Meski Keamanan Ditingkatkan, Penggunaan Aplikasi Kencan Masih Khawatir Dikuntit

Dythia Novianty Suara.Com
Senin, 14 Februari 2022 | 13:49 WIB
Meski Keamanan Ditingkatkan, Penggunaan Aplikasi Kencan Masih Khawatir Dikuntit
Ilustrasi kencan online (shutterstock)

Suara.com - Penggunaan aplikasi kencan telah meledak selama beberapa tahun terakhir.

Tinder mencapai rekor tiga miliar swipe dalam satu hari pada Maret 2020, sementara OkCupid mengklaim membuat 91 juta kecocokan setiap tahun.

Studi Kaspersky baru-baru ini, menemukan lebih dari setengah (55 persen) responden takut dikuntit seseorang yang mereka temui secara online.

Sementara, setiap pengguna keenam aplikasi kencan (16 persen) telah didoxing.

Banyak dari aplikasi tersebut sekarang meminta pengguna untuk mendaftarkan akun mereka melalui
situs jejaring sosial.

Secara otomatis mengisi profil dengan foto seta informasi pribadi seperti tempat kerja atau sekolah asal.

Ilustrasi doxing. [Freepik]
Ilustrasi doxing. [Freepik]

Data ini memudahkan calon doxer untuk menemukan pengguna online dan mendapatkan informasi tentang mereka.

Data yang disimpan di profil aplikasi kencan sangat sensitif dan sangat diinginkan oleh para scammers.

Ini telah membuat dorongan untuk melindungi data pribadi semakin kuat dan sebagai hasilnya aplikasi kencan menjadi lebih aman.

Baca Juga: Sejarah Hari Valentine: Dari Eksekusi St Valentine Hingga Pesta Lupercalia

Menurut penelitian Kaspersky, lima aplikasi kencan paling populer telah meningkatkan protokol enkripsi mereka dan mulai lebih memperhatikan privasi pengguna.

Untuk menjaga keamanan data, aplikasi tersebut telah memperkenalkan versi berbayar yang memungkinkan pengguna, misalnya dalam menentukan lokasi mereka secara manual atau mengaburkan foto.

Namun masalah ini tidak selalu terkait dengan data pribadi yang tersedia di publik.

Selain meniru aplikasi kencan populer untuk mengumpulkan informasi pribadi korban, penjahat dunia maya mulai menyebarkan email yang mengaku sebagai perempuan yang sedang mencari pasangan.

Skema ini berupa email dengan tautan ke halaman phishing yang meniru profil situs web kencan dan meminta orang untuk melengkapi formulir dengan preferensi pribadi mereka untuk pasangan masa depan.

Terakhir, pengguna diminta untuk menambahkan kredensial perbankan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI