Tumbuh Signifikan, Update HarmonyOS 2.0 Tembus 100 Juta Perangkat

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 15 September 2021 | 16:58 WIB
Tumbuh Signifikan, Update HarmonyOS 2.0 Tembus 100 Juta Perangkat
Peluncuran HarmonyOS. [STR/AFP]

Suara.com - Perangkat yang telah menerima update HarmonyOS 2.0 melesat secara signifikan sejak dikenalkan pada tiga bulan yang lalu. Huawei mengklaim bahwa sebanyak 100 juta perangkat sudah memperoleh update HarmonyOS 2.0.

Angka tersebut semacam tonggak sejarah baru bagi perusahaan mengingat mereka tak dapat menggunakan Android karena sanksi dari pemerintah AS.

Pertumbuhan perangkat dengan HarmonyOS 2.0 cukup signifikan dan terlihat menjanjikan. Perusahaan padahal baru mengumumkan pencapaian 90 juta pengguna pada sebelas hari yang lalu.

Melalui akun Twitter Huawei Mobile, perusahaan mengungkapkan bahwa saat ini sudah terdapat lebih dari 100 juta pengguna yang memperoleh pembaruan ke HarmonyOS 2.

"Kami sangat bangga dan bersemangat untuk berbagi bahwa lebih dari 100 juta pengguna telah mendapatkan update HarmonyOS 2. Terima kasih kepada semua orang yang terus mendukung kami. Kami akan terus memberikan pengalaman kelas satu yang inovatif untuk semuanya," tulis akun Twitter Huawei Mobile.

Update HarmonyOS2 tembus 100 juta perangkat. (Twitter/ HuaweiMobile)
Update HarmonyOS2 tembus 100 juta perangkat. (Twitter/ HuaweiMobile)

Dikutip dari GSMArena, Huawei saat ini telah merekrut penguji beta untuk gelombang ke-6 update Android ke HarmonyOS. Update inilah yang menyebabkan pengguna HarmonyOS melonjak tinggi.

HarmonyOS 2 sendiri dikenalkan oleh Huawei pada Juni 2021. Mereka saat itu turut mengumumkan deretan perangkat selain smartphone yang menggunakan sistem operasi terbaru.

Perusahaan memang berambisi melebarkan sayap agar sistem operasi mereka tak sebatas smartphone, melainkan mendukung ekosistem IoT. Huawei sejauh ini mengaplikasikannya pada smartphone, tablet, smartwatch, smart TV, router, dan masih banyak lagi.

Setelah Huawei terkena sanksi dari pemerintah Amerika Serikat, mereka tak bisa lagi menggunakan Google Mobile Services. Deretan perangkat terbaru Huawei terutama smartphone dan tablet kini tak dapat menjalankan sistem operasi Android.

baca juga
Ilustrasi HarmonyOS. (Huawei via NokiaMob)
Ilustrasi HarmonyOS. (Huawei via NokiaMob)

Bersamaan dengan peluncuran HarmonyOS 2, Huawei turut mengumumkan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan update sistem operasi terbaru pada 100 perangkat (termasuk tablet dan smartphone).

Jumlah pengguna yang telah menerima update ke HarmonyOS 2 mencapai 10 juta hanya dalam waktu satu minggu setelah peluncuran.

Dua pekan selanjutnya, basis pengguna HarmonyOS 2 sudah melampaui 18 juta. Perusahaan mengungkapkan bahwa pengguna melampaui 40 juta dalam periode 60 hari setelah peluncuran. Angka semakin meroket menjadi 90 juta pada 10 hari yang lalu.

Sebagian besar pengguna HarmonyOS 2 berada di China karena perusahaan memang menggulirkan update pertama di negara tersebut. Namun mereka secara perlahan mulai menggulirkan HarmonyOS 2 ke luar China. Huawei bahkan baru saja mengonfirmasi bahwa update HarmonyOS akan segera hadir pada smartphone Huawei di Indonesia.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dominasi Smartphone, Google Didenda Korea Selatan Rp2,5 Triliun

Dominasi Smartphone, Google Didenda Korea Selatan Rp2,5 Triliun

Sumbar | Selasa, 14 September 2021 | 18:02 WIB

Tak Gentar Disanksi AS, Huawei Tetap Eksis Siapkan Teknologi 6G

Tak Gentar Disanksi AS, Huawei Tetap Eksis Siapkan Teknologi 6G

Batam | Senin, 13 September 2021 | 20:33 WIB

Cara Membuat Podcast di HP atau Ponsel

Cara Membuat Podcast di HP atau Ponsel

Kalbar | Senin, 13 September 2021 | 12:31 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×