Ilmuwan Temukan Batu Luar Angkasa Aneh di Gurun Mesir, Berasal dari Supernova Langka

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 23 Mei 2022 | 15:15 WIB
Ilmuwan Temukan Batu Luar Angkasa Aneh di Gurun Mesir, Berasal dari Supernova Langka
Batu Hypatia. [Eurakalert]

Suara.com - Para ilmuwan menemukan batu luar angkasa aneh yang menjadi bukti pertama di Bumi untuk batuan dari supernova langka.

Komposisi kimia batu yang disebut Hypatia itu menunjukkan bahwa batu tersebut mengandung debu dan gas yang pernah mengelilingi jenis supernova raksasa.

Supernova tipe Ia biasanya terjadi di dalam awan debu, di mana bintang katai putih berbagi orbit dengan bintang lebih besar dan muda, yang masih memiliki bahan bakar.

Katai putih yang lebih kecil dan padat menggunakan tarikan gravitasinya untuk mengambil sebagian bahan bakar bintang yang lebih muda dan dikonsumsinya tanpa henti.

Dalam kasus batu Hypatia, campuran debu dan gas kemungkinan besar melayang melalui ruang angkasa selama miliaran tahun sampai tiba di tata surya.

Kemudian, memadat menjadi induk yang lebih besar dari batu cc pada waktu pembentukan tata surya.

Batu Hypatia. [Universitas Johannesburg]
Batu Hypatia. [Universitas Johannesburg]

Setelah terbentuk, kemungkinan besar batu tersebut akhirnya meluncur ke Bumi dan pecah berkeping-keping saat mendarat.

"Dalam arti tertentu, kita telah menangkap ledakan supernova Ia dalam aksinya karena atom gas dari ledakan itu terperangkap di awan debu sekitarnya," kata Jan Kramers, penulis studi dan ahli geokimia di Universitas Johannesburg, dikutip dari Live Science, Senin (23/5/2022).

Untuk memastikan dari mana batu itu berasal, para ahli melakukan analisis kimia dari sampel kecil batu Hypatia menggunakan teknik non-destruktif.

baca juga

Ini mengungkapkan bahwa batu memiliki jumlah silikon, kromium, dan mangan yang luar biasa rendah, sementara kadar besi, belerang, fosfor, tembaga, dan vanadium yang sangat tinggi.

Studi lebih lanjut dengan membandingkan konsentrasi elemen batuan mengungkapkan bahwa batu tersebut tidak berasal dari tata surya karena terlalu banyak zat besi.

Pencarian lengkap data bintang dan pemodelan membuat tim ilmuwan tidak memiliki penjelasan lain selain supernova tipe Ia, yang menjelaskan mengapa batuan tersebut memiliki elemen yang tidak biasa.

"Jika hipotesis ini benar, batu Hypatia akan menjadi bukti nyata pertama di Bumi dari ledakan supernova tipe Ia," tambah Kramers.

Meski begitu, para ahli masih tetap memiliki keraguan karena enam elemen batu (aluminium, fosfor, klorin, kalium, tembaga, dan seng) terdeteksi pada konsentrasi yang berkisar antara 10 hingga 100 kali lipat dari yang diprediksi untuk supernova tipe Ia.

Kandungan mineral di batu Hypatia. [Universitas Johannesburg]
Kandungan mineral di batu Hypatia. [Universitas Johannesburg]

Tim ilmuwan berpikir batuan ini bisa menunjukkan asal-usul supernova, sebagai bintang raksasa merah yang mempertahankan lebih banyak komposisi unsur aslinya daripada yang diprediksikan model komputer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Ungkap Umur Piringan Bimasakti Lebih Tua dari Perkiraan Sebelumnya

Ilmuwan Ungkap Umur Piringan Bimasakti Lebih Tua dari Perkiraan Sebelumnya

Tekno | Senin, 28 Maret 2022 | 14:31 WIB

Ilmuwan Perkirakan Kota yang Akan Tenggelam Akibat Perubahan Iklim, Ada Jakarta

Ilmuwan Perkirakan Kota yang Akan Tenggelam Akibat Perubahan Iklim, Ada Jakarta

Tekno | Senin, 28 Maret 2022 | 11:24 WIB

Disimpan selama 50 Tahun, NASA Buka Sampel Batuan Bulan dari Misi Apollo

Disimpan selama 50 Tahun, NASA Buka Sampel Batuan Bulan dari Misi Apollo

Tekno | Jum'at, 25 Maret 2022 | 15:30 WIB

Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Mikroplastik dalam Darah Manusia

Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Mikroplastik dalam Darah Manusia

Tekno | Jum'at, 25 Maret 2022 | 13:58 WIB

Hampir Punah, Ilmuwan Temukan Spesies Katak Transparan Baru

Hampir Punah, Ilmuwan Temukan Spesies Katak Transparan Baru

Tekno | Jum'at, 25 Maret 2022 | 05:33 WIB

Pemerintah Rusia Larang Ilmuwannya Hadir di Konferensi Internasional

Pemerintah Rusia Larang Ilmuwannya Hadir di Konferensi Internasional

Tekno | Rabu, 23 Maret 2022 | 15:34 WIB

Terkini

Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru

Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:11 WIB

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:05 WIB

Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan

Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:41 WIB

Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi

Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:18 WIB

Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?

Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:06 WIB

6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag

6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:42 WIB

Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar

Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:27 WIB

8 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi Ringan 2026, Hasil Jernih

8 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi Ringan 2026, Hasil Jernih

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:11 WIB

Spill Rahasia Konten Estetik Tanpa Ribet, Cukup Pakai OPPO Reno16 Series

Spill Rahasia Konten Estetik Tanpa Ribet, Cukup Pakai OPPO Reno16 Series

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:51 WIB

Perbandingan Spesifikasi Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50, Duel HP Murahh Baterai Jumbo

Perbandingan Spesifikasi Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50, Duel HP Murahh Baterai Jumbo

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:59 WIB

×