Indef: Pemasaran Digital Kunci UMKM Bertahan di Tengah Pandemi

Liberty Jemadu

Kamis, 14 Oktober 2021 | 21:53 WIB
Indef: Pemasaran Digital Kunci UMKM Bertahan di Tengah Pandemi
Ilustrasi UMKM. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menyebut proses pemasaran digital menjadi salah satu cara yang banyak dipilih pelaku UMKM untuk bisa bertahan di masa pandemi COVID-19.

Tauhid dalam diskusi daring Kunci Sukses UMKM Menyambut Akhir Tahun Bersama Shopee 11.11 yang dipantau di Jakarta, Kamis (14/10/2021) mengungkapkan sejumlah penyesuaian yang dilakukan UMKM untuk merespon COVID-19 di antaranya digitalisasi, menggelontorkan tambahan modal, serta mengeluarkan produk baru.

"Menurut survei Bank Dunia, banyak pelaku UMKM yang akhirnya melakukan penyesuaian atau adjustment dalam rangka merespon COVID-19. Di antara tiga penyesuaian ini, melakukan proses pemasaran digital itu jadi salah satu cara mereka survive (bertahan)," jelasnya.

Tauhid menuturkan, langkah penyesuaian yang dilakukan UMKM itu juga tercermin dari capaian UMKM Go Digital yang ternyata melebihi target yang disasar pemerintah.

"Dari target 13 juta UMKM, sampai kemarin, berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlahnya sudah mencapai sekitar 15,3 juta UMKM yang go digital," katanya.

Pemerintah sendiri menargetkan ada sekitar 30 juta UMKM yang bisa go digital dan masuk ekosistem digital pada 2024 mendatang.

"Saya kira ini jawaban mengapa di tahun 2021 ini banyak UMKM yang cepat pulih, bahkan muncul usaha-usaha baru di tengah situasi pandemi," tuturnya.

Tauhid mengatakan seiring dengan pemulihan ekonomi yang terjadi di tahun kedua pandemi, sektor UMKM juga mengalami pemulihan yang signifikan. Jika pada 2020 lalu sekitar 48 persen UMKM terpaksa harus tutup karena terdampak COVID-19, namun di 2021 ini, jumlah UMKM yang tutup berkurang jadi tinggal 5 persen saja untuk kelompok usaha mikro dan kecil.

Tidak hanya itu, ia juga mencatat kondisi keuangan UMKM yang pada 2020 sangat buruk karena tak memiliki dana cadangan, pada tahun 2021 kondisinya membaik.

baca juga

"Terjadi perbaikan dari kondisi UMKM yang semula tak punya cash itu sekitar 55,8 persen, sekarang membaik jadi hanya 28 persen. Jadi yang tadinya tidak ada uang untuk kelanjutan usaha dan sehari-hari, sekarang (jumlahnya) semakin sedikit. Artinya terjadi perbaikan," katanya.

Tauhid menambahkan, perbaikan-perbaikan tersebut juga terjadi seiring dengan perkembangan transaksi di e-commerce. Ia menduga, hal ini pulalah yang jadi pendorong menurunnya UMKM yang tutup serta bertambahnya usaha-usaha baru.

"BI (Bank Indonesia) juga memperkirakan terjadi kenaikan transaksi e-commerce pada 2021 hingga sekitar Rp395 triliun," ujar Tauhid. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena AI Slop: Mengapa Poster UMKM Makin Seragam dan Bikin Kita Bosan?

Fenomena AI Slop: Mengapa Poster UMKM Makin Seragam dan Bikin Kita Bosan?

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Mengapa Klasifikasi Ojol Sebagai UMKM Jadi Kunci Akses Modal Tanpa Jaminan?

Mengapa Klasifikasi Ojol Sebagai UMKM Jadi Kunci Akses Modal Tanpa Jaminan?

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Inovasi Fintech Berubah Jadi Gerakan Lari dan Pemberdayaan UMKM

Inovasi Fintech Berubah Jadi Gerakan Lari dan Pemberdayaan UMKM

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:29 WIB

PNM Ajak Nasabah Mekaar Studi Banding, Dorong Inovasi Usaha Ultra Mikro

PNM Ajak Nasabah Mekaar Studi Banding, Dorong Inovasi Usaha Ultra Mikro

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Hadir di Code.Strt 2026, BRImo Tawarkan Transaksi Praktis dan Cashback hingga Rp50 Ribu

Hadir di Code.Strt 2026, BRImo Tawarkan Transaksi Praktis dan Cashback hingga Rp50 Ribu

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Lewat Sentuhan Korporasi, UMKM Desa Les Naik Kelas

Lewat Sentuhan Korporasi, UMKM Desa Les Naik Kelas

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Candu Solusi Instan: Pemberdayaan UMKM atau Kegagalan Cipta Lapangan Kerja?

Candu Solusi Instan: Pemberdayaan UMKM atau Kegagalan Cipta Lapangan Kerja?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:00 WIB

INDEF Ingatkan Bahlil, Tambahan Kuota Tambang Jangan Asal Tambah Produksi

INDEF Ingatkan Bahlil, Tambahan Kuota Tambang Jangan Asal Tambah Produksi

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:30 WIB

BRI Buka Program BRIncubator 2026, Dukung UMKM Go Global

BRI Buka Program BRIncubator 2026, Dukung UMKM Go Global

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:47 WIB

BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026

BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×