facebook

Kominfo Buka Pelatihan untuk Pengusaha Tekfin

Liberty Jemadu
Kominfo Buka Pelatihan untuk Pengusaha Tekfin
Kominfo menggelar pelatihan bertajuk 10 x 1.000 Fintech Foundation Program Flex untuk pengusaha fintek. Pendaftaran berakhir 30 Mei. Foto: Ilustrasi konsep bisnis Fintech (Shutterstock).

Pelatihan tekfin ini digelar dalam kerja sama dengan 10 x 1.000 Tech for Inclusion, sebuah inisiatif filantropi dari IFC dan Alipay.

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika membuka pelatihan bertajuk 10 x 1.000 Fintech Foundation Program Flex untuk pelaku bidang teknologi finansial atau tekfin agar bisa mengembangkan usaha.

Pelatihan itu digelar dalam kerja sama dengan 10 x 1.000 Tech for Inclusion, sebuah inisiatif filantropi dari International Finance Corporation (IFC), anggota Grup Bank Dunia, dan Alipay sejak 2018. Lembaga tersebut bertujuan mendorong perkembangan tekfin secara global dengan memberikan pelatihan.

"Kami menyambut baik kerja sama antara Digital Entrepreneurship Kominfo dengan 10 x 1.000 Tech for Inclusion untuk melatih pemimpin tekfin, ahli tekfin dan pegiat tekfin di Indonesia," kata Kepala Sub Kelompok Kerja Digital Entrepreneurship Academy, Kominfo, Riza Azmi, saat webinar peluncuran program tersebut, Selasa (24/5/2022).

Inisiatif 10 x 1.000 Tech for Inclusion menargetkan melatih 1.000 orang setiap tahun selama 10 tahun ke depan. Di Indonesia, pelatihan akan dimulai pada pertengahan tahun ini dengan target 1.000 peserta hingga akhir tahun ini.

Baca Juga: Presidensi G20 Indonesia Usul Pengukuran Literasi Digital dalam DEWG 2022

Pelatihan di Indonesia dibuka untuk pelaku wirausaha yang sudah menjalankan bisnisnya paling sedikit tiga tahun dan profesional bidang teknologi finansial atau ekonomi digital, minimal selama tiga tahun.

Pendaftaran program ini bisa dilakukan di situs resmi Kominfo untuk Digital Talent. Pelatihan ini akan berlangsung dalam bahasa Inggris selama tiga minggu. Riza mengatakan program pelatihan ini sesuai untuk pelaku perusahaan rintisan dan wirausahawan dalam bidang layanan keuangan.

Selama tiga minggu pelatihan berlangsung, peserta akan mengikuti tiga modul yang sudah disiapkan, masing-masing bertema pola pikir, pengetahuan dan keterampilan.

Dikutip dari situs resmi Digitalent Kominfo, pendaftaran 10 x 1.000 Fintech Foundation Program Flex dibuka pada periode 22 April sampai 30 Mei. Kementerian berencana mengadakan enam gelombang (batch) pelatihan untuk tahun ini.

Gelombang pertama pertama pelatihan mulai bulan Juni, gelombang kedua Juli dan gelombang ketiga Agustus. Gelombang keempat dijadwalkan berlangsung pada September, kelima pada Oktober dan gelombang terakhir pada November. [Antara]

Baca Juga: Fintech P2P Lending DanaRupiah Bagikan Ratusan Hidangan Buka Puasa di Jakarta

Komentar