Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:49 WIB
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
Diyah Puspitarini, Komisioner KPAI (kanan) di Kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat. [Suara.com/Rena Pangesti]
baca 10 detik
  • KPAI menduga kasus bunuh diri anak di Ngada, NTT, melibatkan faktor perundungan dan pengasuhan selain kemiskinan ekstrem.
  • KPAI mendorong penegak hukum menyelidiki kasus secara mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kematian anak tersebut.
  • Faktor utama kasus anak mengakhiri hidup sejak 2023 meliputi perundungan, pengasuhan bermasalah, dan faktor ekonomi.

Suara.com - Kasus anak usia 10 tahun yang mengakhiri hidup di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai tidak bisa disederhanakan hanya sebagai persoalan kemiskinan ekstrem. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menduga, anak tersebut juga berpotensi menjadi korban perundungan atau bullying sehingga meminta aparat penegak hukum mengembangkan penanganan kasus secara lebih mendalam.

Komisioner KPAI Diyah Puspitarini menyebutkan kalau besar kemungkinan ada faktor salah pengasuhan di balik tragedi tersebut.

“KPAI meminta pada kasus ini agar dibuka lebar atau dikembangkan, karena kami khawatir bukan hanya persoalan miskin ekstrim saja, tetapi juga bisa jadi faktor pengasuhan. Ini kan sudah jelas, pengasuhan yang tidak sesuai, tidak positif, kemudian ditambah juga jangan-jangan anak ini dibully karena dia tidak punya buku, tidak punya pena. Maka kami minta untuk dikembangkan,” kata Diyah kepada suara.com, dihubungi Rabu (4/2/2026).

KPAI mendorong agar aparat penegak hukum tidak menutup kasus iitu secara cepat tanpa penyelidikan menyeluruh.

“Hak anak yang sudah meninggal adalah mendapatkan kejelasan penyebab kematiannya,” kata Diyah.

Ia menilai, kejelasan tersebut penting untuk mencegah kasus serupa terulang dan menghindarkan anak dari stigma negatif. KPAI juga meminta aparat melibatkan berbagai pihak, termasuk psikolog, tim forensik, dan pekerja sosial dari dinas sosial, agar duduk perkara kasus benar-benar terungkap.

Diyah mengungkap kalau sejak 2023 pihaknya telah mencermati berbagai kasus anak mengakhiri hidup dengan pola penyebab yang berulang. Perundungan atau bullying jadi salah satu faktor penyebab dari fenomena tersebut.

“Sejak tahun 2023 saya mendalami kasus anak mengakhiri hidup di Indonesia. Faktor penyebabnya paling banyak memang karena bullying, kemudian kedua karena pengasuhan yang bermasalah di rumah, dan yang ketiga faktor ekonomi, keempat ada faktor game online, kelima juga faktor asmara,” ucapnya.

Menurut Diyah, faktor-faktor tersebut tidak selalu berdiri sendiri. Dalam kasus Ngada, KPAI melihat persoalan ekonomi berkelindan dengan faktor lain yang belum sepenuhnya terungkap.

baca juga

“Apakah kemudian untuk anak mengakhiri hidup ini berdiri sendiri, bisa iya, bisa tidak. Di kasus Ngada ini, kami melihat memang faktor ekonomi menjadikan anak mengakhiri hidup itu ada beberapa, bahkan setiap tahun selalu ada seperti ini. Tetapi mirisnya karena memang ini enggak bisa beli buku,” ujarnya.

Atas dasar itu, Diyah menyebut, kondisi tersebut membuka kemungkinan adanya tekanan sosial lain yang dialami anak, termasuk potensi perundungan di lingkungan sekitar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!

Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:42 WIB

Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin

Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 20:45 WIB

Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki

Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 20:33 WIB

Terkini

Penyelam Sempat Tersengat Listrik Saat Evakuasi Helikopter TNI, Ini Kondisi di Lokasi

Penyelam Sempat Tersengat Listrik Saat Evakuasi Helikopter TNI, Ini Kondisi di Lokasi

Kalbar | Jum'at, 06 November 2026 | 20:17 WIB

Fenomena Blind Box: Antara Sensasi Kejutan hingga Risiko Perilaku Konsumtif

Fenomena Blind Box: Antara Sensasi Kejutan hingga Risiko Perilaku Konsumtif

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 20:15 WIB

Nama Teddy Ikut Disorot dalam Kasus Penyadapan Prabowo, Pengamat Singgung Loyalis Jokowi

Nama Teddy Ikut Disorot dalam Kasus Penyadapan Prabowo, Pengamat Singgung Loyalis Jokowi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:13 WIB

Kobaran Api Mengamuk di Bintaro, 71 Personel dan 16 Mobil Damkar Dikerahkan

Kobaran Api Mengamuk di Bintaro, 71 Personel dan 16 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:10 WIB

Pemulihan Korban Gempa NTT Belum Tuntas, Bantuan Terus Mengalir ke 21 Desa

Pemulihan Korban Gempa NTT Belum Tuntas, Bantuan Terus Mengalir ke 21 Desa

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:10 WIB

Berapa Biaya Mutasi SIM Antar Daerah jika Pindah Domisili KTP? Ini Syaratnya

Berapa Biaya Mutasi SIM Antar Daerah jika Pindah Domisili KTP? Ini Syaratnya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 20:10 WIB

Rangkap Kepentingan Bisnis, Kelayakan Petinggi Danantara Dipertanyakan

Rangkap Kepentingan Bisnis, Kelayakan Petinggi Danantara Dipertanyakan

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 20:05 WIB

KPK Sebut Penyitaan Uang Rp2 Miliar dari Bobby Rosyidin Tak Terkait PT KAI

KPK Sebut Penyitaan Uang Rp2 Miliar dari Bobby Rosyidin Tak Terkait PT KAI

News | Jum'at, 06 November 2026 | 20:02 WIB

Dihujat Netizen Gara-Gara Kasihani Jokowi, Tantri Kotak Akhirnya Hapus Postingan

Dihujat Netizen Gara-Gara Kasihani Jokowi, Tantri Kotak Akhirnya Hapus Postingan

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 20:02 WIB

Desil 4-6 Dapat Bansos Apa Saja, Ini Rincian dan Cara Cek Data Kemensos

Desil 4-6 Dapat Bansos Apa Saja, Ini Rincian dan Cara Cek Data Kemensos

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:53 WIB

×