alexametrics

5 Contoh Hewan Ovovivipar, Apa Saja?

Rifan Aditya
5 Contoh Hewan Ovovivipar, Apa Saja?
5 Contoh Hewan Ovovivipar, Apa Saja? - Ilustrasi kuda laut. (freedigitalphotos)

Hewan ovovivipar merupakan salah satu cara berkembang biak dengan cara mengmbangkan telur di dalam tubuh induknya. Apa saja contoh hewan ovovivipar itu?

Suara.com - Hewan ovovivipar adalah salah satu cara berkembang biak dengan cara mengmbangkan telur di dalam tubuh induknya. Apa saja contoh hewan ovovivipar itu?

Perlu kalian ketahui, cadangan makanan yang diperoleh embrio berasal dari dalam telur bukan dari induknya. Melansir dari animalwised, berikut penjelasan contoh hewan ovovipar.

1. Kuda laut

Contoh hewan ovovivipar yang pertama adalah kuda laut (Hippocampus). Ia juga dikenal sebagai hippocampus. Bisa dibilang kuda laut adalah contoh hewan ovovivipar yang agak aneh, karena mereka lahir dari telur yang diinkubasi di dalam kuda laut jantan.

Baca Juga: Macam-macam Hewan Ovovivivar Lengkap dengan Cara Perkembangbiakannya

Selama pembuahan, kuda laut betina mentransfer telur ke jantan, yang menampungnya di dalam kantung selama periode perkembangan dan telur pun ditetaskan.

2. Platipus

Platipus (Ornithorhynchus anatinus) adalah contoh hewan ovovivipar berikutnya. Ia biasanya ditemukan di wilayah Australia dan sekitarnya. Meskipun mamalia, ia memiliki paruh seperti bebek dan kaki berselaput, untuk beradaptasi dengan kehidupan air.

Selain itu, platipus memiliki taji beracun di pergelangan kakinya, menjadikannya salah satu dari sedikit mamalia berbisa yang ada. Walaupun ia disebut sebagai hewan ovovivipar, platipus bertelur dan tidak segera menetas setelah bertelur, meskipun mereka melakukannya dalam waktu yang relatif singkat (kurang dari dua minggu), selama waktu itu ibu mengerami telur-telur ini di sebuah sarang. Ketika bayi meninggalkan telur, mereka memakan susu yang diproduksi oleh ibu.

3. Ular asp

Baca Juga: Ilmuwan Temukan Kerangka Korban Serangan Hiu Tertua di Dunia

Vipera aspis atau dikenal sebagai "asp" merupakan reptil yang tersebar di sebagian besar Eropa Mediterania, termasuk daerah tertentu di Spanyol, dan meskipun tidak agresif dengan manusia atau sangat mudah ditemukan, ia sangat beracun.

Komentar