alexametrics

Vaksin DNA Pertama di Dunia Siap Digunakan Lawan Covid-19 di India

Liberty Jemadu
Vaksin DNA Pertama di Dunia Siap Digunakan Lawan Covid-19 di India
India telah berhasil mengembangkan vaksin DNA pertama di dunia untuk melawan Covid-19. Foto: Ilustrasi vaksin. (pixabay)

Di Tanah Air ada Universitas Indonesia yang mengatakan akan mengembangkan vaksin DNA. Tetapi hingga saat ini belum ada kabar lagi soal vaksin dari UI.

Suara.com - Otoritas obat-obatan di India telah memberikan izin penggunaan darurat untuk sebuah vaksin Covid-19 berbasis DNA. Vaksin DNA ini diklaim ampuh melawan Covid-19 varian Delta.

BBC melaporkan pada Sabtu (21/8/2021) bahwa vaksin buatan perusahaan farmasi India, Cadila Healthcare, adalah vaksin DNA pertama di dunia untuk melawan Covid-19.

Setiap orang akan menerima tiga dosis vaksin ZyCoV-D tersebut agar tubuh bisa menghasilkan antibodi Covid-19. Cadila Healthcare berencana memproduksi 120 juta dosis vaksin ZyCoV-D per tahun.

Di Indonesia juga ada rencana untuk membuat vaksin Merah Putih berbasis DNA. Universitas Indonesia adalah pihak yang mengatakan ingin membuat vaksin DNA ini. Meski demikian hingga saat ini belum ada kabar lagi soal vaksin DNA dari UI.

Baca Juga: Vaksin Merah Putih Unair Sekarang Masuk Uji Klinis Tahap Kedua, Target Produksi 2022

Uji klinis terhadap vaksin DNA ini telah digelar di India, dengan melibatkan 28.000 sukarelawan di lebih dari 50 pusat vaksinasi. Dalam uji klinis itu, juga dilibatkan sukarelawan dari usia muda, yakni yang berusia antara 12 sampai 18 tahun.

Hasilnya menunjukkan bahwa vaksin ZyCoV-D 66 persen efektif mencegah sakit bergejala pada orang yang sudah divaksin. Selain itu vaksin ini juga terbukti aman pada anak-anak dan orang dewasa.

Cadila Healthcare mengatakan bahwa vaksinnya manjur karena uji klinis ketiga digelar saat India sedang parah-parahnya disapu gelombang kedua Covid-19 pada Februari sampai Mei 2021. Selain itu vaksin ini juga diyakini ampuh melawan varian Delta, yang memang berasal dari India.

Komentar