Peniliti Ungkap eHAC Mudah Diretas, 1,3 Juta Data Pengguna Diduga Bocor

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 31 Agustus 2021 | 14:42 WIB
Peniliti Ungkap eHAC Mudah Diretas, 1,3 Juta Data Pengguna Diduga Bocor
Pemeriksaan eHAC di Bandara Bali (Suara.com/Risna Halidi)

Data yang bocor tersebut antara lain nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor paspor, data dan hasil tes Covid-19, data dan nomor telepon rumah sakit.

Sedangkan untuk pengguna warga Indonesia, data yang bocor diperkirakan berupa nama lengkap, nomor KTP, tanggal lahir, kewarganegaraan, pekerjaan, dan foto.

Para peneliti juga menemukan data 226 rumah sakit dan klinik di seluruh Indonesia, serta nama orang yang bertanggung jawab menguji setiap pelancong.

Peneliti juga menemukan kebocoran data dokter yang menjalankan tes, dan informasi tentang berapa banyak tes yang dilakukan setiap hari.

Data yang bocor bahkan memiliki informasi pribadi mengenai orang tua atau kerabat para pelancong serta detail hotel tempat mereka menginap.

Bahkan data anggota staf eHAC yang berisi nama, nomor KTP, nama akun, alamat email, dan kata sandi juga dilaporkan bocor.

"Seandainya data ditemukan oleh peretas jahat atau kriminal, dan dibiarkan mengakumulasi data pada lebih banyak orang, efeknya bisa menghancurkan pada tingkat individu dan masyarakat," imbau para peneliti.

"Sejumlah besar data yang dikumpulkan dan diekspos untuk setiap individu yang menggunakan eHAC membuat mereka sangat rentan terhadap berbagai serangan dan penipuan." tegasnya.

Para peneliti juga memperingatkan jika data tersebut bisa digunakan oleh pelaku kejahatan siber dalam kampanye phishing melalui email, teks, atau panggilan telepon.

baca juga

Data 1,3 juta pengguna yang bocor tersebut juga dikhawatirkan dapat dimanfaatkan oleh pelaku untuk berpura-pura sebagai pejabat kesehatan dan melakukan penipuan.

Lebih parahnya lagi, pelaku peretas juga dapat mengubah data yang ada di aplikasi eHAC, sehingga berpotensi menghambat penanganan Covid-19.

Para peneliti mengimbau kepada pengembang eHAC untuk lebih memberikan jaminan keamanan server, menerapkan aturan akses yang tepat, dan memastikan untuk tidak meninggalkan sistem yang terbuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aplikasi eHAC Diretas dengan Mudah, Jutaan Data Pengguna Tercecer di Internet

Aplikasi eHAC Diretas dengan Mudah, Jutaan Data Pengguna Tercecer di Internet

Tekno | Selasa, 31 Agustus 2021 | 10:36 WIB

Jumlah Kematian Pasien Covid-19 yang Belum Divaksinasi 3 Kali Lebih Besar

Jumlah Kematian Pasien Covid-19 yang Belum Divaksinasi 3 Kali Lebih Besar

News | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 17:56 WIB

4 Syarat Terbang Aman ke Bali Sesuai Ketentuan Pemerintah

4 Syarat Terbang Aman ke Bali Sesuai Ketentuan Pemerintah

Your Say | Senin, 05 Juli 2021 | 09:10 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×