2 Kura-kura Galapagos Berhasil Dikembangbiakkan di Kebun Binatang untuk Pertama Kalinya

Bimo Aria Fundrika, Lintang Siltya Utami

Senin, 04 April 2022 | 10:30 WIB
2 Kura-kura Galapagos Berhasil Dikembangbiakkan di Kebun Binatang untuk Pertama Kalinya
Ilustrasi kura-kura (Envato)

Suara.com - Dua kura-kura raksasa Galapagos berhasil dikembangbiakkan di kebun binatang Inggris untuk pertama kalinya.

Kura-kura yang baru lahir itu diasuh oleh kura-kura dewasa bernama Dirk yang berusia 70 tahun. Para ahli mengatakan Dirk berada dalam kondisi fisik puncak dan dikawinkan dengan Charlie yang berusia 21 tahun pada November lalu di Crocodiles of the World, Oxfordshire.

Meskipun saat ini kura-kura tersebut baru berukuran sebesar bola tenis, namun keduanya akan tumbuh dengan berat sekitar 190 kg saat dewasa.

Kura-kura Galapagos raksasa yang terkenal dengan leher panjangnya memiliki umur lebih dari 100 tahun dan identik dengan Charles Darwin.

Naturalis Inggris menyadari makhluk itu menyesuaikan bentuk fisik dengan lingkungan tempat tinggalnya dan leher yang panjang mampu membantu kura-kura untuk meraih vegetasi tinggi di Kepulauan Galapagos.

Saat ini, Crocodiles of the World memiliki empat kura-kura dewasa, di mana tiga betina bernama Zuzu, Isabella dan Charlie, serta jantan bernama Dirk. Semuanya adalah bagian dari program konservasi Eropa.

Kura-kura raksasa Galapagos terdaftar sebagai hewan yang terancam punah dalam Daftar Merah International Union for Conservation of Nature (IUCN). Hanya ada sekitar 15.000 kura-kura Galapagos yang masih ada di Bumi, jumlahnya menurun dari 200.000 di abad ke-19.

"Kami sangat bangga telah berhasil membiakkan kura-kura ini, yang sebelumnya hampir punah. Mereka masih menghadapi masa depan yang tidak pasti, terutama karena eksploitasi berlebihan dan pemangsaan telur dari spesies invasif," kata Shaun Foggett, pendiri Crocodiles of the World, seperti dikutip dari Independent pada Sabtu (2/4/2022).

Dirk pertama kali tiba di Inggris dari padang gurun Galapagos pada 1962.

baca juga

Penjaga di kebun binatang secara teratur memantau kemajuan pendatang baru dengan memberinya makan rumput kering, sayuran hijau, kaktus pir, dan gulma.

Ketika pada akhirnya Charlie berhasil mengeluarkan dua telur, para penjaga segera meletakkannya di inkubator selama hampir dua bulan. Kedua bayi kura-kura tersebut menetas awal bulan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Embrio Langka Kura-kura Raksasa dari Zaman Dinosaurus Ditemukan

Embrio Langka Kura-kura Raksasa dari Zaman Dinosaurus Ditemukan

Tekno | Rabu, 18 Agustus 2021 | 18:18 WIB

Diduga Punah Selama Seabad, Kura-kura Raksasa Ditemukan di Galapagos

Diduga Punah Selama Seabad, Kura-kura Raksasa Ditemukan di Galapagos

Tekno | Selasa, 01 Juni 2021 | 12:30 WIB

Dampak Erosi, Batu Ikonik Darwin's Arch di Galapagos Runtuh

Dampak Erosi, Batu Ikonik Darwin's Arch di Galapagos Runtuh

Tekno | Jum'at, 21 Mei 2021 | 10:30 WIB

Terkini

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan

Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:31 WIB

×