Facebook Klaim Hapus 20 Juta Konten Misinformasi COVID-19

Liberty Jemadu

Jum'at, 20 Agustus 2021 | 00:23 WIB
Facebook Klaim Hapus 20 Juta Konten Misinformasi COVID-19
Aplikasi Facebook pada sebuah ponsel pintar Android (Shutterstock).

Suara.com - Facebook dan Instagram mengumumkan telah menghapus lebih dari 20 juta konten yang berisi misinformasi COVID-19 mulai dari awal wabah pada 2020 lalu hingga Juni 2021 kemarin. Meski demikian Facebook tak mengungkap seberapa besar prevalensi informasi palsu terkait COVID-19 di platformnya.

Biasanya Facebook mengukur prevalensi konten-konten negatif seperti ujaran kebencian atau pornografi untuk menunjukkan seberapa sering konten-konten tersebut diakses oleh pengguna.

"Tetapi ketika menyangkut COVID-19, segala sesuatunya berkembang sangat cepat sehingga membuat prevalensi lebih sukar untuk didefinisikan dan diukur," kata Guy Rosen, wakil presiden Facebook bidang integritas pada Rabu (18/8/2021).

Pengumuman ini disampaikan Facebook setelah Pemerintah Amerika Serikat, pada bulan lalu menuding media sosial tersebut sebagai salah satu platform yang paling banyak menyebarkan hoaks dan misinformasi terkait COVID-19.

Gedung Putih menuding ada sekitar 12 akun yang menyebarkan 65 persen misinformasi COVID-19 di Facebook dan mereka masih leluasa untuk menyebarkan berita sesat dalam platform tersebut.

Meski Facebook sudah mengumumkan langkah untuk menghapus konten-konten sesat terkait COVID-19, Gedung Putih masih terus menuding media sosial buatan Mark Zuckerberg itu sebagai biang kekacauan informasi di tengah pandemi.

"Di tengah pandemi, bersikap jujur dan transparan terkait upaya yang dilakukan untuk melindungi kesehatan publik adalah sangat vital, tetapi Facebook terus menolak untuk terbuka soal seberapa banyak misinformasi yang menyebar - dan terus dipromosikan - di platform mereka," kata juru bicara Gedung Putih kepada CNN juga pada Rabu.

Sebelumnya para politikus, termasuk Presiden AS, Joe Biden dan lembaga-lembaga advokasi mengkritik Facebook yang dinilai gagal melawan penyebaran hoaks serta misinformasi COVID-19 di media-media sosialnya.

Di AS dan juga negara lain, Facebook menjadi salah satu media sosial yang paling banyak menyebarkan hoaks terkait COVID-19 dan juga informasi palsu soal vaksin.

baca juga

Facebook sendiri mengakui pihaknya tidak sempurna dalam melawan informasi palsu, tetapi di sisi lain mengatakan sudah bekerja keras untuk menjadi lebih baik.

Rosen mengatakan Facebook memiliki lebih dari 65 kriteria untuk menentukan apakah sebuah konten termasuk dalam misinformasi COVID-19 dan vaksin. Mereka juga mengaku sudah menghapus lebih dari 3000 akun, laman, dan grup yang melanggar ketentuan soal informasi COVID-19 dan vaksin. Selain itu Facebook mengklaim sudah menempelkan peringatan pada lebih dari 190 juta konten terkait COVID-19 pada platformnya. [CNET]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook

India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook

Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:50 WIB

Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia

Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:40 WIB

Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru

Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:40 WIB

Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?

Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:51 WIB

Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads

Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads

Tekno | Kamis, 09 April 2026 | 18:23 WIB

Viral Pengguna FB Bagi Tips Dapat Makanan Gratis dari Shopee, Tuai Kecaman Gegara Rugikan Driver

Viral Pengguna FB Bagi Tips Dapat Makanan Gratis dari Shopee, Tuai Kecaman Gegara Rugikan Driver

Entertainment | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44 WIB

Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan

Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan

Health | Selasa, 10 Februari 2026 | 10:49 WIB

5 Cara Download Video FB yang Diprivasi Lewat HP, Praktis Tanpa Aplikasi

5 Cara Download Video FB yang Diprivasi Lewat HP, Praktis Tanpa Aplikasi

Tekno | Kamis, 11 Desember 2025 | 21:07 WIB

Cara Mendapatkan Uang dari FB Pro bagi Pemula, Bisa Raup Belasan Juta per Bulan

Cara Mendapatkan Uang dari FB Pro bagi Pemula, Bisa Raup Belasan Juta per Bulan

Tekno | Selasa, 09 Desember 2025 | 12:35 WIB

Terkini

Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap

Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT

Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT

Jatim | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram

Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar

Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota

Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Jabar | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi

Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Uang Beredar Juli 2026 Capai Rp10.371,1 Triliun, Kredit Melaju 13 Persen

Uang Beredar Juli 2026 Capai Rp10.371,1 Triliun, Kredit Melaju 13 Persen

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:46 WIB

BEI Gembok Massal 3 Saham, Ini Daftar yang Kena Penghentian Sementara

BEI Gembok Massal 3 Saham, Ini Daftar yang Kena Penghentian Sementara

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:39 WIB

Karena Cinta Itu Sempurna: Arti Kekasih di Hidup yang Tak Selalu Mudah

Karena Cinta Itu Sempurna: Arti Kekasih di Hidup yang Tak Selalu Mudah

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:30 WIB

×