Butuh 600 Tahun, Ilmuwan Temukan Tempat Pertama Kali Wabah Black Death Muncul

Jum'at, 17 Juni 2022 | 13:07 WIB
Butuh 600 Tahun, Ilmuwan Temukan Tempat Pertama Kali Wabah Black Death Muncul
Ilustrasi Black Death. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan melaporkan telah menemukan tempat pertama kali munculnya black death atau wabah hitam setelah lebih dari 600 tahun.

Wabah hitam atau juga dikenal sebagai wabah pes abad pertengahan pertama kali tercatat pada abad ke-14.

Ini merupakan awal dari gelombang penyakit mematikan selama hampir 500 tahun yang disebut Second Plague Pandemic.

Black Death membunuh jutaan nyawa dan dianggap sebagai salah satu bencana penyakit menular terbesar dalam sejarah manusia.

Meskipun penelitian telah dilakukan selama bertahun-tahun, tetapi asal geografis dan kronologis penyakit ini tetap menjadi misteri.

Tetapi para peneliti dari Universitas Stirling Skotlandia dan Institut Max Planck Jerman, serta Universitas Tubingen percaya bahwa Black Death pertama kali berasal dari Kirgistan Utara pada akhir 1330-an.

Fakta wabah Black Death. [HO/crossrail/AFP]
Fakta wabah Black Death. [HO/crossrail/AFP]

Tim ahli menganalisis DNA purba (aDNA) yang diambil dari gigi kerangka yang ditemukan di kuburan dekat Danau Issyk Kul di wilayah Tian Shan, Kirgistan.

Para peneliti tertarik dengan makam ini setelah mengidentifikasi lonjakan besar dalam jumlah penguburan di sana pada 1338 dan 1339.

Tim menemukan kuburan yang telah digali pada akhir 1880-an berisi sekitar 30 kerangka manusia dan menganalisis DNA yang diambil dari gigi tujuh individu.

Baca Juga: Mirip T-rex, Ilmuwan Temukan Fosil Dinosaurus Berwajah Bulldog

Urutan struktur DNA menunjukkan tiga individu memiliki jejak Yersinia pestis, bakteri yang terkait dengan awal wabah Black Death sebelum tiba di Eropa.

"Meskipun ada risiko pencemaran lingkungan dan tidak ada jaminan bahwa bakteri akan dapat dipertahankan, kami dapat mengurutkan aDNA yang diambil dari tujuh individu yang digali dari dua kuburan ini. Yang paling menarik, kami menemukan DNA bakteri wabah pada tiga individu," kata Dr Maria Spyrou, penulis studi dari Universitas Tubingen, dikutip dari dari Independent, Jumat (17/6/2022).

Para ilmuwan menambahkan bahwa penting untuk memahami sebenarnya dalam keadaan apa penyakit itu muncul.

Sebelumnya, asal-usul Black Death telah diperdebatkan oleh sejarawan selama berabad-abad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI