Salut! Ini Astronot Perempuan Pertama Tugas di Stasiun Luar Angkasa Baru China

Dythia Novianty

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 05:46 WIB
Salut! Ini Astronot Perempuan Pertama Tugas di Stasiun Luar Angkasa Baru China
Astronot perempuan China, Wang Yaping. [STR/AFP]

Suara.com - Astronot perempuan pertama ditugaskan di stasiun luar angkasa baru China.

Wang Yaping (41), ikut dalam peluncuran pesawat ruang angkasa Shenzhou-13, Sabtu pagi (15/10/2021), waktu setempat.

Ini menjadi momen penting bagi astronot perempuan dan program luar angkasa negara yang berkembang pesat.

Wang Yaping adalah bagian dari tim beranggotakan tiga orang yang menuju stasiun ruang angkasa Tiangong (Istana Surgawi).

Ia diharapkan menjadi perempuan China pertama yang melakukan perjalanan ruang angkasa.

Tujuan China untuk menyelesaikan stasiun dan memiliki awak penuh pada Desember 2022 adalah target yang ambisius tetapi tampaknya berada di jalurnya.

Astronot perempuan China, Wang Yaping (tengah). [CCTV/AFP]
Astronot perempuan China, Wang Yaping (tengah). [CCTV/AFP]

Bulan lalu, tiga astronot China lainnya berhasil menyelesaikan masa tinggal tiga bulan di pesawat.

Mereka mengerjakan modul inti stasiun dan melakukan dua perjalanan ruang angkasa untuk memasang peralatan.

Kali ini, tim Wang Yaping akan tinggal selama 183 hari dan menjadi tugas terlama di luar angkasa oleh astronot China. Dia akan didampingi komandan misi Zhai Zhigang (55) dan Ye Guangfu (41).

baca juga

Pesawat ruang angkasa mereka dijadwalkan lepas landas dari Gurun Gobi di barat laut China pada pukul 12:23 waktu Beijing pada Sabtu (12:23 malam ET Jumat), Program Luar Angkasa Berawak China.

Persiapan untuk mereka tinggal sudah lama dilakukan. Bulan lalu, sebuah kapal kargo mengirimkan 6 metrik ton makanan, air, botol oksigen, pakaian antariksa, dan kebutuhan lainnya ke stasiun.

Ini akan menjadi misi luar angkasa kedua Wang, sebagaimana melansir laman CNN, Sabtu (16/10/2021).

Seorang mayor di Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China dan pilot pesawat angkut, dia direkrut sebagai calon astronot pada 2010.

Pada 2013, ia menghabiskan 15 hari di orbit dengan misi Shenzhou-10.

Dari modul stasiun ruang angkasa percobaan, Wang Yaping memberikan kuliah sains kepada 60 juta siswa di seluruh China.

"Ketika saya melihat ke luar jendela untuk pertama kalinya, saya menyadari arti sebenarnya dari kekuatan kehidupan ... keindahan semacam itu di luar pemahaman," katanya.

Stasiun Luar Angkasa China, Tianhe. [China Manned Space Engineering Office/CNS/AFP]
Stasiun Luar Angkasa China, Tianhe. [China Manned Space Engineering Office/CNS/AFP]

Menurut Wang Yaping, program luar angkasa berawak tanpa astronot perempuan tidak akan lengkap.

"Kami para astronot perempuan memiliki berat yang lebih ringan (daripada lelaki dan) itu lebih ekonomis untuk misi tersebut," jelasnya.

Wang Yaping adalah perempuan kedua China di luar angkasa, setelah sesama astronot Liu Yang.

Pada 2012, Liu membuat sejarah dengan bergabung dengan awak tiga orang di pesawat ruang angkasa Shenzhou-9, menjadi tonggak sejarah yang dirayakan oleh perempuan di seluruh China.

Misi luar angkasa Liu datang 49 tahun setelah Uni Soviet menempatkan Valentina Tereshkova ke luar angkasa, menjadikannya astronot perempuan pertama di dunia di luar angkasa.

Menurut NASA, pada Maret tahun ini, 65 perempuan telah terbang di luar angkasa, termasuk kosmonot, astronot, spesialis muatan, dan peserta stasiun luar angkasa.

Pada 1983, astronot dan fisikawan Sally Ride menjadi perempuan Amerika pertama di luar angkasa, tetapi saat itu, industri luar angkasa yang didominasi lelaki tampaknya tidak mengerti apa-apa tentang kebutuhan perempuan.

Saat Ride bersiap untuk perjalanannya di Space Shuttle STS-7, para insinyur NASA dengan terkenal menanyakan berapa banyak tampon yang mungkin dia butuhkan selama seminggu di orbit.

Penelitiannya menemukan bahwa sebagian besar astronot perempuan memilih menggunakan kontrasepsi dan menunda menstruasi mereka, baik untuk persiapan maupun selama penerbangan luar angkasa.

Untuk misi yang berlangsung beberapa minggu, astronot dapat menggunakan kontrasepsi oral untuk mengatur waktu siklus mereka.

Astronot China. [STR/AFP]
Astronot China. [STR/AFP]

Menurut media pemerintah China, di antara persediaan yang dikirim ke stasiun luar angkasa Tiangong adalah 60 botol toner, 30 botol serum dan 30 botol krim wajah, serta produk-produk kebersihan perempuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Alasan NASA Ingin Mengirim Astronot Perempuan Pertama ke Bulan

Ini Alasan NASA Ingin Mengirim Astronot Perempuan Pertama ke Bulan

Tekno | Selasa, 13 April 2021 | 14:30 WIB

Toilet Antariksa Baru NASA Kini Lebih Mudah Digunakan Astronot Perempuan

Toilet Antariksa Baru NASA Kini Lebih Mudah Digunakan Astronot Perempuan

Tekno | Senin, 05 Oktober 2020 | 13:00 WIB

NASA Tunjuk Astronot Perempuan Pertama yang Akan Berangkat ke Bulan

NASA Tunjuk Astronot Perempuan Pertama yang Akan Berangkat ke Bulan

Tekno | Rabu, 23 September 2020 | 08:45 WIB

Kembali ke Bumi, Pertemuan Astronot dengan Anjingnya Ini Bikin Haru

Kembali ke Bumi, Pertemuan Astronot dengan Anjingnya Ini Bikin Haru

Tekno | Selasa, 18 Februari 2020 | 08:39 WIB

Dua Astronot Perempuan Berhasil Lakukan Spacewalk di Luar ISS

Dua Astronot Perempuan Berhasil Lakukan Spacewalk di Luar ISS

Tekno | Minggu, 20 Oktober 2019 | 10:53 WIB

Pertama dalam Sejarah: 2 Astronot Perempuan Lakukan Spacewalk di Antariksa

Pertama dalam Sejarah: 2 Astronot Perempuan Lakukan Spacewalk di Antariksa

Tekno | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 22:12 WIB

Terkini

Apa Arti Weton Tulang Wangi dalam Primbon Jawa?

Apa Arti Weton Tulang Wangi dalam Primbon Jawa?

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Perbandingan Skin Tint Somethinc vs Rose All Day, Mana yang Lebih Tahan Minyak?

Perbandingan Skin Tint Somethinc vs Rose All Day, Mana yang Lebih Tahan Minyak?

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:25 WIB

My Lovely Journey: Pengingat untuk yang Merasa Hidup Jalan di Tempat

My Lovely Journey: Pengingat untuk yang Merasa Hidup Jalan di Tempat

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:25 WIB

5 Rekomendasi Eyeliner Pensil Serut yang Waterproof, Pigmented dan Tahan Lama

5 Rekomendasi Eyeliner Pensil Serut yang Waterproof, Pigmented dan Tahan Lama

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:09 WIB

Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez

Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Api Sore Hari

Api Sore Hari

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi

Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru

Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV

Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:25 WIB

×