Ilmuwan Temukan Kristal Baru Misterius, Terawetkan di Dalam Debu Meteorit

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 05 Juli 2022 | 12:41 WIB
Ilmuwan Temukan Kristal Baru Misterius, Terawetkan di Dalam Debu Meteorit
Kristal dari debu meteorit Chelyabinsk. [Space.com]

Suara.com - Para ilmuwan menemukan jenis kristal yang belum pernah dilihat sebelumnya yang terawetkan di dalam butiran kecil debu meteorit.

Debu tersebut berasal dari batu luar angkasa yang meledak di atas Chelyabinsk, Rusia, pada sembilan tahun lalu.

Pada 15 Februari 2013, sebuah asteroid berukuran 18 meter seberat 11.000 metrik ton memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan sekitar 66.950 km/jam.

Meteor itu meledak sekitar 23,3 km di atas Kota Chelyabinsk, Rusia selatan, menghujani daerah sekitarnya dengan meteorit kecil.

Para ahli pada saat itu menggambarkan peristiwa tersebut sebagai peringatan besar tentang bahaya yang ditimbulkan asteroid bagi Bumi.

Ledakan meteor Chelyabinsk adalah yang terbesar dari jenisnya yang terjadi di atmosfer Bumi sejak 1908.

Meteorit Chelyabinsk. [NASA]
Meteorit Chelyabinsk. [NASA]

Menurut NASA, itu meledak dengan kekuatan 30 kali lebih besar dari bom atom yang mengguncang Hiroshima.

Dalam studi baru, para peneliti menganalisis beberapa fragmen kecil batuan luar angkasa yang tertinggal setelah meteor meledak, yang dikenal sebagai debu meteorit.

Biasanya, meteor menghasilkan sejumlah kecil debu saat terbakar, tetapi butir-butir debu itu hilang karena terlalu kecil untuk ditemukan.

baca juga

Umumnya, tersebar oleh angin, jatuh ke air, atau terkontaminasi oleh lingkungan.

Namun, setelah meteor Chelyabinsk meledak, gumpalan debu besar menggantung di atmosfer selama lebih dari empat hari sebelum akhirnya menghujani permukaan Bumi.

Untungnya, lapisan salju yang turun sesaat sebelum dan sesudah peristiwa ledakan menjebak, serta mengawetkan beberapa sampel debu sehingga para ilmuwan dapat mengambilnya untuk dianalisis.

Para peneliti menemukan jenis kristal baru saat memeriksa bintik debu di bawah mikroskop standar.

Setelah menganalisis debu dengan mikroskop elektron yang lebih canggih, para ahli menemukan lebih banyak kristal jenis ini dan memeriksanya dengan lebih detail.

Kristal baru ini memiliki dua bentuk berbeda, yaitu hampir bulat dan batang heksagonal.

Meteorit Chelyabinsk. [NASA]
Meteorit Chelyabinsk. [NASA]

"Keduanya merupakan keanehan morfologi yang unik," tulis para ilmuwan dalam penelitian yang diterbitkan di The European Physical Journal Plus, dikutip dari Space.com, Selasa (5/7/2022).

Analisis lebih lanjut menggunakan sinar-X mengungkapkan bahwa kristal terbuat dari lapisan grafit yang mengelilingi nanocluster pusat di jantung kristal.

Para peneliti mengusulkan bahwa kandidat yang paling mungkin untuk nanocluster ini adalah buckminsterfullerene (C60) atau polyhexacyclooctadecane (C18H12), sebuah molekul yang terbuat dari karbon dan hidrogen.

Tim ilmuwan menduga bahwa kristal terbentuk dalam kondisi suhu tinggi dan tekanan tinggi yang diciptakan oleh meteor yang pecah, meskipun mekanisme pasti pembentukan masih belum jelas.

Di masa depan, para ilmuwan berharap untuk melacak sampel debu meteorit lain dari batuan luar angkasa lainnya untuk melihat apakah kristal ini umum ditemukan dari pecahan meteor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikira Hujan Meteor, Ilmuwan Ungkap Faktanya

Dikira Hujan Meteor, Ilmuwan Ungkap Faktanya

Tekno | Kamis, 02 Juni 2022 | 05:58 WIB

Ilmuwan Duga Ada 4 Peradaban Alien yang Mengintai Bumi

Ilmuwan Duga Ada 4 Peradaban Alien yang Mengintai Bumi

Tekno | Rabu, 01 Juni 2022 | 10:34 WIB

Jangan Terlewat! Saksikan Hujan Meteor Tau-Herculids Malam Ini

Jangan Terlewat! Saksikan Hujan Meteor Tau-Herculids Malam Ini

Tekno | Senin, 30 Mei 2022 | 15:52 WIB

Ilmuwan Temukan Batu Luar Angkasa Aneh di Gurun Mesir, Berasal dari Supernova Langka

Ilmuwan Temukan Batu Luar Angkasa Aneh di Gurun Mesir, Berasal dari Supernova Langka

Tekno | Senin, 23 Mei 2022 | 15:15 WIB

Pejalari Meteorit Mars, Ilmuwan Cari Tanda-tanda Kehidupan

Pejalari Meteorit Mars, Ilmuwan Cari Tanda-tanda Kehidupan

Tekno | Senin, 16 Mei 2022 | 12:17 WIB

Ilmuwan: Suhu Panas Indonesia Tidak Akan Separah India

Ilmuwan: Suhu Panas Indonesia Tidak Akan Separah India

Tekno | Selasa, 10 Mei 2022 | 10:47 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×