Badai Matahari Hantam Bumi, Waspada Gangguan Massal Jaringan Listrik

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:05 WIB
Badai Matahari Hantam Bumi, Waspada Gangguan Massal Jaringan Listrik
Ilustrasi badai Matahari. [Shutterstock]

Suara.com - Badai Matahari yang sangat besar menghantam Bumi pada 11 Oktober lalu, berpotensi mempengaruhi jaringan listrik dan menghasilkan aurora di garis lintang utara.

Lonjakan massa koronal berasal dari Matahari yang disebabkan oleh ledakan besar plasma penghantar listrik.

Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (NOAA), memperingatkan kemungkinan terjadinya fluktuasi jaringan listrik yang lemah.

Selain itu juga ketidakteraturan orientasi satelit yang dapat meningkatkan hambatan pada pesawat di orbit rendah Bumi.

Badan tersebut menilai badai sebagai kategori G2, yang berarti itu memiliki ledakan yang cukup kuat.
NOAA mengatakan badai terus berlanjut hingga 12 Oktober kemarin.

Meskipun badai ini akan relatif lemah, Bumi belum siap untuk menghadapi badai super yang lebih kuat.

Aurora. [Shutterstock]
Aurora. [Shutterstock]

Sebelumnya, pada 15 Mei 1921, kebakaran terjadi di ruang kontrol listrik dan telegraf di beberapa bagian dunia, termasuk di Amerika Serikat dan Inggris karena kekuatan New York Railroad Storm.

Dilansir dari Independent, Rabu (13/10/2021), badai seperti ini terjadi sekali dalam setiap 100 tahun dan dapat menyebabkan "kiamat internet" di mana seluruh jaringan terputus di Bumi.

"Ejeksi Massa Koronal (CME) melibatkan emisi materi bermuatan listrik dan medan magnet yang menyertainya ke luar angkasa," kata Dr Sangeetha Abdu Jyothi dari University of California.

baca juga

Ketika menghantam Bumi, dia menambahkan, itu berinteraksi dengan medan magnet bumi dan menghasilkan Arus Induksi Geomagnetik (GIC) di kerak bumi.

Meskipun dalam penggunaan kabel internet jarak jauh saat ini, serat optik kebal terhadap GIC.

Tetapi kabel ini juga memiliki repeater bertenaga listrik pada interval sekitar 100 km, yang rentan terhadap kerusakan jika badai Matahari super terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Peringatkan Badai Matahari Bisa Sebabkan Kiamat Internet

Ilmuwan Peringatkan Badai Matahari Bisa Sebabkan Kiamat Internet

Tekno | Selasa, 07 September 2021 | 08:15 WIB

Ngeri! NASA Bagikan Penampakan Badai Terburuk Ida dari Luar Angkasa

Ngeri! NASA Bagikan Penampakan Badai Terburuk Ida dari Luar Angkasa

Tekno | Rabu, 01 September 2021 | 19:18 WIB

Dunia Maya Tamat, Laura Theux Bilang Begini

Dunia Maya Tamat, Laura Theux Bilang Begini

Entertainment | Minggu, 29 Agustus 2021 | 20:15 WIB

Matahari Tenggelam Selama Dua Bulan di Kota Ini, Simak Fakta Menariknya!

Matahari Tenggelam Selama Dua Bulan di Kota Ini, Simak Fakta Menariknya!

Your Say | Kamis, 26 Agustus 2021 | 16:11 WIB

NOAA Catatkan Juli Terpanas dalam Sejarah, Wilayah Ini Nomor 1

NOAA Catatkan Juli Terpanas dalam Sejarah, Wilayah Ini Nomor 1

Tekno | Minggu, 15 Agustus 2021 | 09:47 WIB

Jupiter Alami Krisis Energi Misterius, Ilmuwan Ungkap Penyebabnya

Jupiter Alami Krisis Energi Misterius, Ilmuwan Ungkap Penyebabnya

Tekno | Selasa, 10 Agustus 2021 | 20:35 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×