Tidak Hanya Artemis 1, China dan Rusia Siap Menjalankan Misi ke Bulan

Dythia Novianty Suara.Com
Senin, 05 September 2022 | 09:37 WIB
Tidak Hanya Artemis 1, China dan Rusia Siap Menjalankan Misi ke Bulan
Ilustrasi Bulan. (NASA)

Suara.com - Amerika Serikat lewat NASA bukan satu-satunya negara yang bekerja untuk membawa umat manusia kembali ke bulan.

NASA yang gagal meluncurkan Artemis 1 untuk misi ke Bulan, Sabtu (3/9/2022), telah mendatangkan sejumlah mitra internasional, termasuk badan antariksa Jepang, Kanada, dan Eropa.

Dua kekuatan luar angkasa lainnya, China dan Rusia, bukan bagian dari konsorsium, tetapi mereka memiliki misi ke Bulan juga.

Roket Artemis batal meluncur ke bulan [Foto: Tangkapan layar Twitter]
Roket Artemis batal meluncur ke bulan [Foto: Tangkapan layar Twitter]

China dan Rusia mengumumkan pada Maret 2021 bahwa mereka bekerja sama dalam sebuah proyek ambisius yang disebut International Lunar Research Station (ILRS).

Seperti Artemis, bertujuan untuk mendirikan pangkalan di dekat kutub selatan Bulan, dilansir laman Space.com, Senin (5/9/2022).

Memang, kedua proyek tampaknya menargetkan petak umum yang sama dari real estat Bulan (terbuka di tab baru), daerah dataran tinggi yang menawarkan akses mudah ke banyak sinar Matahari serta air es yang dianggap melimpah di lantai bayangan kawah kutub.

Misi ke Bulan International Lunar Research Station (ILRS). [CNSA.gov.cn]
Misi ke Bulan International Lunar Research Station (ILRS). [CNSA.gov.cn]

Ada tiga fase utama dari upaya ILRS, pejabat ruang angkasa China telah menjelaskan, yakni pengintaian, konstruksi dan pemanfaatan.

Fase pertama sudah berlangsung, menganalisis data yang dikumpulkan oleh misi robot Chang'e 4 China, yang mendarat di sisi jauh Bulan pada Januari 2019.

Fase pengintaian akan berlanjut selama beberapa tahun ke depan dengan pekerjaan misi robot tambahan yang belum diluncurkan seperti Chang'e 6, Chang'e 7 dan Luna 25 Rusia, Luna 26 dan Luna 27 probe.

Baca Juga: Dua Kali Gagal, NASA Putuskan Tunda Peluncuran Artemis I

Tahap konstruksi sekitar satu dekade akan dimulai pada 2026, menampilkan lebih banyak misi robotik oleh China, Rusia dan (berpotensi) mitra internasional.

Jika semuanya berjalan sesuai rencana, ILRS akan siap menjadi tuan rumah misi berawak pada 2036 atau sekitar itu.

Pemerintah China belum secara resmi menempatkan pendaratan berawak di Bulan di mapnya.

Chang'e 5 menemukan bukti air di Bulan. [Eurakalert]
Chang'e 5 menemukan bukti air di Bulan. [Eurakalert]

Dan banyak hal telah berubah sejak rencana ILRS diumumkan tahun lalu, berkat invasi berkelanjutan Rusia ke Ukraina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI