Elon Musk Klaim Starlink Mentransfer Data Mendekati 97% dari Kecepatan Cahaya

Dythia Novianty Suara.Com
Minggu, 05 September 2021 | 09:39 WIB
Elon Musk Klaim Starlink Mentransfer Data Mendekati 97% dari Kecepatan Cahaya
Sekelompok satelit Starlink. [AFP/Marco Langbroek]

Suara.com - Starlink memiliki potensi menghadirkan internet broadband berkecepatan tinggi ke lokasi terpencil.

Bertujuan memberikan layanan internasional, Starlink beroperasi sebagai beta dan terus berkembang.

Satu-satunya downside dalam versi beta adalah kecepatan internet tetapi sepertinya itu akan segera diatasi.

Menanggapi pertanyaan tersebut, CEO SpaceX Elon Musk mengklaim bahwa layanan internet satelit Starlink akan memiliki kemampuan transfer data setinggi kecepatan cahaya.

SpaceX berencana menyebarkan satelit yang dilengkapi laser ke orbit yang akan memainkan peran utama dalam menghilangkan ketergantungan pada stasiun bumi.

Saat ini, jaringan Starlink mengandalkan parabola, satelit, dan stasiun bumi.

Cuitan Elon Musk menjawab soal kecepatan transfer data. [Twitter]
Cuitan Elon Musk menjawab soal kecepatan transfer data. [Twitter]

Dari kelihatannya, perusahaan bertujuan menyingkirkan stasiun-stasiun bumi yang telah terbukti menjadi penghalang untuk transfer data cepat karena waktu yang lama untuk berkomunikasi dengan satelit.

Dengan laser, kecepatan transmisi, seperti yang diklaim Musk, diperkirakan sekitar 40 persen lebih cepat dari biasanya di serat optik.

Akibatnya, kita mungkin menyaksikan kemampuan transfer internet yang sangat cepat tanpa perlu menyentuh tanah.

Baca Juga: Elon Musk Buat Robot Humanoid, Apa Dampaknya untuk Manusia?

Mempertimbangkan pernyataan Musk dan menghitung kecepatan berdasarkan kecepatan yang ada dengan serat optik, Starlink akan dapat mentransfer paket data dengan kecepatan 180.832 mil per detik.

Jika memang akurat, ternyata kecepatan ini sekitar 97 persen dari kecepatan cahaya dalam ruang hampa, dilansir dari Gizmochina, Minggu (5/9/2021).

Musk telah memastikan bahwa Starlink akan segera memotong elemen stasiun bumi dari seluruh Arktik dan menyediakan bandwidth yang cukup juga.

Mempertimbangkan perkembangan cepat di kamp SpaceX, ini sepertinya tidak terlalu mengada-ada.

SpaceX berencana untuk lebih meningkatkan kapasitas data hingga tiga kali lipat, mengurangi latensi hingga 50 ms, dan meningkatkan jangkauan ke wilayah kutub dengan bantuan satelit generasi kedua perusahaan.

Logo SpaceX. [Patrick T. Fallon/AFP]
Logo SpaceX. [Patrick T. Fallon/AFP]

SpaceX juga mempercepat peluncuran sedikit di atas 1.200 satelit Starlink selama beberapa bulan ke depan, tapi mungkin menghadapi sedikit penundaan karena kekurangan pengoksidasi roket dan proses pembuatan satelit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI