Kantong Warga RI Makin Tipis, Porsi Pendapatan untuk Menabung Anjlok

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 09 September 2026 | 10:58 WIB
Kantong Warga RI Makin Tipis, Porsi Pendapatan untuk Menabung Anjlok
Kondisi keuangan masyarakat Indonesia menunjukkan sinyal yang kurang menggembirakan pada Agustus 2026. Foto: Pexels/Ahsanjaya)
baca 10 detik
  • Porsi konsumsi naik jadi 74,2% pada Agustus 2026.
  • Porsi tabungan konsumen turun menjadi 15,8%.
  • Ruang keuangan rumah tangga makin tertekan.

Suara.com - Kondisi keuangan masyarakat Indonesia menunjukkan sinyal yang kurang menggembirakan pada Agustus 2026. Di tengah meningkatnya porsi pendapatan yang digunakan untuk konsumsi, kemampuan masyarakat untuk menyisihkan penghasilan justru semakin tertekan.

Berdasarkan hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada Rabu (9/9/2026), rata-rata proporsi pendapatan konsumen yang digunakan untuk konsumsi atau average propensity to consume ratio pada Agustus 2026 tercatat sebesar 74,2%.

Angka tersebut meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di level 72,7%. Kenaikan ini menunjukkan semakin besar bagian pendapatan masyarakat yang harus dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi.

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan kemampuan konsumen dalam menyimpan pendapatan. Proporsi pendapatan yang disimpan atau saving to income ratio pada Agustus 2026 tercatat hanya sebesar 15,8%.

Rasio tersebut merosot dibandingkan Juli 2026 yang mencapai 16,8%. Dengan demikian, porsi pendapatan yang berhasil disisihkan konsumen untuk tabungan turun 1 poin persentase hanya dalam waktu satu bulan.

Penurunan tersebut menjadi sinyal bahwa ruang keuangan rumah tangga semakin terbatas. Ketika porsi pendapatan untuk konsumsi meningkat sementara bagian yang ditabung menyusut, masyarakat memiliki bantalan keuangan yang relatif lebih kecil untuk menghadapi kebutuhan mendadak maupun tekanan ekonomi ke depan.

Sementara itu, porsi pendapatan yang digunakan untuk membayar cicilan atau utang (debt installment to income ratio) relatif stabil. Pada Agustus 2026, rasio tersebut tercatat sebesar 10,0%, sedikit lebih rendah dibandingkan 10,5% pada bulan sebelumnya.

Meski rasio pembayaran cicilan turun, tekanan terhadap keuangan konsumen tetap terlihat dari menyusutnya porsi pendapatan yang dapat disimpan.

Perubahan struktur pendapatan tersebut menunjukkan konsumen semakin banyak menghabiskan penghasilannya untuk kebutuhan konsumsi, sementara kemampuan membangun tabungan justru melemah.

baca juga

Jika tren tersebut berlanjut, ruang masyarakat untuk meningkatkan ketahanan finansial berpotensi semakin sempit. Konsumen akan memiliki lebih sedikit dana cadangan ketika menghadapi kenaikan harga, kehilangan pendapatan, ataupun kebutuhan pengeluaran yang tidak terduga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uang Primer Agustus 2026 Tumbuh 16,3 Persen Jadi Rp2.281,5 Triliun

Uang Primer Agustus 2026 Tumbuh 16,3 Persen Jadi Rp2.281,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 09:27 WIB

Cadangan Devisa Meningkat 1,2 Miliar Dolar AS Berkat Utang dan Pajak

Cadangan Devisa Meningkat 1,2 Miliar Dolar AS Berkat Utang dan Pajak

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 10:57 WIB

Cadangan Devisa RI Naik Jadi US$146,5 Miliar, Tahan Guncangan Global

Cadangan Devisa RI Naik Jadi US$146,5 Miliar, Tahan Guncangan Global

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 10:42 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×