Starlink Banyak Dipakai Korban Banjir Sumatra, Bisakah Indonesia Bikin Satelit Pesaing?

Dicky Prastya

Rabu, 10 Desember 2025 | 21:56 WIB
Starlink Banyak Dipakai Korban Banjir Sumatra, Bisakah Indonesia Bikin Satelit Pesaing?
Teknologi internet Starlink diuji coba pada beberapa titik di IKN. [ANTARA]
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia optimistis mampu mengembangkan satelit Low Earth Orbit (LEO) sebagai pesaing Starlink setelah penggunaan Starlink oleh korban banjir Sumatera.
  • Direktur Utama BAKTI Komdigi menyatakan pengembangan satelit LEO nasional telah diupayakan oleh Pemerintah sejak tahun 2023.
  • Perusahaan Indonesia telah mendaftarkan lebih dari 6.000 slot orbit satelit LEO, menunjukkan adanya pengembangan kompetitor Starlink.

Suara.com - Layanan internet berbasis satelit milik Elon Musk, Starlink kini ramai dipakai korban bencana banjir Sumatra. Meski Indonesia belum memiliki satelit serupa, namun Pemerintah RI mengklaim optimistis bisa mengembangkannya.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Digital atau BAKTI Komdigi, Fadhilah Mathar. Ia membocorkan kalau Indonesia memiliki kemampuan untuk mengembangkan satelit berjenis Low Earth Orbit (LEO) pesaing Starlink.

"Apakah Indonesia tidak berpikir untuk misalnya mengembangkan satelit berbasis LEO seperti Starlink? Saya yakin kita pasti melakukan itu," katanya saat konferensi pers di Stasiun Bumi (Gateway) Satria-1 Satelit Nusantara Tiga, di Cikarang, Rabu (10/12/2025).

Perempuan yang akrab disapa Indah itu menyatakan kalau sejak 2023 lalu, Pemerintah sudah berupaya untuk mengembangkan orbital satelit berbasis LEO untuk menjadi kapasitas nasional.

"Artinya kita punya pengembangan itu," lanjut dia.

Saat ini Indonesia hanya memiliki satelit berjenis Geostationary Earth Orbit seperti Satelit Republik Indonesia atau Satria-1. Proyek ini dikembangkan Pemerintah sejak tahun 2017.

(Kiri-kanan) Dirut BAKTI Komdigi Fadhilah Mathar, Plt Direktur Utama PT PII Andre Permana, dan Direktur Utama PT Satelit Nusantara Tiga (PT SNT) Heru Dwikartono saat ditemui di Stasiun Bumi (Gateway) Satria-1 Satelit Nusantara Tiga di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (10/12/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
(Kiri-kanan) Dirut BAKTI Komdigi Fadhilah Mathar, Plt Direktur Utama PT PII Andre Permana, dan Direktur Utama PT Satelit Nusantara Tiga (PT SNT) Heru Dwikartono saat ditemui di Stasiun Bumi (Gateway) Satria-1 Satelit Nusantara Tiga di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (10/12/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]

Indah mengakui kalau di tahun itu belum ada satelit LEO seperti Starlink yang beroperasi secara global di seluruh dunia. Makanya, RI baru memiliki satelit Satria yang mulai beroperasi sejak 2024.

Belajar dari pengembangan Satria-1, Indah optimistis kalau Pemerintah bisa mengembangkan satelit LEO layaknya Starlink.

"Memang pada saat itu, pilihan teknologi kita tidak sebanyak sekarang. Tetapi dengan yang saat itu kita rencanakan, itu bisa maksimal kita gunakan saat ini," imbuhnya.

baca juga

Sementara itu Direktur Utama PT Satelit Nusantara Tiga (PT SNT) Heru Dwikartono juga membocorkan kalau ada perusahaan Indonesia yang mulai mengembangkan satelit LEO pesaing Starlink Elon Musk.

Heru menyebut kalau dari data internal, Indonesia sudah mendaftarkan diri untuk mengisi slot orbit satelit LEO hingga lebih dari 6.000 unit.

"Nah itu kalau dari Komdigi sebelum mem-filling itu, berarti ada perusahaan di belakangnya yang sudah akan menggunakan file itu untuk menunjukkan satelit LEO," beber dia.

Sayang Heru tidak menyebut perusahaan Indonesia mana yang bakal mengembangkan satelit LEO kompetitor Starlink. Ia hanya memastikan kalau PT SNT di bawah naungannya bukanlah perusahaan yang dimaksud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos Sebut Donasi Bencana Boleh Disalurkan Dulu, Izin dan Laporan Menyusul

Mensos Sebut Donasi Bencana Boleh Disalurkan Dulu, Izin dan Laporan Menyusul

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 17:51 WIB

Solidaritas Nasional Menyala, Bantuan Kemanusiaan untuk Sumatra Tembus 500 Ton

Solidaritas Nasional Menyala, Bantuan Kemanusiaan untuk Sumatra Tembus 500 Ton

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 17:41 WIB

Komdigi Bantah Kalah Cepat dari Starlink Pulihkan Internet di Lokasi Banjir Sumatra

Komdigi Bantah Kalah Cepat dari Starlink Pulihkan Internet di Lokasi Banjir Sumatra

Tekno | Rabu, 10 Desember 2025 | 17:35 WIB

BAKTI Komdigi Sukses Sediakan 30 Ribu Akses Internet Berkat Satelit Satria-1

BAKTI Komdigi Sukses Sediakan 30 Ribu Akses Internet Berkat Satelit Satria-1

Tekno | Rabu, 10 Desember 2025 | 17:09 WIB

Bencana Banjir Sumatra, BAKTI Komdigi Sediakan 18 Akses Internet dari Satelit Satria-1

Bencana Banjir Sumatra, BAKTI Komdigi Sediakan 18 Akses Internet dari Satelit Satria-1

Tekno | Rabu, 10 Desember 2025 | 16:42 WIB

Bareskrim Temukan Alat Berat dan Lahan Ilegal: Kasus Pembalakan Liar di Sumut Naik Penyidikan

Bareskrim Temukan Alat Berat dan Lahan Ilegal: Kasus Pembalakan Liar di Sumut Naik Penyidikan

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 16:05 WIB

Terkini

Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI

Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:01 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Gus Ipul Terharu Lihat Siswa Lebih Sehat dan Pede Menatap Masa Depan

1 Tahun Sekolah Rakyat, Gus Ipul Terharu Lihat Siswa Lebih Sehat dan Pede Menatap Masa Depan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Konspirasi Lintas Batas dan Intrik Politik Dua Negara dalam Film Udta Teer

Konspirasi Lintas Batas dan Intrik Politik Dua Negara dalam Film Udta Teer

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Mahasiswa UHAMKA Dihadang Polisi saat Long March ke Bundaran HI, TransJakarta Ikut Tertahan

Mahasiswa UHAMKA Dihadang Polisi saat Long March ke Bundaran HI, TransJakarta Ikut Tertahan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Sahroni Ungkap Progres RUU Perampasan Aset: Masih RDPU, Awal November Bahas Substansi

Sahroni Ungkap Progres RUU Perampasan Aset: Masih RDPU, Awal November Bahas Substansi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Dashboard ACS Pelindo Buka Akses Pemantauan Transparansi Dana Pelabuhan

Dashboard ACS Pelindo Buka Akses Pemantauan Transparansi Dana Pelabuhan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Prabowo Sebut Lula Sahabat Seperjuangan Usai Menang Pilpres Brasil

Prabowo Sebut Lula Sahabat Seperjuangan Usai Menang Pilpres Brasil

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi

Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi

Bali | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Peringatan 1 Tahun Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

Peringatan 1 Tahun Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:54 WIB

×