G Resmi Meluncur, Bawa Snapdragon 4 Gen 2, Baterai 7200mAh dan Fitur Lampu Unik

Vivo Y6 5G Resmi Meluncur, Bawa Snapdragon 4 Gen 2, Baterai 7200mAh dan Fitur Lampu Unik

Tekno | Sabtu, 25 April 2026 | 11:08 WIB

20 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 25 April 2026: Amankan Vini dan Saliba, Head to Head Terus Menang

20 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 25 April 2026: Amankan Vini dan Saliba, Head to Head Terus Menang

Tekno | Sabtu, 25 April 2026 | 10:35 WIB

20 Kode Redeem FF Terbaru 25 April 2026: Klaim Bundle Gintama dan Diamond, Dijamin Anti Zonk

20 Kode Redeem FF Terbaru 25 April 2026: Klaim Bundle Gintama dan Diamond, Dijamin Anti Zonk

Tekno | Sabtu, 25 April 2026 | 10:13 WIB

Terpopuler: 5 HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaik hingga Rekomendasi HP Motorola Kamera Bagus

Terpopuler: 5 HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaik hingga Rekomendasi HP Motorola Kamera Bagus

Tekno | Sabtu, 25 April 2026 | 06:50 WIB

5 HP Snapdragon 8 Gen 3 Terbaik dengan Layar AMOLED untuk Game Terbaru

5 HP Snapdragon 8 Gen 3 Terbaik dengan Layar AMOLED untuk Game Terbaru

Tekno | Jum'at, 24 April 2026 | 19:45 WIB

7 HP Oppo Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Kamera dan Performa Bagus

7 HP Oppo Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Kamera dan Performa Bagus

Tekno | Jum'at, 24 April 2026 | 18:45 WIB

Ilmuwan AS Tewas dan Hilang Beruntun, dari Peneliti Nuklir hingga Pengamat UFO

Ilmuwan AS Tewas dan Hilang Beruntun, dari Peneliti Nuklir hingga Pengamat UFO

Tekno | Jum'at, 24 April 2026 | 18:41 WIB