alexametrics

Profil Parag Agrawal, CEO Twitter Baru Pengganti Jack Dorsey

RR Ukirsari Manggalani | Dicky Prastya
Profil Parag Agrawal, CEO Twitter Baru Pengganti Jack Dorsey
Parag Agrawal dan Vineeta Agrawal [Indiatoday.in, Twitter timeline].

Parag Agrawal mendapatkan gelar PhD di bidang filsafat dan ilmu komputer, Stanford University.

Suara.com - Jack Dorsey baru saja mengundurkan diri dari CEO Twitter pada Senin malam. Posisi Dorsey kini digantikan Parag Agrawal yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Technology Officer (CTO) Twitter.

Parag Agrawal sendiri bukan orang baru di Twitter. Pria asal India ini telah bekerja lebih dari satu dekade di perusahaan media sosial berlogo burung biru tersebut.

Latar belakang pendidikan Agrawal dimulai saat ia menerima gelar sarjana ilmu komputer dan teknik dari Indian Institute of Technology, Bombay. Ia melanjutkan pendidikannya dengan mendapat gelar PhD di bidang filsafat dan ilmu komputer, Stanford University, pada 2005-2012.

CEO dan pendiri Twitter, Jack Dorsey berbicara dalam sebuah pertemuan dengan pelajar India di New Delhi, 22 November 2018. [AFP/Prakash Singh]
CEO dan pendiri Twitter, Jack Dorsey [AFP/Prakash Singh]

Dikutip dari akun LinkedIn, Agrawal sudah mulai bekerja di perusahaan teknologi besar seperti Microsoft selama empat bulan. Kemudian ia melanjutkan ke divisi penelitian di Yahoo dan AT&T.

Baca Juga: Jack Dorsey Dikabarkan Mundur dari Jabatan CEO Twitter

Barulah pada 2011 Agrawal memulai karirnya di Twitter, beberapa bulan setelah Dorsey ditunjuk kembali jadi CEO Twitter. Dorsey sempat dicopot dari posisi teratas pada 2008.

Saat memulai karir di Twitter, Agrawal mengerjakan sebuah proyek terkait peningkatan relevansi tweet pengguna pada timeline dan pertumbuhan audiens di platform.

Dari sana, ia mendapatkan gelar "distinguished engineer" dari Forbes karena kinerjanya pada pertumbuhan audiens Twitter. Agrawal kemudian diangkat sebagai CTO Twitter pada 2018, tujuh tahun setelah berdedikasi di Twitter.

Selama menjabat CTO, Agrawal fokus pada penerapan skala machine learning dan pendekatan kecerdasan buatan (AI). Ia menerapkannya untuk mendeteksi akun bot hingga memberi label konten berpotensi berbahaya yang tersebar di Twitter.

Kemudian pada 2019, Agrawal terlibat dalam Bluesky. Ini adalah sebuah proyek yang didanai Twitter untuk menciptakan media sosial bersifat desentralisasi.

Baca Juga: Bos Twitter Ejek Rencana Mark Zuckerberg soal Facebook Metaverse

Dalam surat pengunduran diri, Dorsey mengaku bahwa Agrawal ditunjuk sebagai CEO oleh dewan Twitter. Ia juga menjadi tangan kanan Dorsey saat melakukan keputusan penting selama menjadi CEO.

"Kepercayaan saya padanya (Agrawal) sebagai CEO kami sangat dalam," kata Dorsey, dikutip dari Gizmodo, Selasa (30/11/2021).

Sebelumnya diberitakan bahwa Jack Dorsey mengumumkan mundur dari jabatan CEO Twitter. Ia akan digantikan oleh Parag Agrawal yang tadinya menjabat sebagai Chief Technology Officer (CTO).

Twitter mengatakan pengunduran diri Dorsey segera berlaku, tetapi ia masih duduk di dewan direksi perusahaan sampai pertemuan pemegang saham pada 2022 mendatang.

"Saya telah memutuskan untuk meninggalkan Twitter karena saya yakin perusahaan ini sudah siap untuk meninggalkan para pendirinya. Saya sangat percaya pada Parag. Ini saatnya dia memimpin," kata Dorsey seperti dikutip dari The Guardian.

Komentar