Array

Meski Terbaru, Elon Musk TIdak Tertarik Teknologi Metaverse

Minggu, 26 Desember 2021 | 13:48 WIB
Meski Terbaru, Elon Musk TIdak Tertarik Teknologi Metaverse
CEO SpaceX, Elon Musk. [Patrick Pleul/POOL/AFP]

Suara.com - CEO SpaceX dan Tesla, Elon Musk mengaku tidak tertarik dengan teknologi dunia virtual metaverse yang kini banyak dibicarakan orang-orang.

"Saat ini saya tidak bisa melihat situasi metaverse yang menarik," kata Musk dalam wawancara yang disiarkan di YouTube The Babylon Bee, dikutip dari The Verge, Minggu (26/12/2021).

Musk turut mengkritik metaverse karena dunia virtual itu masih belum memberikan usecase dan pengalaman terbaik untuk konsumen.

"Tentu saja kalian bisa meletakkan TV di hidung kalian. Saya tidak yakin itu membuat kalian ada di metaverse," ujar Musk.

"Saya tidak melihat seseorang memasang layar di depan wajahnya sepanjang hari dan tidak ingin melepasnya. Sepertinya tidak mungkin," tambah Musk.

Metaverse adalah sebuah dunia virtual yang mempertemukan manusia satu sama lain melalui perangkat AR/VR seolah berada di dunia nyata.

Ilustrasi Metaverse. [Freepik]
Ilustrasi Metaverse. [Freepik]

Teknologi ini makin populer usai Mark Zuckerberg mengubah nama perusahaan Facebook menjadi Meta.

Selain metaverse, Musk juga dimintai pendapat soal Web3, tren teknologi lain yang juga sering dibicarakan oleh eks CEO Twitter, Jack Dorsey.

Web3 adalah layanan internet yang dirancang mengikuti blockchain dan cryptocurrency sehingga pengguna bisa memperoleh keuntungan langsung dari konten atau aktivitas online mereka.

Baca Juga: Ikuti Tren Teknologi, Cara Membeli Tanah di Metaverse

Menurut Musk, Web3 hanya sekadar marketing dan bukan realita. Ia juga mengaku tidak mengerti dengan tren teknologi tersebut.

"Saya tidak mengerti (tentang Web3)," ujar Musk.

Musk mengaku bahwa mungkin ia sudah terlalu tua untuk memahami teknologi seperti Metaverse dan Web3, seperti 1995 di mana tidak semua orang memahami internet.

"Apakah saya seperti salah satu dari orang-orang yang menganggap internet di tahun 1995 sebagai produk iseng atau sesuatu yang tidak berarti apa-apa?" tanya Musk.

CEO Facebook, Mark Zuckerberg. [Andrew Caballero-Reynolds/AFP]
CEO Facebook, Mark Zuckerberg. [Andrew Caballero-Reynolds/AFP]

Namun Musk mengklaim kalau dirinya adalah salah satu orang yang amat memahami potensi internet pada 1995.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI