5 Fenomena Langit Sepanjang Maret 2022, Bisa Amati Planet

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 02 Maret 2022 | 08:57 WIB
5 Fenomena Langit Sepanjang Maret 2022, Bisa Amati Planet
Ilustrasi planet Venus (Shutterstock/NASA).

Suara.com - Maret 2022 akan ada fenomena langit yang pernah terjadi, entah dapat terlihat dengan jelas atau tidak.

Dilansir dari In The Sky, Rabu (2/3/2022), berikut ini lima peristiwa langit yang akan terjadi pada Maret 2022:

1. Pendekatan Bulan dan Uranus

Satelit alami Bumi akan tampak berdekatan dengan Uranus pada 7 Maret mendatang.

Pasangan ini akan terlihat sekitar pukul 18:21 WIB dengan ketinggian 42 derajat di atas ufuk barat laut, kemudian akan tenggelam menuju cakrawala pada pukul 21:24 WIB.

Bulan akan berada pada mag -10.9 dan Uranus akan berada di mag 5.8, di mana kedua objek tersebut akan terletak di konstelasi Aries.

Pendekatan Bulan dan Uranus. [In the Sky]
Pendekatan Bulan dan Uranus. [In the Sky]

Bulan dan Uranus akan sedikit terpisah satu sama lain dalam pandangan teleskop dan Uranus akan terlihat seperti bintang cerah yang tidak berkelap-kelip.

2. Konjungsi Venus dan Mars

Pengamat di Bumi juga berkesempatan melihat Venus yang tampak berdekatan dengan Mars di langit malam. Keduanya akan terlihat pada 12 Maret 2022.

baca juga

Venus akan berada sekitar 3 derajat dari Mars pada saat pengamatan.

Keduanya akan terlihat sekitar pada pukul 02:50 WIB dengan ketinggian 39 derajat di atas ufuk timur, sebelum menghilang dari pandangan sekitar pukul 05:42 WIB.

Venus akan berada di mag -4.5 dan Mars di mag 1,2, keduanya bisa ditemukan di konstelasi Capricornus.

Venus akan tampak seperti bintang yang bersinar terang dibandingkan Mars yang tampak kemerahan di langit.

Untuk melihat detail planet, pengamat memerlukan teleskop dengan pembesaran minimum 250 kali.

3. Hujan meteor Gamma Normid

Hujan meteor Gamma Normid aktif sejak 25 Februari hingga 28 Maret 2022.

Hujan meteor Gamma Normid. [In the Sky]
Hujan meteor Gamma Normid. [In the Sky]

Meskipun ini adalah hujan meteor minor, pengamat dapat menikmatinya pada 14 Maret mendatang saat puncak hujan meteor terjadi.

Pada periode tersebut, pengamat dapat melihat enam hingga 10 meteor per jam dari konstelasi Norma.

Hujan meteor baru akan terlihat sekitar pukul 21:49 WIB, ketika titik pancarannya naik di atas ufuk timur dan akan tetap aktif hingga sekitar pukul 05:34 WIB.

Titik pancaran tertinggi akan terjadi sekitar pukul 04:00 WIB dengan sekitar enam meteor per jamnya.

Untuk dapat melihat hujan meteor ini dengan jelas, pastikan lakukan pengamatan di wilayah yang bebas polusi cahaya dan cuaca dalam kondisi cerah.

4. Bulan Purnama

Bulan akan mencapai fase penuh pada 18 Maret 2022. Bulan Purnama pada setiap bulan umumnya memiliki julukan. Bulan Purnama Maret dikenal juga sebagai Worm Moon.

Julukan tersebut dipopulerkan dalam beberapa dekade terakhir oleh Farmers' Almanac di Amerika Serikat.

Nama-nama yang digunakan dalam almanak diklaim memiliki asal-usul kuno dari suku asli Amerika.

Alasan mengapa Bulan Purnama Maret disebut sebagai Worm Moon karena dianggap merujuk pada cacing tanah, yang muncul ketika tanah mulai menghangat di musim semi.

Ilustrasi Bulan Purnama. [Kanenori/Pixabay]
Ilustrasi Bulan Purnama. [Kanenori/Pixabay]

Ini mengundang burung untuk memberi makan, tanda bahwa musim semi akan tiba.

Saat mencapai fase penuh pada 18 Maret, Hilan akan berada di konstelasi Virgo dan terletak pada jarak 380.000 km dari Bumi.

5. Ekuinoks Maret

Ekuinoks terjadi dua kali dalam setahun, di mana pada 2022 kali ini terjadi pada 20 Maret mendatang.

Ekuinoks terjadi karena poros putaran Bumi miring pada sudut 23,5 derajat terhadap bidang orbitnya mengelilingi Matahari.

Menurut time and date, ekuinoks Maret menandai hari pertama musim semi di Bumi belahan utara dan hari pertama musim gugur di Bumi belahan selatan.

Pada hari ekuinoks terjadi, periode waktu siang dan malam di Bumi akan hampir sama persis 12 jam.

Ekuinoks Maret 2022 sendiri akan terjadi pada pukul 22:27 WIB.

Ekuinoks Maret. [In the Sky]
Ekuinoks Maret. [In the Sky]

Tidak akan ada dampak negatif yang terjadi dari fenomena ini karena hanya merupakan penanda perubahan musim dingin ke musim semi, di belahan Bumi utara dan perubahan musim panas ke musim gugur di belahan Bumi selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Januari 2021, Ini Fenomena Langit Menarik Ada Wolf Moon

Masuk Januari 2021, Ini Fenomena Langit Menarik Ada Wolf Moon

Tekno | Selasa, 05 Januari 2021 | 07:00 WIB

8 Fenomena Langit Menarik Terlihat di Indonesia Sepanjang 2020

8 Fenomena Langit Menarik Terlihat di Indonesia Sepanjang 2020

Tekno | Selasa, 29 Desember 2020 | 10:00 WIB

5 Fenomena Langit Desember 2020 Ini Bisa Diamati

5 Fenomena Langit Desember 2020 Ini Bisa Diamati

Tekno | Rabu, 02 Desember 2020 | 09:32 WIB

Wow! Ada 7 Planet yang Akan Terlihat di Langit Malam Minggu Ini

Wow! Ada 7 Planet yang Akan Terlihat di Langit Malam Minggu Ini

Tekno | Rabu, 04 November 2020 | 16:00 WIB

Ada Gerhana Bulan Penumbra, Ini 5 Fenomena Langit November 2020 Menarik

Ada Gerhana Bulan Penumbra, Ini 5 Fenomena Langit November 2020 Menarik

Tekno | Selasa, 03 November 2020 | 13:30 WIB

Ada 2 Purnama, Ini 5 Fenomena Langit Oktober 2020 yang Bisa Diamati

Ada 2 Purnama, Ini 5 Fenomena Langit Oktober 2020 yang Bisa Diamati

Tekno | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×