facebook

TikTok Uji Coba Live Streaming Khusus ke Pengguna di Atas 18 Tahun

Dythia Novianty | Dicky Prastya
TikTok Uji Coba Live Streaming Khusus ke Pengguna di Atas 18 Tahun
Ilustrasi TikTok. [Solen Feyissa/Unsplash]

TikTok sedang menguji opsi baru, memungkinkan pengguna menyiarkan live streaming.

Suara.com - TikTok sedang menguji opsi baru, memungkinkan pengguna menyiarkan live streaming (siaran langsung) khusus ke akun yang berusia di atas 18 tahun.

Fitur ini pertama kali diungkap oleh Watchful.ai. Lewat screenshot yang dibagikan, pengguna TikTok memiliki opsi baru 'mature themes' untuk membuat live streaming khusus ke orang dewasa.

Jika tombol itu dipilih, maka live streaming hanya bisa dilihat oleh akun yang berusia di atas 18 tahun, sebagaimana dilaporkan Techcrunch, Rabu (6/7/2022).

TikTok juga akan memberi label 18+ untuk live streaming tersebut.

Baca Juga: Idaman! Viral Ibu Kos Bagi-bagi Bingkisan ke Penghuni yang Ujian, Banjir Pujian

Tapi platform video pendek asal China itu bakal tetap menindak konten apabila melanggar kebijakan seperti vulgar, aktivitas seksual, atau kekerasan.

Artinya, opsi 18+ baru ini bukan berarti TikTok menyediakan cara untuk menyiarkan konten dewasa. Sebab mereka masih tunduh pada kebijakan aplikasi.

Uji coba fitur baru TikTok, opsi live streaming. [Techcrunch]
Uji coba fitur baru TikTok, opsi live streaming. [Techcrunch]

Sebaliknya, ini adalah cara baru untuk kreator konten dalam mencegah anak-anak di bawah 18 tahun menonton konten yang sekiranya tidak sesuai.

Opsi baru ini hadir beberapa bulan usai TikTok mengumumkan bakal mengidentifikasi konten mana yang sesuai untuk remaja atau orang dewasa.

Saat itu, TikTok mengatakan tengah mengembangkan sistem untuk mengidentifikasi dan membatasi jenis konten tertentu agar tidak diakses pengguna di bawah umur.

Baca Juga: Gemas Bocah Ini Tetap Tunaikan Salat Meski Diganggu Kucing Peliharaannya

Mereka juga meminta kreator untuk menentukan kapan konten mereka lebih cocok untuk audiens dewasa.

Head of Issue Policy TikTok Amerika Serikat, Tracy Elizabeth mencontohkan, konten khusus tersebut misalnya adalah komedi dengan humor dewasa atau cerita terkait kehidupan di masa sulit.

"Jadi dengan berbagai topik tersebut, kami sedang menguji cara untuk membantu memberdayakan kreator konten dengan lebih baik agar menjangkau audiens yang dituju ke konten spesifik mereka," jelas Elizabeth.

Komentar