Satu Keluarga Ditemukan Tewas Misterius, Ilmuwan Curigai Ganggang Beracun

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 25 Agustus 2021 | 10:44 WIB
Satu Keluarga Ditemukan Tewas Misterius, Ilmuwan Curigai Ganggang Beracun
Salah satu ganggang beracun, Noctiluca scintillan. [Shutterstock]

Suara.com - Baru-baru ini, sebuah keluarga ditemukan tewas di jalur pendakian di sepanjang Sungai Merced, daerah terpencil di Hutan Nasional Sierra, California.

Kematian mereka dinilai misterius karena tidak ada tanda-tanda kerusakan pada tubuh.

Penyelidik sedang mencari kemungkinan bahwa ganggang beracun bisa menjadi penyebabnya.

Namun, seorang peneliti mengatakan bahwa meskipun hal itu mungkin terjadi, tetapi itu tidak biasa.

Berawal dari seseorang yang melaporkan keluarganya menghilang, para penyelidik menemukan mayat pasangan John Gerrish, Ellen Chung, dan anak perempuan (1) bernama Miju, serta seekor anjing, Selasa (17/8/2021).

"Ini adalah situasi yang sangat tidak biasa dan unik. Tidak ada tanda-tanda trauma, tidak ada penyebab kematian yang jelas," kata juru bicara Kantor Sheriff Mariposa County Kristie Mitchell kepada San Francisco Chronicle.

Hutan Nasional Sierra. [Frederic J. Brown/AFP]
Hutan Nasional Sierra. [Frederic J. Brown/AFP]

Menurutnya, tidak ada catatan bunuh diri. Mereka berada di tengah hutan nasional saat sedang mendaki.

Penyelidik secara singkat mempertimbangkan kemungkinan bahwa keluarga tersebut mungkin terkena asap beracun dari tambang yang berada di dekatnya.

Tambang yang terbengkalai dapat mengakumulasi banyak gas mematikan yang berbeda, termasuk metana, karbon monoksida, hidrogen sulfida, dan kadar karbon dioksida yang beracun.

baca juga

Jika seseorang menghirup gas-gas ini, otot-otot akan berhenti merespons secara normal, kesadaran kabur, membuat seseorang tidak sadar, dan meninggal dunia.

Namun, Jeremy Briese, Sheriff Mariposa County mengatakan ia tidak percaya kematian itu terkait dengan tambang di dekatnya.

Briese menambahkan bahwa para penyelidik sedang mempertimbangkan mekarnya ganggang beracun sebagai kemungkinan penyebab kematian.

Dinas Kehutanan Amerika Serikat juga baru-baru ini memasang peringatan tentang ganggang beracun di awal jalan dekat Hites Cove, tempat mayat-mayat itu ditemukan.

Ganggang atau cyanobacteria yang tumbuh di air dapat melepaskan racun yang terkadang dapat meracuni hewan.

Racun ini bisa masuk ke dalam tubuh manusia jika tidak sengaja dikonsumsi, terkena kulit, atau bahkan melalui inhalasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Temukan Energi dari Alga, Potensial untuk Mobil Listrik

Pakar Temukan Energi dari Alga, Potensial untuk Mobil Listrik

Otomotif | Senin, 15 Juni 2020 | 21:00 WIB

Salju Himalaya Mencair, Laut Arab Tercemar Ganggang Hijau Beracun

Salju Himalaya Mencair, Laut Arab Tercemar Ganggang Hijau Beracun

Tekno | Rabu, 06 Mei 2020 | 07:30 WIB

Inilah Fakta Mengerikan di Balik Terjadinya Salju Merah Antarktika

Inilah Fakta Mengerikan di Balik Terjadinya Salju Merah Antarktika

Tekno | Senin, 02 Maret 2020 | 07:26 WIB

Tinggi Antioksidan, Ganggang Merah Jadi Bahan Baku Perawatan Kulit

Tinggi Antioksidan, Ganggang Merah Jadi Bahan Baku Perawatan Kulit

Health | Kamis, 25 Juli 2019 | 19:29 WIB

Asyik Mandi di Pantai 'Pasir Hijau'

Asyik Mandi di Pantai 'Pasir Hijau'

Foto | Selasa, 04 Agustus 2015 | 07:05 WIB

Terkini

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

×