alexametrics

Konsumen Gojek Tetap Loyal Meski Sedang Tak Ada Promo

Liberty Jemadu | Dicky Prastya
Konsumen Gojek Tetap Loyal Meski Sedang Tak Ada Promo
Aplikasi Gojek. [Screenshot/ Tivan Rahmat]

Sebanyak 86 persen konsumen tetap menggunakan ekosistem Gojek meskipun tanpa promo.

Suara.com - Para peneliti dari Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) merilis riset baru yang mengklaim konsumen Gojek tetap loyal meskipun sedang tidak ada promo.

Dalam riset bertajuk Dampak Ekosistem Gojek terhadap Perekonomian Indonesia 2021: Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional, sebanyak 86 persen konsumen tetap menggunakan ekosistem Gojek meskipun tanpa promo. Sementara hanya 14 persen yang menyatakan tidak.

"Mayoritas konsumen yang pernah menggunakan layanan Gojek, lebih sering atau selalu menggunakan layanan Gojek dibandingkan layanan serupa, meskipun tanpa promo," kata Alfindra Primaldhi selaku Peneliti LD FEB UI dalam diskusi virtual yang digelar Kamis (22/10/2021).

Alfindra juga menyampaikan bahwa konsumen juga lebih sering atau selalu menggunakan ekosistem Gojek dibandingkan layanan serupa. Adapun ekosistem Gojek yang dimaksud yakni GoFood, GoCar, GoRide, GoSend, hingga GoMart.

Baca Juga: Ekosistem Gojek Berkontribusi Rp 249 Triliun ke PDB pada 2021

Rincinya, konsumen memilih ekosistem Gojek lewat GoFood dengan persentase 90 persen, GoCar 89 persen, GoRide 81 persen, GoSend 77 persen, dan GoMart 67 persen.

Tak hanya loyal, Alfindra menemukan konsumen Gojek juga tidak ragu untuk merekomendasikan layanan yang mereka pakai ke orang lain.

Dalam risetnya, konsumen Gojek memilih merekomendasikan GoFood ke orang lain dengan persentase 89 persen, GoCar 84 persen, GoMart 83 persen, GoRide 83 persen, dan GoSend 82 persen.

Riset yang dilakukan LD FEB UI ini dijalankan pada minggu pertama hingga ketiga Agustus 2021 dengan melibatkan total responden 47.218 orang.

Responden ini terbagi dalam mitra driver GoRide sebanyak 10.837 orang, mitra driver GoCar 9.759 orang, mitra driver GoSend dan GoKilat 7.228 orang, mitra usaha GoFood 4.363 orang, social seller 1.728 orang, dan konsumen 8.559 orang.

Baca Juga: Sambut IPO, GoTo Dapat Kucuran Dana Rp5,6 Triliun Dari Investor Abu Dhabi

Adapun 95 persen responden tersebar di 21 kota, yakni Manado, Samarinda, Balikpapan, Pekanbaru, Makassar, Palembang, Lampung, Medan, Denpasar, Solo, Tangerang Selatan, Depok, Semarang, Malang, Bogor, Yogyakarta, Tangerang, Bekasi, Surabaya, Bandung, dan Jakarta.

Komentar