Penelitian Terbaru: Bahaya Badai Sitokin,Sempat Bikin Deddy Corbuzier Nyaris Meninggal

Dythia Novianty

Minggu, 22 Agustus 2021 | 11:05 WIB
Penelitian Terbaru: Bahaya Badai Sitokin,Sempat Bikin Deddy Corbuzier Nyaris Meninggal
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Deddy Corbuzier akhirnya buka suara soal alasannya vakumnya dari media sosial beberapa waktu lalu, di mana ia sempat kritis di rumah sakit dan nyaris meninggal.

Kabar tersebut ia umumkan di instagram pribadinya. Ia mengaku positif Covid-19 dan langsung drop.

"Saya sakit. Kritis, hampir meninggal karena badai Cytokine, lucunya dengan keadaan sudah negatif. Yes it's covid," tulis Deddy Corbuzier di instagram pribadinya, Minggu (22/8/2021).

Rupanya, bahaya badai sitokin bisa menyebabkan dampak serius hingga timbulkan kematian.

Para peneliti di University of Alberta mungkin telah menemukan potongan teka-teki baru untuk sepenuhnya memahami Covid-19.

Protein dapat menderegulasi sistem kekebalan dan menyebabkan kondisi jangka panjang yang serius atau sebabkan kematian.

Penampakan protein lonjakan pada SARS-CoV-1 dan SARS-CoV-2 (https://www.eurekalert.org/)
Penampakan protein lonjakan pada SARS-CoV-1 dan SARS-CoV-2 (https://www.eurekalert.org/)

Studi baru menunjukkan pasien Covid-19 memiliki kadar protein yang disebut galectin-9 dalam plasma darah mereka.

Para peneliti juga menemukan hubungan antara peningkatan kadar galektin-9 dan terjadinya "badai sitokin" di dalam tubuh pasien.

Badai sitokin adalah ketika sitokin diproduksi dengan sangat cepat dan dilepaskan dalam jumlah besar, yang menyebabkan peradangan parah, merusak organ dan jaringan dan dapat menyebabkan kematian.

baca juga

Ketika diproduksi pada tingkat normal, sitokin adalah protein yang dilepaskan oleh sel yang dapat melawan infeksi tertentu.

Badai sitokin seperti sistem kekebalan yang terlalu aktif.

Jika pasien selamat dari badai, sistem kekebalan yang dideregulasi dapat menyebabkan apa yang umumnya dikenal sebagai long Covid atau sindrom pasca-Covid.

Dipimpin oleh Dr. Shokrollah Elahi di U of A, yang sebelumnya bekerja dengan pasien HIV, AIDS, dan kanker, tim peneliti menganalisis plasma darah 120 pasien yang mengidap Covid-19.

Mereka menemukan tingkat galektin-9 jauh lebih tinggi daripada pasien dengan HIV atau kanker, dilansir dari CityNews, Minggu (22/8/2021).

Jika anggapan tim benar bahwa pasien Covid-19 dapat diidentifikasi dengan menganalisis sampel darah mereka, itu akan memperkenalkan bentuk baru pengujian Covid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditemukan Bukti Pertama Praktik Menyimpan Barang Orang Meninggal

Ditemukan Bukti Pertama Praktik Menyimpan Barang Orang Meninggal

Tekno | Rabu, 23 Juni 2021 | 09:30 WIB

Awas! Dari Jakarta hingga Surabaya, Daftar Wilayah Indonesia Ini Terancam Tenggelam 2050

Awas! Dari Jakarta hingga Surabaya, Daftar Wilayah Indonesia Ini Terancam Tenggelam 2050

Tekno | Rabu, 16 Juni 2021 | 07:00 WIB

Studi Terbaru Ungkap Manusia Tidak Bisa Hidup Lebih dari 150 Tahun

Studi Terbaru Ungkap Manusia Tidak Bisa Hidup Lebih dari 150 Tahun

Tekno | Minggu, 30 Mei 2021 | 21:05 WIB

Mengenal Badai Sitokin, Kondisi yang Membuat Suami Joanna Alexandra Kritis

Mengenal Badai Sitokin, Kondisi yang Membuat Suami Joanna Alexandra Kritis

Health | Rabu, 05 Mei 2021 | 12:36 WIB

Penumpang Pesawat Naik dari Belakang ke Depan, Berisiko Tinggi Covid-19

Penumpang Pesawat Naik dari Belakang ke Depan, Berisiko Tinggi Covid-19

Tekno | Kamis, 29 April 2021 | 05:45 WIB

Terungkap! Virus Corona Kuno Pernah Melanda Asia Timur 25 Ribu Tahun Lalu

Terungkap! Virus Corona Kuno Pernah Melanda Asia Timur 25 Ribu Tahun Lalu

Tekno | Rabu, 28 April 2021 | 09:30 WIB

Terkini

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:39 WIB

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 07:38 WIB

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter

Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 07:34 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kasir UMKM, Harga Mulai Rp1 Jutaan

4 Rekomendasi Tablet untuk Kasir UMKM, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 07:29 WIB

3 Kelurahan di Bandar Lampung Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

3 Kelurahan di Bandar Lampung Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 07:26 WIB

4 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 30 September 2026, Jujur Bisa Buka Peluang Baru

4 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 30 September 2026, Jujur Bisa Buka Peluang Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:25 WIB

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 07:15 WIB

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:10 WIB

×