Usai NSO Group, Waspada Perusahaan Israel Lain yang Intai Pengguna iPhone

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Senin, 07 Februari 2022 | 13:13 WIB
Usai NSO Group, Waspada Perusahaan Israel Lain yang Intai Pengguna iPhone
Ilustrasi iPhone. [AFP/Nicolas Asfouri]

Suara.com - NSO Group, perusahaan mata-mata (spyware) asal Israel ramai diberitakan pada 2021 karena berhasil membobol celah software di iPhone.

Kini ada perusahaan spyware lain yang bisa melakukan hal serupa.

Mereka adalah QuaDream, perusahaan spyware pesaing NSO Group yang juga berbasis di Israel.

Bedanya, perusahaan ini memiliki tak sebesar NSO Group dan memiliki profit lebih rendah.

Akan tetapi, QuaDream juga memiliki alat peretasan smartphone yang juga ditujukan ke klien seperti pemerintah, sebagaimana diwartakan Gadgetsnow, Senin (7/2/2022).

NSO Group dan QuaDream sama-sama mempunyai kemampuan untuk membobol iPhone dari jarak jauh.

Ilustrasi spyware. [Macedo_Media/Pixabay]
Ilustrasi spyware. [Macedo_Media/Pixabay]

Artinya, perusahaan dapat meretas ponsel tanpa harus mengirimkan link palsu agar diklik si pemilik.

Laporan menyebut kalau dua perusahaan ini memakai teknik hacking yang sama, atau disebut zero click.

Menurut pakar, keduanya menggunakan software exploit yang sama untuk membobol iPhone bernama ForcedEntry.

baca juga

Apabila NSO memiliki spyware Pegasus, maka produk buatan QuaDream ini diberi nama REIGN.

Seperti Pegasus, REIGN bisa mengendalikan smartphone, mengambil pesan dari WhatsApp, Telegram, atau Signal, email, foto, teks, hingga kontak ponsel.

Fitur premium REIGN lainnya yakni mampu merekam panggilan telepon secara realtime, aktivasi kamera depan dan belakang, serta aktivasi mikrofon.

Satu sistem QuaDream dihargai 2,2 juta dolar AS atau Rp 31,7 miliar untuk membobol 50 smartphone per tahun. Harga itu belum termasuk biaya pemeliharaan.

Menurut narasumber, QuaDream dan NSO Group memiliki beberapa pekerja yang sama untuk melakukan operasinya.

Namun, mereka tidak berkolaborasi apabila melaksanakan tugasnya, melainkan dengan cara sendiri-sendiri.

Klien QuaDream juga terkadang sama dengan NSO Group, seperti dari Arab Saudi dan Meksiko.

Ilustrasi Israel dan teknologi informatika (Shutterstock).
Ilustrasi Israel dan teknologi informatika (Shutterstock).

Kedua negara ini diduga menyalahgunakan software spyware untuk menyerang lawan politiknya.

Salah satu klien pertama QuaDream adalah pemerintah Singapura.

Menurut laporan, teknologi spyware ini juga ditawarkan ke pemerintah Indonesia, namun klaim ini belum bisa dikonfirmasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puluhan Ponsel Jurnalis Al Jazeera Diretas, Dalangnya Israel?

Puluhan Ponsel Jurnalis Al Jazeera Diretas, Dalangnya Israel?

Tekno | Selasa, 22 Desember 2020 | 06:30 WIB

Pengguna Android, Waspadai Aplikasi TikTok Pro Palsu!

Pengguna Android, Waspadai Aplikasi TikTok Pro Palsu!

Tekno | Minggu, 13 September 2020 | 11:30 WIB

Daftar 30 Aplikasi Kamera yang Bisa Curi Data Ponsel

Daftar 30 Aplikasi Kamera yang Bisa Curi Data Ponsel

Tekno | Senin, 20 Januari 2020 | 18:29 WIB

Bertamu ke Kominfo, Facebook Enggan Terbuka soal Peretasan WhatsApp

Bertamu ke Kominfo, Facebook Enggan Terbuka soal Peretasan WhatsApp

Tekno | Kamis, 07 November 2019 | 21:40 WIB

Ada Korban Peretasan WhatsApp oleh Israel di Indonesia? Ini Kata Kominfo

Ada Korban Peretasan WhatsApp oleh Israel di Indonesia? Ini Kata Kominfo

Tekno | Kamis, 07 November 2019 | 05:15 WIB

Israel Retas WhatsApp Pakai Nomor Indonesia, Kominfo Gandeng BSSN

Israel Retas WhatsApp Pakai Nomor Indonesia, Kominfo Gandeng BSSN

Tekno | Selasa, 05 November 2019 | 17:36 WIB

Terkini

Calvin Verdonk Cetak Sejarah, Meski Batal Debut di Liga Champions

Calvin Verdonk Cetak Sejarah, Meski Batal Debut di Liga Champions

Bola | Rabu, 09 September 2026 | 11:19 WIB

Armada Ditpolairud Polda Lampung Diterjunkan Lacak 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Armada Ditpolairud Polda Lampung Diterjunkan Lacak 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Lampung | Rabu, 09 September 2026 | 11:19 WIB

8 Orang Hilang di Selat Sunda, Termasuk 5 Jurnalis: Basarnas Lampung Kerahkan 2 Unit RIB

8 Orang Hilang di Selat Sunda, Termasuk 5 Jurnalis: Basarnas Lampung Kerahkan 2 Unit RIB

News | Rabu, 09 September 2026 | 11:19 WIB

1000Hz Native Tanpa Turunkan Resolusi, Pre-order LG UltraGear 25G590B Dibuka Bidik Gamer Kompetitif

1000Hz Native Tanpa Turunkan Resolusi, Pre-order LG UltraGear 25G590B Dibuka Bidik Gamer Kompetitif

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 11:16 WIB

Mengenal Perbedaan Simetri Lipat dan Simetri Putar, Lengkap dengan Contohnya

Mengenal Perbedaan Simetri Lipat dan Simetri Putar, Lengkap dengan Contohnya

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 11:15 WIB

Beras SPHP: Menjaga Stabilitas atau Memelihara Ketergantungan?

Beras SPHP: Menjaga Stabilitas atau Memelihara Ketergantungan?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 11:15 WIB

Bukan Anggota Kerajaan Inggris Lagi, Pangeran Harry Kehilangan Apa Saja?

Bukan Anggota Kerajaan Inggris Lagi, Pangeran Harry Kehilangan Apa Saja?

Entertainment | Rabu, 09 September 2026 | 11:04 WIB

Akses Tugu Monas Tutup Total, Wisatawan Hanya Bisa Keliling Kawasan

Akses Tugu Monas Tutup Total, Wisatawan Hanya Bisa Keliling Kawasan

News | Rabu, 09 September 2026 | 11:01 WIB

PDIP Cium Kode Pidato AHY Sasar 2029, Tapi Sindir Elektabilitas Ketinggalan dari Prabowo dan KDM

PDIP Cium Kode Pidato AHY Sasar 2029, Tapi Sindir Elektabilitas Ketinggalan dari Prabowo dan KDM

News | Rabu, 09 September 2026 | 10:59 WIB

Kantong Warga RI Makin Tipis, Porsi Pendapatan untuk Menabung Anjlok

Kantong Warga RI Makin Tipis, Porsi Pendapatan untuk Menabung Anjlok

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 10:58 WIB

×