alexametrics

Mengenakan Pakaian Kotor, Diklaim Bisa Menyelamatkan Bumi

Dythia Novianty
Mengenakan Pakaian Kotor, Diklaim Bisa Menyelamatkan Bumi
Ilustrasi pakaian kotor. [Freepik]

Para ahli telah memperingatkan bahwa menggunakan mesin cuci terlalu sering dapat berdampak negatif pada planet ini.

Suara.com - Mengenakan pakaian yang baru dicuci selalu membawa perasaan yang baik, tapi para ahli telah memperingatkan bahwa menggunakan mesin cuci terlalu sering dapat berdampak negatif pada planet ini.

Sebuah laporan dari Society of Chemical Industry mengklaim bahwa orang-orang terlalu sering mencuci pakaian mereka, itu memiliki “dampak lingkungan yang sangat besar”.

Para ahli yang melakukan laporan tersebut menyarankan agar kita hanya mencuci jeans kita sebulan sekali, sementara jumper harus dibersihkan dua minggu sekali, dan piyama harus dibilas seminggu sekali.

Pakaian dalam dan pakaian olahraga tetap harus dicuci setiap habis dipakai, tetapi pakaian dalam idealnya dicuci dengan tangan, bukan di mesin cuci.

Baca Juga: 7 Benda yang Bisa Dibersihkan dengan Mesin Cuci di Rumah, Ternyata Bukan Cuma Pakaian

Atasan apa pun harus dicuci setiap lima kali pakai, bra masuk ke keranjang cucian seminggu sekali, dan gaun antara empat dan enam kali pakai.

Jika menyelamatkan Bumi bukan alasan yang cukup besar untuk mengindahkan peringatan para ahli, laporan tersebut juga mengklaim bahwa mencuci pakaian lebih jarang justru membuat pakaian bertahan lebih lama, menghemat waktu, dan uang Anda.

Ilustrasi mesin cuci. (Pexels.com)
Ilustrasi mesin cuci. (Pexels.com)

Orsola de Castro, salah satu pendiri kelompok pakaian berkelanjutan Fashion Revolution, mengatakan bahwa sebelum mesin cuci ditemukan, mencuci itu melelahkan.

"Jadi ada jutaan cara untuk mencuci lebih sedikit dan membuat pakaian bertahan lama di antara setiap pencucian," ujarnya dilansir dari Mirror, Rabu (22/9/2021).

Perancang busana Stella McCartney, putri legenda Beatles Sir Paul McCartney, juga pernah berbicara tentang tidak mencuci pakaian di masa lalu, mengakui bahwa dia "bukan penggemar" kebersihan.

Baca Juga: Detergen Bubuk vs Detergen Cair, Mana yang Lebih Baik?

Pada 2019, dia berkata bahwa pada dasarnya, dalam hidup, aturan praktis: jika Anda tidak benar-benar harus membersihkan apa pun, jangan bersihkan.

Komentar