Array

KPAI Lapor Bareskrim, BSSN, dan Kominfo Soal Kebocoran Data di Forum Online

Kamis, 21 Oktober 2021 | 21:56 WIB
KPAI Lapor Bareskrim, BSSN, dan Kominfo Soal Kebocoran Data di Forum Online
Ketua KPAI, Susanto. (tangkap layar/ist)

Suara.com - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto telah mengkonfirmasi database KPAI benar diretas dan disebar di RaidForum.

"Merespon pemberitaan di media terkait database KPAI, perlu kami sampaikan bahwa saat ini telah terjadi pencurian database KPAI," ujar Susanto dalam pernyataan yang diterima Suara.com, Kamis (21/10/2021).

Ia juga sudah melapor ke Badan Reserse Kriminal Kepolisian atau Bareskrim Polri, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), hingga Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Secara rinci, Susanto menyebut KPAI sudah menyampaikan laporan ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri pada 18 Oktober 2021. Kemudian KPAI sudah menyampaikan surat ke BBSN tertanggal 19 Oktober 2021.

Selanjutnya per 21 Oktober 2021 atau hari ini, KPAI juga telah berkirim surat kepada Menteri Kominfo untuk menindaklanjuti kebocoran data.

"Menindaklanjuti surat tersebut, Direktorat Siber Mabes Polri dan Badan Siber dan Sandi Negara telah berkoordinasi dengan KPAI untuk langkah-langkah selanjutnya dan KPAI telah melakukan mitigasi untuk menjaga keamanan data," tutur Susanto.

Lebih lanjut, Susanto mengklaim kasus pencurian data ini tidak mengganggu layanan pengaduan KPAI.

"Layanan tetap berjalan dan aman," jelasnya.

Sebelumnya Komisioner KPAI, Jasra Putra juga membenarkan jika data-data lembaganya telah diretas. Ia mengatakan data-data yang dirampas itu berasal dari layanan pengaduan online dalam situs resmi KPAI,

Baca Juga: Data-data yang Bocor dari KPAI Diduga Valid

"Kami punya sistem pengaduan online berbasis website kpai.go.id, diduga data ini yang diretas," kata Jasra melalui pesan singkat kepada Antara, Kamis (21/10/2021).

Sebelumnya diberitakan bahwa data-data diduga milik KPAI disebar dan dijual di forum online. Pengguna forum dengan nama C77 mengaku telah memperoleh data-data tersebut dengan membobol keamanan situs KPAI yang disebutnya sangat lemah.

Data-data yang diperjualbelikan itu terdiri dari dua file, yakni kpai_pengaduan_csv dan kpai_pengaduan_csv.

Data-data KPAI yang dirampas ini terdiri dari id, nama, nomor identitas, kewarganegaraan, telepon, hp, agama, pekerjaan, pendidikan, alamat, email, tempat lahir, tanggal lahir, jenis kelamin, provinsi, kota, hingga usia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI