Misi 9 Tahun, Roda Penjelajah Mars NASA Rusak

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 09 Februari 2022 | 10:13 WIB
Misi 9 Tahun, Roda Penjelajah Mars NASA Rusak
Roda Curiosity rusak. [Science/NASA/JPL]

Suara.com - Penjelajah Curiosity NASA di Mars mengalami kerusakan pada bagian roda, setelah berjalan selama lebih dari sembilan tahun terakhir untuk menjalani misi.

Roda yang terbuat dari alumunium tersebut rusak akibat lanskap kasar di dalam Kawah Gale, Mars.
Foto yang beredar menunjukkan retakan pada bagian tengah roda sehingga menciptakan lubang.

Kerusakannya terlihat dramatis, namun menurut NASA, penjelajah tersebut masih bisa terus berjalan untuk sementara waktu.

"Odometri yang tersisa saat ini diperkirakan cukup untuk mendukung Curiosity sepanjang sisa misi," kata Andrew Good, juru bicara Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA di California Selatan, seperti dikutip dari Space.com, Rabu (9/2/2022).

Penjelajah seukuran mobil itu pertama kali mendarat di Kawah Gale pada Agustus 2012, dalam misi untuk menentukan apakah area tersebut pernah mendukung kehidupan mikroba.

Robot tersebut segera mendapat jawaban atas pertanyaan itu.

Mount Sharp, puncak dari Pegunungan Sentral di Kawah Gale, Planet Mars. Diduga terbentuk karena asteroid dan banjir besar [NASA/JPL-CALLTECH/MSSS via IFL Science].
Mount Sharp, puncak dari Pegunungan Sentral di Kawah Gale, Planet Mars. Diduga terbentuk karena asteroid dan banjir besar [NASA/JPL-CALLTECH/MSSS via IFL Science].

Curiosity menemukan bahwa Gale pernah menjadi rumah bagi sistem danau dan aliran yang berpotensi layak huni di masa lalu.

Sejak September 2014, Curiosity telah mendaki sisi Gunung Sharp yang menjulang 5,5 km dari pusat Gale.

Penjelajah sedang menganalisis lapisan batuan sambil berjalan, mencari petunjuk tentang pergeseran Mars yang telah lama terjadi, yang menyebabkan Mars menjadi dunia kering seperti saat ini.

baca juga

Curiosity telah menempuh total 27,14 km di Mars hingga saat ini dan banyak di antaranya melintasi medan berbatu yang terjal.

Roda penjelajah mulai menunjukkan tanda-tanda keausan di awal misi.

Membuat tim di balik misi Curiosity harus memilih rute yang lebih landai, serta mengaktifkan perangkat lunak yang mampu menyesuaikan kecepatan Curiosity, tergantung pada jenis tanah dilaluinya.

Menurut Good, langkah-langkah tersebut cukup berhasil, meskipun tim harus melakukan pengecekan roda setiap 1.000 meter.

Pengalaman memakai roda Curiosity, membantu para ahli membentuk desain penjelajah Mars NASA berikutnya yang disebut Perseverance, yang mendarat di Kawah Jezero pada Februari 2021.

Robot Curiosity saat melakukan penjelajahan di Planet Mars.[NASA]
Robot Curiosity saat melakukan penjelajahan di Planet Mars.[NASA]

Penjelajah terbaru itu memiliki roda dengan diameter yang lebih besar dan tapak dua kali lebih banyak dari Curiosity.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terlalu Bersemangat, Bor Penjelajah Mars Malah Pecahkan Batu Sampel

Terlalu Bersemangat, Bor Penjelajah Mars Malah Pecahkan Batu Sampel

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:00 WIB

Penjelajah Mars China Berhasil Manuver Orbital

Penjelajah Mars China Berhasil Manuver Orbital

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 10:15 WIB

Penjelajah Mars Lakukan Eksperimen Pertama Cari Petunjuk Kehidupan

Penjelajah Mars Lakukan Eksperimen Pertama Cari Petunjuk Kehidupan

Tekno | Jum'at, 18 September 2020 | 07:30 WIB

Wow, Ada Kembaran Penjelajah Mars Perseverance di Bumi

Wow, Ada Kembaran Penjelajah Mars Perseverance di Bumi

Tekno | Selasa, 08 September 2020 | 14:00 WIB

Robot Penjelajah NASA Mengabadikan Debu Setan di Planet Mars

Robot Penjelajah NASA Mengabadikan Debu Setan di Planet Mars

Tekno | Sabtu, 05 September 2020 | 10:30 WIB

Hingga Botol Bir, Ini Deretan Temuan Ahli Konspirasi Alien

Hingga Botol Bir, Ini Deretan Temuan Ahli Konspirasi Alien

Tekno | Senin, 24 Agustus 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Sport | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Arti Pentingnya Peran Orang Tua dalam Film Aku Sebelum Aku

Arti Pentingnya Peran Orang Tua dalam Film Aku Sebelum Aku

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Komentar Pedas Pelatih Singapura Jelang vs Indonesia: Mitchell Baker Bukan Ancaman

Komentar Pedas Pelatih Singapura Jelang vs Indonesia: Mitchell Baker Bukan Ancaman

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:30 WIB

5 Parfum Lokal Wangi Fresh Aquatic, Sensasi Segar dan Menenangkan Sepanjang Hari

5 Parfum Lokal Wangi Fresh Aquatic, Sensasi Segar dan Menenangkan Sepanjang Hari

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:28 WIB

Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source

Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:22 WIB

Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton

Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran

Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:17 WIB

6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka

6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:15 WIB

×